logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Kota Gorontalo

Badut Dirazia, Dinsos Sebut Ganggu Pengendara

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 1 November 2023
in Kota Gorontalo
0
DEMI KESELAMATAN : Petugas Satpol PP menertibkan badut yang beraksi di Kota Gorontalo, dengan alasan demi keselamatan, dan mengganggu pengendara. (foto : istimewa)

DEMI KESELAMATAN : Petugas Satpol PP menertibkan badut yang beraksi di Kota Gorontalo, dengan alasan demi keselamatan, dan mengganggu pengendara. (foto : istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id, GORONTALO – Seorang badut dengan cosplay doraemon, tak mengira, pagi kemarin, menjadi hari terakhir ia tampil di pinggir jalan, kompleks simpang empat SMP Negeri 6 Kota Gorontalo.

Badut dengan konstum kartun ini, menghibur pengguna jalan ketika traffigh light merah menyala.

Dilengkapi dengan spiker kecil dengan lagu dangdut, si doraemon kemudian berusaha melenggak-lenggokkan badanya.

Aksinya kemudian mengundang hiburan pengguna jalan, apalagi anak-anak yang kebetulan bersama orang tuanya melintas, dari situ, mereka meraup rezeki.

Related Post

LPM Diminta Lebih Aktif di Tengah Masyarakat

SPMB Tahun 2026, Lebih Berpihak ke Warga Kurang Mampu

SPMB Kota Gorontalo Dimulai, Adhan Tekankan Hapus Stigma Sekolah Favorit

Jelang Iduladha, Adhan Cek Harga Pangan di Pasar Sentral

Penampilan badut di tepi jalan ini, dipandang Dinas Sosial Kota Gorontalo, sebagai pengganggu pengguna jalan, dan membahayakan mereka sendiri.

Petugas dengan seragam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dikerahkan. Dengan alasan demi keselamatan para badut, mereka kemudian ditertibkan.

Satu persatu para badut yang biasa mangkal di per-empatan, diangkut Satpol PP, termasuk si Doraemon.

Cosplay lucu mereka, nampak tertunduk ketika mereka harus digiring ke mobil petugas.

Penertiban badut ini kemudian mendapat tanggapan beragam netizen, foto-foto dan video singkat saat penertiban seketika menyebar di media sosial.

“Apa dorang pe salah, padahal selama ini aman aman jalan utii. Kong anak anak merasa terhibur skali,”kata salah satu pengguna facebook.

Warga net lainya, kemudian menanggapi di kolom komentar, tentang aksi Satpol PP menertibkan para badut itu.

“Tan dorang suka samua orang ini ada karja di kantor mo jadi pegawai atau PNS stau, samua rakyat kecil dorang mo tindas terus,”komentar salah satu warga net.

“Pake hukum kemanusiaan dulu sadiki, ini bukan di Israel kurang samua mojajah.

Ini Gorontalo yang mayoritas muslim yang menjunjung tinggi kemanusiaan, dorang pe salah apa kasiang itu cuma ada cari sesuap nasio yang menghibur orang di jalan.

So pengab deng panas deng stres, dapa lia pa dorang moterhibur sadiki kong ngoni somo tangkap lagi,”tambah warga net lainya.

“Biar nyanda jadi bogo bogo alias boks boks, silahkan cari tau dan baca tentang aturan perda dan perkada. Satpol itu tupoksinya adalah penegakan perda dan perkada.

Satpol tidak akan melakukan tindakan apabila kegiatan tersebut tidak melanggar perda atau perkada. Ngoni yg bilang razia pejabat deng samua tete bengek itu karena ngoni bogo bogo.

Jadi jang cuman tau judge satpol tapi aslinya ngoni yang nyanda tau tupoksi dari satpol itu apa. Kalau ada yang ngoni mo salahkan, salahkan pembuat perda, atau perkada.

Bukan satpol. Karena satpol itu hanya menjalankan tugas yang sudah di amanatkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Mangarti ngoni boks boks,”balas warga net yang lain.

Reaksi warga net di media sosial itu, disikapi Dinas Sosial Kota Gorontalo.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Gorontalo, Endang Hulumudi, menegaskan, pihaknya tak bermaksud untuk memutuskan tali rezeki dari badut yang memberikan hiburan kepada masyarakat.

Justru, kata Endang, penertiban dilakukan demi keselamatan nyawa para warga yang mengenakan pakaian badut tersebut.

“Apa yang kami lakukan ini, sebenarnya untuk kepentingan keselamatan nyawa mereka juga.

Aktivitas mereka di jalan itu bisa mengancam nyawa, kalau mereka kena tabrak, kasian mereka juga kan,” kata Endang.

Endang menegaskan, pihaknya tidak pernah melarang warga yang ingin mendapatkan penghasilan dengan berprofesi sebagai badut penghibur.

