gorontalopost.co.id – Kabupaten Gorontalo kembali menjadi lokasi iven nasional. Setelah Pekan Nasional (Penas) Petani-Nelayan yang akan berlangsung bulan ini, bulan berikutnya akan dilangsungkan Festival Budaya Jawa Tondano (Fesbud Jaton) ke XX se Indonesia Timur, yang rencananya akan dipusatkan di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, 8-12 Juli 2026.
Fesbud Jaton kali ini merupakan penyelenggaraan ke 20, yang nantinya akan diramaikan dengan berbagai kegiatan Seni Budaya Jawa Tondano, kuliner khas Jawa Tondano, serta berbagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya Lokal yang ada di Provinsi Gorontalo.
Ketua Panitia Pelaksana, Sania Rifai dalam buku panduan Fesbud Jaton 2026 di Sidomukti, menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya terus melestarikan seni dan budaya Jawa Tondano yang telah ada sejak abad ke-20. “Komunitas etnis campuran Jawa dan Minahasa telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, juga berperan aktif secara nasional dalam bidang sosial dan kebudaya,”katanya.
Festival ini kata dia, juga dimaksudkan terus menunjukan semangat kebersamaan dan tanggung jawab moral terhadap keberadaan seni budaya Jawa Tondano. “Kegiatan seni budaya ini bukan sekadar untuk diperkenalkan dalam bentuk pertunjukan semata, melainkan lebih bertujuan melestarikan seni budaya Jawa Tondano agar tetap terjaga, dan menjadikan kegiatan seni budaya etnis Jaton sebagai sarana pemersatu seluruh etnis Jawa Tondano,”terangnya.
Dalam kegiatanya nanti, akan ada sejumlah lomba, seperti rodat/hadrah, sholawat jowo, dames, dana-dana, dan pidato bahasa Jaton. Kegiatan ini akan diikuti etnis Jaton yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia Timur. (tro)













Discussion about this post