logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Sutradara Agung

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 26 August 2024
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

INILAH sutradara yang paling sulit dilacak siapa ia/dia. Pantas kalau disebut dengan gelar Sutradara Agung.

Mencari siapa sutradara politik di balik akal-akalan belakangan ini sama sulitnya dengan mencari siapa Raja Jawa seperti yang dimaksud oleh Bahlil Lahadalia, ketua umum baru DPP Partai Golkar.

Related Post

Dua Menit

Burger Tempe

Paket Roaming

Isi Dompet

Dulu, setiap ada keanehan politik selalu orang menuding LBP. Pasti ia sutradaranya. Itulah duga-duga dengan bumbu kata ‘pasti’. LBP sendiri sering bingung: “saya”?

Saya jadi sibuk mencari siapa sutradara di balik layar sandiwara berjudul ”Airlangga”, ”Gempa”, dan ”UU Pilkada”. Sampai muncul humor politik terbaik tahun ini: sebesar-besar pohon beringin akan tumbang di tangan tukang kayu.

Dalam penelusuran mencari sutradara itu saya justru menemukan siapa orang pertama yang menciptakan humor politik tersebut: Muhammad Qodari.

Anda sudah tahu siapa Qodari: pemilik lembaga survei yang juga analis politik paling cemerlang saat ini. Bahkan ulama seperti Ulil Abshar Abdalla menyebutnya sebagai salah satu pemimpin madzhab politik. Setidaknya Anda tahu dari kekhasan jambangnya.

Saya pun bertanya kepadanya: siapa sutradara agung akal-akalan politik belakangan ini?

Ia tidak segera menjawab.

Saya telusuri ke orang-orang dekat LBP. Mereka bilang justru LBP marah-marah dengan manuver-manuver itu.

Saya juga hubungi orang-orang dekat presiden terpilih. Sama. Bahkan marah besar.

Lalu saya monitor ke orang-orang dekat Mas Gibran. Idem dito. Justru marah dengan keadaan.

Presiden Jokowi sendiri ternyata merasa: dirinyalah yang dihebohkan di medsos dengan sebutan tukang kayu itu. Yakni di acara resmi saat penutupan Munas Golkar 20 Agustus.

Jokowi mengenakan baju kuning lengan panjang di acara itu. Banyak yang menafsirkan itu pertanda-pertanda Jokowi akan bernaung di bawah pohon beringin. Atau, Ia sendiri pohon beringin itu.

Ternyata salah. Juga soal tukang kayu. Jokowi mengatakan soal tukang kayu itu dengan ringan. Seperti tidak marah. Tidak tersinggung. Itu kalau dilihat dari sudut ekspresi wajahnya.

Tentu saya bukan orang yang ahli membaca ekspresi wajah. Terutama wajah orang Jawa –apalagi Solo.

Ekspresi wajah Megawati Soekarnoputri lebih mudah dibaca. Termasuk gerak bibirnyi. Terutama ketika lagi ”mencep”.

”Mencep” adalah gerak bibir yang menunjukkan saat suasana hati seseorang lagi marah bercampur meremehkan dan punya kepercayaan diri untuk melawan. Begitu banyak makna yang cukup diwakili oleh satu gerak bibir.

Tokoh yang ekspresinya juga sulit ditebak adalah –Anda sudah tahu- Presiden Soeharto. Maka, saat itu, lahir para juru tafsir mimik dan ekspresi Presiden Soeharto.

Banyak langkah dan kebijakan orang-orang di sekeliling Pak Harto yang didasarkan pada tafsir itu. Kadang benar. Kadang setengah benar. Kadang salah tapi hasilnya benar. Kadang salah dan hasilnya juga salah.

Maka lahirlah juru-juru tafsir yang tepercaya, setengah tepercaya, dan tidak bisa dipercaya. Klasifikasi itu lahir karena tidak ada di antara mereka yang berani bertanya langsung ke Pak Harto: apa yang sebenarnya diinginkan beliau.

Saya pun menduga-duga: jangan-jangan akal-akalan belakangan ini berasal dari para juru tafsir di sekitar Presiden Jokowi. Atau bukan salah tafsir, tapi memang ada yang sengaja menggunakan nama Jokowi untuk legitimasi manuvernya.

Itulah yang disebut bola liar. Lalu ketahuan.

Terbukti Jokowi, atau anaknya, tidak ada yang duduk di kepengurusan DPP Golkar.

Terbukti koalisi KIM-Plus langsung umumkan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen sebagai pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Jateng. Bukan Kaesang.

Luthfi adalah mantan kapolda Jateng. Gus Yasin adalah putra kiai besar Rembang, Mbah Moen. Ia adalah wagubnya Ganjar Pranowo selama lima tahun.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar dijabat Gumawang Kartasasmita. Orang lama. Sekjennya dijabat oleh Moh Sarmuji, anggota DPR tiga periode yang mantan ketua Golkar Jatim. Ia arek Suroboyo, tapi alumni niversitas negeri Jember. Ia jadi ketua HMI cabang Jember saat itu. Ia asli Golkar sejak dari angkatan mudanya.

Bendahara umumnya Sari Yuliati. Juga tokoh muda Golkar. Asal Lombok, kelahiran Jakarta, alumni Trisakti.

Saya pun menyerah: saya tidak berhasil menemukan siapa sebenarnya sutradara drama akal-akalan itu. Bahlil sebagai orang Fakfak, Papua, ternyata lebih jago menjadi juru tafsir mimik wajah Jawa.(*)

Tags: Dahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Paket Roaming

Paket Roaming

Sunday, 19 July 2026
Isi Dompet

Isi Dompet

Sunday, 19 July 2026
Cuci Uang

Cuci Uang

Sunday, 19 July 2026
Adu Cepat

Adu Cepat

Thursday, 16 July 2026
Next Post
PERINGATAN DARURAT : Petugas menyemprotkan air bertekanan tinggi kepada mahasiswa yang melakukan aksi menolak pengesahan revisi UU Pilkada oleh DPR RI di kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (23/8). Aksi penolakan serupa melalui media sosial ditandai dengan gambar Garuda berlatar biru, bertuliskan Peringatan Darurat. (foto : natha / gorontalo post)

PKPU Resmi Akomodir Putusan MK

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Thursday, 23 July 2026
Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Thursday, 23 July 2026
Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Thursday, 23 July 2026
Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Wagub Gorontalo Idah Syahidah RH Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional

Thursday, 23 July 2026

Pos Populer

  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.