Hanya saja, ia berharap lokasinya jangan di jalan, karena selain dapat mengancam nyawa mereka, juga bisa mengganggu pengendara kenderaan bermotor.

“Jadi, setelah ditertibkan, mereka kami bina. Kami arahkan mereka untuk menjalankan profesinya di lokasi yang aman bagi para badut ini, seperti di even-even tertentu atau bisa juga di taman.

Di situ kan ada anak-anak, pasti mereka antusias,” tandas Endang.

Ditambahkan Endang, penertiban terhadap para badut yang dilakukan pihaknya bersama Satpol PP Kota Gorontalo berdasarkan regulasi Perda nomor 1 tahun 2018 tentang ketertiban umum dan aduan warga yang selanjutnya dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor).

“Hasil rakor, kami dengan Satpol PP diminta untuk melakukan penertiban. Dan perlu saya sampaikan, tidak hanya badut yang kami tertibkan.

Ada juga celeng sebanyak tiga orang dan 1 lansia. Kalau jumlah badut, itu ada lima orang, sehingga totalnya ada 9 orang,” ungkapnya dan menambahkan, dari 9 yang diamankan, hanya satu warga Kota Gorontalo.

“Setelah kami identifikasi, warga Kota Gorontalo ini merupakan salah satu penerima BPNT.

Ini artinya, warga Kota Gorontalo yang diamankan ini, bukan karena kami tidak memberikan perhatian,” tegas Endang.

ANAK-ANAK PEMINTA-MINTA

Sementara itu, aksi anak-anak peminta-minta di tengah jalan, dinilai membahayakan, tapi jarang tindaki Dinas Sosial dan Satpol PP.

Berbeda dengan badut yang stay di tepi jalan, para bocah peminta-minta ini biasanya berdiri di tengah jalan, untuk menanti trafficg light merah menyala.

Modus mereka beragam, ada yang menawarkan kacang goreng, modal kotak amal masjid, dan ada pula yang langsung meminta-minta kepada pengendara yang berhenti di lampu merah.

“Om,om, kacang om,”ujar bocah perempuan di simpang empat Rudis Wagub, Andalas. Jika tidak dibeli kacang goreng yang ditawarkan, mereka tanpa ragu langsung meminta uang.

“Om ada saribu,”kata para bocah yang harusnya duduk di bangku sekolah itu.

Aksi yang sama bisa dijumpai di simpang empat Galael Supermarket. Anak-anak remaja, bahkan tanpa ragu juga langsung meminta rupiah kepada pengendera yang berhenti.

Mereka bukan pengamen, karena tanpa dilengkapi alat musik yang mereka bisa mainkan.

“Harusnya mereka yang ditertibkan, mereka yang mengganggu, mereka itu yang bahaya,”kata Wawan, salah satu pengendara mobil.

Kata dia, jika kenderaan melaju, dan mereka stay di tengah jalan, itu benar-benar bahaya. “Dorang ini ditengah jalan, apalagi yang di andalas sana.

So tidak ada depe median jalan, bahaya sekali,”tambahnya. “Harusnya itu juga yang jadi kerjaan Dinsos,”(gp)

Tags: Badutberita gorontaloRazia Badut

Related Posts

Husin Ali

SPMB Tahun 2026, Lebih Berpihak ke Warga Kurang Mampu

Thursday, 4 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea didampingi Sekda Ismail Madjid saat membina LPM dari sejumlah kelurahan, Selasa (2/6/2026) malam di BLY.

LPM Diminta Lebih Aktif di Tengah Masyarakat

Thursday, 4 June 2026
Pembukaan SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Rabu (3/6/2026). (Foto: Prokopim)

SPMB Kota Gorontalo Dimulai, Adhan Tekankan Hapus Stigma Sekolah Favorit

Thursday, 4 June 2026
Jelang Iduladha, Adhan Cek Harga Pangan di Pasar Sentral

Jelang Iduladha, Adhan Cek Harga Pangan di Pasar Sentral

Tuesday, 26 May 2026
Adhan Bagikan Hewan Kurban ke Kecamatan, Lapas Klas II A Juga Ikut Kebagian

Adhan Bagikan Hewan Kurban ke Kecamatan, Lapas Klas II A Juga Ikut Kebagian

Tuesday, 26 May 2026
Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Meydi N. Silangen ketika menjabarkan proyek pembangunan infrastruktur pada kegiatan silaturahmi antara warga dengan Pemkot Gorontalo, Selasa (19/5/2026) malam. (Foto: Prokopim)

Siapkan Penanganan Banjir dan Penataan Kawasan Lekobalo

Thursday, 21 May 2026
Next Post
Ahli Kesehatan Sebut Makan Setelah Mandi Bisa Tingkatkan Risiko Obesitas-Geralt-Pixabay

Lao God Bless

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.