logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Wulan Malam

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 7 December 2023
in Disway
0
Alung, tersangka pembunuhan di Bogor.-Tangkapan layar-

Alung, tersangka pembunuhan di Bogor.-Tangkapan layar-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

ASMARA tidak mengenal masa kampanye capres-cawapres. Itu yang terjadi di Bogor. Alung membunuh Wulan. Karena asmara.

Mereka sudah 11 bulan pacaran. Alung umur 20 tahun. Wulan 21 tahun. Bulan lalu Alung ditahan polisi. 28 hari.

Ia menghajar Muar. Itu karena Muar menggandeng Wulan. Cemburu. Muar akhirnya mencabut pengaduannya. Alung dibebaskan.

Tiga hari setelah bebas Alung mendapati Wulan di sebuah kafe di Bogor. Dari kafe mereka naik sepeda motor menuju Hotel Nirmala. Anda pernah bermalam di sana: dekat ring road utara Bogor.

Related Post

Neo Pop

Lewat Pasrah

Agus Deyang

Jago Cimory

Di hotel itu nikmat hanya sesaat. Setelah itu mereka bertengkar. Pengakuan hanya dari satu pihak: Alung. Sulit dipastikan kebenarannya.

Setelah nikmat lewat, kata Alung,  Wulan mengatakan isi hatinyi: ingin pisah.

Alung, katanya kepada polisi Bogor, tidak bisa menerima perpisahan. Mereka bertengkar. Cakar-cakaran.

Alung sampai menggigit hidung Wulan. Luka. Berdarah. Tepercik ke sprei di ranjang. Mungkin Alung tidak ingin hidung itu milik orang lain.

Alung lebih kuat. Ia tindih Wulan. Ia tutup muka Wulan dengan bantal. Ia tindih. Meronta. Tidak bisa bernapas. Lemas.

Alung tahu Wulan sudah tidak bisa bergerak.  Meninggal. Masih jam 01.00 dini hari. Di luar sedang hujan. Ia pun terbaring di sisi jenazah Wulan. Ia harus berpikir apa yang mesti dilakukan.

Menjelang pukul 03.00 ia keluar kamar. Naik sepeda motor. Alung mendatangi temannya: minta tolong untuk membawa Wulan ke rumah sakit. Atau ke rumah orang tua Wulan. ”Wulan kecelakaan motor,” kata Alung kepada temannya.

Tiba di hotel keduanya menuju kamar: sebuah cottage yang terpisah dari kamar hotel. Ada beberapa cottage di Nirmala. Ada juga ruang karaoke. Kamar itu gelap. Lampu dimatikan saat Alung menjemput temannya.

Menurut kesaksian si teman, setelah membuka pintu kamar Alung pun menghidupkan lampu. Byar. Terlihat Wulan tergeletak berdarah.

Alung minta Wulan diangkat ke sepeda motor. Si teman mencopot jaketnya untuk dikerukupkan ke Wulan. Motor pun siap di depan pintu cottage.

Alung-lah yang memegang kemudi. Wulan didudukkan di tengah. Si teman di belakang, sambil merangkul Wulan.

Di pos penjagaan mereka dihadang. ”Lagi mabuk,” jawab Alung. Mereka pun lolos. Mula-mula Alung mengarahkan motor ke rumah orang tua Wulan.

Sampai di mulut gang, motor berhenti. Alung ragu. Lalu mengalihkan arah ke tempat lain: 6 km dari Nirmala. Di situ ada satu barisan ruko. Kalau siang ruko itu sebagian buka untuk usaha. Salah satunya bakso. Sebagian ruko lagi masih kosong.

Alung rupanya mengenal baik ruko itu. Alung adalah bagian keamanan di ruko tersebut.

Sekalian, kalau siang, jadi tukang  parkir. Ia dapat gaji sebagai satpam juga dapat penghasilan sebagai tukang parkir. Ia punya uang untuk bayar kamar hotel sekitar Rp 400.000/malam.

Sebagai penjaga, Alung membawa kunci salah satu ruko di situ. Pintu ruko pun dibuka. Wulan digotong naik ke lantai dua: dibaringkan di atas meja. Ditinggalkan begitu saja.

