logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Jawaban Cerdas

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Sunday, 2 June 2024
in Disway
0
Jawaban Cerdas

Perjalanan darat Dahlan Iskan dari Kansas ke San Antonio.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
Oleh :
Dahlan Iskan

Setengah jam setelah meninggalkan San Antonio jalan mulai sepi. Arah sudah pindah ke barat.
Sisi gembiranya: sinar matahari dari arah belakang. Mengemudi pun tidak silau. Matahari Amerika rasanya lebih rendah di musim panas seperti ini. Atau karena langitnya lebih bersih.

Tujuan setelah San Antonio adalah kota yang namanya lebih terkenal setelah ada perang di Ukraina: Odessa. Masih di Texas.
Nama Odessa –seperti juga Liverpool, Manchester, Beograd, dan banyak lagi di bagian utara Amerika yang diadopsi dari Eropa –memang juga dari nama kota pelabuhan terpenting di Ukraina itu.

San Antonio – Odessa: 5 jam. Meski ini jalur pelosok kualitas jalannya tidak lebih rendah. Lebarnya juga tidak lebih kecil. Badan jalan kiri kanannya juga selapang bukan pelosok. Tidak ada bangunan di dekat jalan –apalagi warung dan tambal ban.

Kian ke barat terlihat pohon-pohon kian pendek. Juga kian berbukit. Jalan rayanya dua lajur di kiri dan dua di kanan. Pemisahnya bisa untuk  empat lajur tapi dibiarkan hijau. Terasa lapang karena tidak perlu ada pemisah jalan. Tanpa itu pun, kalau malam, lampu mobil dari depan tidak akan menyilaukan.

Related Post

Yossi Cohen

Tulung Agung

Bertahan Menyerang

Cari Muka

Kian ke barat pohon-pohon kian pendek lagi. Kini hanya ada pepohonan maksimum tinggi lima meter. Ini pertanda kian ke barat anginnya kian kencang.
Lalu tinggal ada pohon maksimal tiga meter. Pandangan pun bisa sampai sekuat mata: tidak ada bangunan, tidak ada kampung, tidak ada kota.

Kecepatan bisa konstan semaksimal yang diperbolehkan di jalur itu: 70 mil/jam. Kadang 65 atau 60 –di tikungan perbukitan.
Dua jam kemudian terlihat ada kota kecil: Sonora. Sudah waktunya pipa tua dikuras. Pagi tadi banyak minum air hangat. Juga makan tomat terbesar yang pernah saya makan. Juga susu yang dituang ke oatmeal. Semua hotel punya sarapan makanan kuda itu.

Di Sonora, suami Janet minta agar ganti dirinya yang mengemudi. Toh jalanan sudah sepi.
Pun sebelum Sonora ia sudah sering minta gantian. Saya tidak mau. Lebih tepatnya: tidak percaya.

Jalur Kansas-Tulsa-Dallas-Austin-San Antonio adalah jalur padat. Dan lagi saya harus mampir-mampir di satu lokasi yang saya inginkan. Misalnya mampir pabrik Tesla yang baru, yang terbesar di Amerika. Yakni di dekat Austin.

Setelah Sonora ini saya harus berubah pikiran. Ia kan sudah sering ke Amerika. Ia juga punya SIM bahkan yang internasional. Ia tunjukkan SIM yang seperti buku itu, berwarna putih.

Memang saya keterlaluan tidak mempercayainya. Di Tiongkok sistem lalu-lintasnya kan sama dengan di Amerika: setir kiri. Justru harusnya ia yang lebih tidak percaya pada saya. Apalagi saya lebih tua. Ia 15 tahun lebih muda.

Tapi ia tahu: saya tahu bahwa ia belum pernah mengemudi di Amerika. Ini urusan nyawa. Juga urusan aturan yang belum terbiasa. Saya pilih amannya.
Tentu saya juga harus membuat ia punya sejarahnya sendiri: pernah berkendara di Amerika. Maka kini saatnya ia pegang kemudi.

Di halaman restoran cepat saji itu saya minta suami Janet mencoba dulu mundur-maju. Lalu keliling halaman itu.
Ia harus mengenal karakter mobil Amerika ini. Memang ia punya Mercy baru di Beijing. Juga punya Porsche di kota kelahirannya. Tapi ia belum pernah mengemudikan SUV ini.

Ia juga harus atur posisi tempat duduk yang pas untuk posturnya yang lebih kecil. Atur ulang pula posisi spion dan kaca pengintai belakang.
Saya amati caranya mundur-maju. Kelihatannya ok. Ia merasa siap.

Saya pun bertanya pada istrinya: “Apakah Anda percaya padanya?”
“Saya percaya kepada siapa saja yang bisa mengemudi.”

Wanita selalu punya jawaban cerdas. (*)

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayharian diswayJawaban Cerdas

Related Posts

Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026

Cari Muka

Tuesday, 14 April 2026
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menyatakan perundingan Islamabad gagal, tapi jalur diplomatik tetap terbuka -Tasnim News Agency-

Jalan Baru

Monday, 13 April 2026
Drum Mesiu

Drum Mesiu

Saturday, 11 April 2026
Next Post
Beli LPG 3 Kg Tunjukan KTP, Pertamina Bersama Hiswana Migas Monitoring Pangkalan LPG 3 Kg

Beli LPG 3 Kg Tunjukan KTP, Pertamina Bersama Hiswana Migas Monitoring Pangkalan LPG 3 Kg

Discussion about this post

Rekomendasi

Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Proses evakuasi oleh tim SAR gabungan bocah yang tenggelam di sungai Bulango Kota Gorontalo, Sabtu (18/04) sore.

Mandi di Sungai Bulango, Dua Bocah Tewas Terseret Arus

Sunday, 19 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.