logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Berkedok Like dan Subscribe, Ramai Penipuan Lewat Medsos YouTube

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 15 May 2023
in Nasional
0
Ilustrasi - penipuan uang

Ilustrasi - penipuan uang

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Viral kasus penipuan lewat like dan subscriber chanel YouTube ramai diungkap netizen.

Salah satunya netizen twitter bernama aku @Giarsyahsyifa. Dia mengaku kehilangan uang sebesar 21 juta setelah terjebak dalam penipuan itu.

Kejadian bermula dari Giarsyahsyifa mendapat chating WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Nomor itu mengaku sebagai perusahaan yang memiliki cabang hampir di seluruh dunia.

Nomor itu menawarkan pekerjaan hanya dengan like dan subscriber chanel YouTube dan akan diberikan imbalan sebesar Rp15000 yang langsung ditransfer ke nomor rekening korban.

Related Post

Open Fishing Tournament Kapolda Sulut, Ikut Memeriahkan, DAW Hadirkan Booht Honda

Sori, Kata Kepala BGN, WFH Tidak Berlaku Bagi Unit Kerja Ini,

Lahan Eks Transmigrasi Bulango Ulu, Dukung Waduk Kementrans Turun Tangan

Wagub Idah Syahidah RH Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat di Randangan, Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Setelah mangkui tertarik dengan tawawan itu, korban langsung diinvate gabung ke grup Telegramnya. Di dalam grup itu ada 300 member.

Mereka kemudian setiap hari diberikan tugas menyelasaikan misi yakni hanya dengan cara like dan subscriber dan langsung ditranfer Rp15 ribu.

Penipu rupanya memberikan receh kepada korban agar para korban lebih yakin dengan pekerjaan tersebut.

“Malam itu aku ngerjain 3 tugas dan bener di transfer 15 ribu. Lanjut aku ngerjain tugas ke 4 dan 5, tapi tugas ke 6 nya bukan like dan subscribe.. ada tugas lain. Namanyatugas peningkatan,” kata akun Giarsyahsyifa.

Tugas peningkatan ni tujuannya supaya reward yang diterima naik berkali lipat. Asalnya 15 ribu jadi 30rb.

“Yang aku rasain disini secara psikis aku udah mulai terhanyut dengan permainan mereka. Jadi aku tetap lanjutin. Ditambah grup besar mereka juga tampaknya meyakinkan sekali,” katanya.

Di tugas peningkatan ini kita diminta menaikan transaction rate di website crypto dengan cara deposit. Nominalnya ditentukan sama admin tapi boleh milih antara Rp300, Rp400, Rp500 ribu dengan reward 20%.

Giarsyahsyifa pun ikut kembali untuk deposito. Namun belum tertipu, deposit dan rewardnya bisa langsung diambil setelah selesai mengerjakan tugas yang dikasih.

Hingga kemudian dikasih peningkatan lagi untuk deposit 2, 5 juta. Karena merasa aman, Giarsyahsyifa terus untuk deposit.

Setelah deposit Rp 2,5 juta, dia dikeluarkan dari grup besar dan masuk ke grup kecil beranggotakan 5 orang.

Di grup ini mereka pun kembali diberi tugas untuk berikan rating dan ulasan pada restoran dan hotel.

Lagi-lagi mereka diminta setop Rp3, 7 juta untuk peningkatan. Hingga kemudian diminta lagi Rp14 juta. Katanya nanti dikembalikan setelah tugas diselesaikan.

Giarsyahsyifa telah telanjur masuk jebakan. Sebab jika tidak setor Rp14 juta, maka uang 2 juta dan 3 juta di awal setor itu akan hangus.

“Mau ga lanjut tapi ini tugas terakhir, abis ini semua cair plus reward nya.. mana kalau ga lanjut duit yang sebelumnya hilang lah 6.2 juta ga bisa balik,” katanya.

“Dalam pikirku gimana ini udah sejauh ini kalau ga diberesin rugi.. kasian juga orang dalam grup udah pada transfer tinggal nunggu aku doang”

Setelah dirinya tranfer 14 juta, deposit dan redwardnya belum dikembalikan meskipun telah selesaikan tugas. Dia diminta lagi untuk tranfer Rp30 juta.

Disitulah Giarsyahsyifa sadar jika dia terkena tipu. Saat ini Giarsyahsyifa tengah membuat laporan polisi. Kasus tersebut sedang ditangani Polda Metro Jaya. (*)

Related Posts

KAPOLDA CUP - Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I 2026 yang digelar pada 11–12 April 2026 di Youth Center Kawasan Megamas, Manado. (foto: dok- humas polda sulut)

Open Fishing Tournament Kapolda Sulut, Ikut Memeriahkan, DAW Hadirkan Booht Honda

Tuesday, 14 April 2026
Sori, Kata Kepala BGN, WFH Tidak Berlaku Bagi Unit Kerja Ini,

Sori, Kata Kepala BGN, WFH Tidak Berlaku Bagi Unit Kerja Ini,

Saturday, 11 April 2026
Viva Yoga Mauladi

Lahan Eks Transmigrasi Bulango Ulu, Dukung Waduk Kementrans Turun Tangan

Friday, 10 April 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat di Randangan, Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Wagub Idah Syahidah RH Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat di Randangan, Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Friday, 10 April 2026
Wamentrans Viva Yoga Hadiri Halal Bi Halal KAHMI-HMI Gorontalo, Cerita Dua Kali Gagal jadi Ketum PB HMI

Wamentrans Viva Yoga Hadiri Halal Bi Halal KAHMI-HMI Gorontalo, Cerita Dua Kali Gagal jadi Ketum PB HMI

Thursday, 9 April 2026
Konferensi pers Pemprov Gorontali di Rumah Jabatan Gubernur terkait dengan kebijakan efisiensi anggaran, Rabu (2/4) malam. (Foto : Mila/diskominfotik)

Kunker Pejabat Diminta ‘Nebeng’ Kenderaan

Monday, 6 April 2026
Next Post
Pedagang yang ada di taman kota. (Elvira)

Omzet Pedagang di Taman Kota Tidak Stabil 

Discussion about this post

Rekomendasi

Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Oknum Kades di Pohuwato saat diperiksa sebagai tersangka, dan dilakukan penahanan terkait dengan dugaan aktivitas PETI. (foto: istimewa)

Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

Wednesday, 15 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Profesi-Profesi Hebat

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.