logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Juru Selamat

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Thursday, 9 March 2023
in Disway
0
Juru Selamat
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

SELALU saja, di mana-mana, ada juru selamat. Bagi konglomerat India Gautam Adani, juru selamat itu bernama Rajiv Jain. Orang India juga. Warga Amerika.

Selasa kemarin Rajiv membeli semua saham 4 perusahaan Grup Adani yang beredar di pasar modal.

Rajiv mengeluarkan uang total USD 1,8 miliar. Sapu bersih. Dengan demikian harga saham tersebut itu tidak bisa turun lagi.

Rajiv di awal karirnya hanya mengelola dana orang lain. Ia sangat tepercaya. Tidak seperti Indosurya atau yang lainnya itu. Lama-lama ia besar. Mendirikan Global Quality Growth di Florida, Amerika Serikat.

Related Post

Sejarah Pertanda

Penyadapan Beneficial

Kerikil Subhan

Ya Tidak

Kini GQG dipercaya oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia. Untuk mengelola dana lebih mereka –agar kian berlebih lagi.

Aksi Rajiv ini tentu jadi berita besar dunia. Tidak kalah gemparnya dengan kejatuhan harga saham Adani bulan lalu.

“Saham itu kalau harganya jatuh sangat dalam, sangat cepat dan dalam waktu singkat tidak akan lebih turun lagi,” ujar Rajiv pada berbagai media di India.

Bagaimana Adani bisa menemukan juru selamat seperti Rajiv? Tampaknya ini sudah hubungan tingkat dewa di kahyangan. Banyak yang mempertanyakan: tumben Rajiv mau terjun ke investasi yang lagi dalam keadaan krisis.

GQG dikenal luas sebagai perusahaan pengelola dana yang amat hati-hati. Dalam sejarahnya ia belum pernah melakukan langkah seperti itu. Justru karena kehati-hatiannya itulah Rajiv sangat dipercaya.

Tapi Rajiv membantah itu. Ia mengaku telah berhitung cermat. Perusahaan Adani itu banyak bergerak di bidang infrastruktur dan layanan umum. Utangnya hanya tiga kali lipat dari equity. “Di Amerika perusahaan jenis ini utangnya 6 kali lipat. Berarti dua kali lebih jelek dari Adani,” katanya.

Tapi kenapa tidak dulu-dulu? Kok baru sekarang?

Perusahaan seperti ini, katanya, sangat erat terkait dengan peraturan pemerintah. Peraturan bisa berubah. Kian baik. Sekarang, katanya, peraturannya baik sekali.

Dengan peraturan lama belum tentu Rajiv mau investasi.

Rajiv menyebut soal pelabuhan di berbagai lokasi dan bandara internasional Mumbai. Itu proyek infrastruktur yang strategis.

Memang investasinya untuk jangka panjang. Tapi Rajiv percaya pada kemampuan Adani. Misalnya saat Adani diserahi mengelola pelabuhan di Gujarat. Banyak yang pesimistis. Ternyata Adani membuat pelabuhan itu sangat hebat. Caranya: menyambung rel kereta api ke pelabuhan itu.

Intinya Rajiv melihat masa depan ekonomi India. Yang kini pun tumbuhnya tertinggi di dunia. Infrastruktur sangat dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan itu.

Bahwa saham Adani pernah meroket terlalu cepat, menurut Rajiv, ceritanya tidak seperti yang dipublikasikan oleh Hendenburg Research New York. Bukan karena manipulasi. “Mungkin terbawa nama-nama baik perusahaan serupa di  Eropa,” dalihnya.

Terserah Rajiv saja. Toh itu uang-uangnya sendiri. Setidaknya, itu uang orang yang percaya penuh padanya.

Dan lagi belum tentu pembelian itu pakai uang seperti yang kita bayangkan saat membeli tahu campur. Rajiv ahli membuat skema yang kelas pengusaha biasa pun sulit memahaminya. Ini skema yang benar-benar sudah kelas dewa.

Ini uang dewa, untuk menyelamatkan dewa.

Yang jelas harga saham Adani sudah langsung merangkak naik.

Bisa jadi, 10 tahun lagi, grup Adani sudah jauh lebih besar dari sebelum krisis ini.

Konglomerat seperti Sinar Mas pernah mengalaminya. Tahun 1998. Utangnya sampai  USD 113 miliar. Macet. Pihak yang mengutangi lebih dari 150. Nyatanya bisa selamat. Bahkan dalam 10 tahun sudah jauh lebih besar dari sebelum krisis.

Saya pernah berbincang dengan Pak Eka Tjipta Wijaya. Yakni bos besar Sinar Mas.

Itu bukan krisis yang pertama. Sebelum krisis 1998 pun Sinar Mas pernah beberapa kali nyaris bangkrut. Lalu kian besar.

Setelah besar kembali untuk ketiga kalinya, saya bertanya ke beliau: Apakah membayangkan suatu saat akan bangkrut lagi?

Jawabnya saya ingat seumur hidup: untuk perusahaan sekelas Sinar Mas sekarang ini tidak mungkin lagi bisa bangkrut. “Sudah terlalu besar untuk bangkrut,” katanya. Itu diucapkan jauh sebelum krisis 1998.

Grup Adani rupanya juga berada di level itu. (*)

Tags: catatandahlanDahlanIskanDiswaygorontalogorontalopostgorontaloupdateJuru Selamat

Related Posts

Sejarah Pertanda

Sejarah Pertanda

Friday, 6 November 2026
Penyadapan Beneficial

Penyadapan Beneficial

Friday, 6 November 2026
Kerikil Subhan

Kerikil Subhan

Friday, 6 November 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
Next Post
Pansus III Dekot Gorontalo saat membahas Ranperda Penyediaan dan Penyerahan PSU, di Aula IV DPRD Kota Gorontalo,Selasa (7/3/2023). (Foto: Irtiya/Gorontalo Post).

Kawasan Perumahan Wajib Miliki TPU

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Thursday, 5 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Pendidikan, Dana BOP Bulan Ini Dicairkan

Wednesday, 23 February 2022

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.