Siangnya Alung memberi tahu orang tuanya sendiri bahwa Wulan meninggal dunia. Kecelakaan. Mayatnya ia taruh di ruko. Sang ayah lantas minta agar Alung memberitahukannya ke orang tua Wulan.

Diantarlah Alung ke rumah Wulan. Alung tahu rumah itu. Sudah 11 bulan sering ke situ. Bahkan hubungannya dengan Wulan sudah direstui. Alung sudah dianggap anak sendiri.

Waktu Alung ditahan, ayah Wulan sering menjenguk ke tahanan. Sambil membawakan makanan dan rokok.

Bahkan, sebagai penguasa ruko, Alung sering minta agar ayah Wulan menggantikan dirinya: menjadi tukang parkir di halaman ruko itu.

Setiba di rumah Wulan, Alun menangis. Ia mengatakan Wulan sudah meninggal: karena kecelakaan lalu-lintas. Mayatnya di ruko. Mereka pun ke ruko yang sudah mereka kenal.

Melihat kondisi Wulan sang ayah berkesimpulan: bukan karena kecelakaan. Ia pun lapor polisi. Alung ditahan.

Selesai.

Di antara begitu banyak media yang menulis soal ini, saya memilih tulisan Fathurrahman yang paling baik. Ia wartawan Radar Bogor.

Tadi malam saya minta tolong Fathur untuk ke rumah orang tua Wulan. Saya ingin wartawan masih mau meliput sampai ke rumah korban. Belum ada wartawan yang meliput sampai ke ruko atau cottage Nirmala.

Ketika Fathur tiba di rumah Wulan hujan lagi turun. Bogor selalu hujan di musim seperti ini. Fathur belum bisa langsung wawancara. Masih ada tahlilan. Fathur masih bujang.

Baru 1,5 tahun jadi wartawan. Ia alumni komunikasi dan penyiaran Islam di Universitas Ibnu Khaldun Bogor.

Selesai tahlilan Fathur ngobrol dengan ayah-ibu Wulan. Mereka bercerita Wulan itu anak manja.

Sehari sebelum tewas makan saja minta disuapi ibunya. Dia juga tidak mau makan kalau tidak disediakan di meja.

Rumah itu dalam gang yang sangat sempit, kelok-kelok dan naik turun. Rumah orang tua Wulan hanya selebar 3,5 meter. Sang ayah memang kerja serabutan, termasuk sering jadi tukang parkir.

Wulan, tamatan SMA di swasta di Bogor, awalnya kerja di toko baju. Lalu di resto mi udon. Pindah lagi ke Transmart.

Tidak lama. Transmart tutup. Ia nganggur. Alunglah yang mencarikan kerja berikutnya: di karaoke dekat ruko yang ia jaga.

Sekalian Alung bisa mengawasi Wulan dari dekat. Wulan tidak boleh punya teman laki-laki. Di HP pun tidak boleh punya nomor laki-laki kecuali ayahnyi dan Alung. Ia sering periksa HP Wulan.

Wulan jenis wanita yang tidak suka laki-laki seperti itu. Tapi dia juga takut pada Alung. (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayharian disway

Related Posts

--

Neo Pop

Monday, 8 June 2026
Lewat Pasrah

Lewat Pasrah

Saturday, 6 June 2026
--

Agus Deyang

Thursday, 4 June 2026
Bambang, tengah, usai makan malam.--

Jago Cimory

Thursday, 4 June 2026
Jago Comory

Jago Comory

Wednesday, 3 June 2026
Pet Byar

Pet Byar

Saturday, 30 May 2026
Next Post
Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo Purwanto Joko Irianto, S.H.,M.H saat memberikan penyuluhan hukum kepada pagawai Pemda se Gorontalo khususnya para pejabat PPK, PPTK, KPA, serta PA di gedung bele limbui Kota Gorontalo Rabu (5/12/23). (Foto: Roy/Gorontalo Post).

33 Proyek PEN di Gorontalo Mangkrak

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.