logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Persepsi

Pohuwato The Gold of Celebes

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Monday, 27 February 2023
in Persepsi
0
Pohuwato The Gold of Celebes

Arman Mohammad (foto : dok/pribadi)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh :
Arman Mohammad

Pohuwato nama lain dari Pagoeat adalah merupakan satu kesatuan wilayah yang memegang peran strategis dari masa kemasa dalam sejarah Kerajaan Gorontalo terutama dalam hubungan diplomatiknya dengan raja-raja di kawasan Tomini. Ekspansi Amai salah satu raja di Gorontalo ke wilayah Tomini di bagian barat sekitar abad ke XV justru menjadi titik awal dari masuknya pengaruh agama Islam di kawasan ini, dan menjadikan Islam menjadi Agama resmi kerajaan.

Sejak Amai mempersunting Putri Owutago anak dari raja Palasa,Agama Islam telah menjadi anutan wajib bagi penduduk Gorontalo.Agama Islam merupakan prasyarat yang diberikan raja Palasa kepada Amai ketika hendak menikahi anaknya. Disinilah peran Pogoeat menjadi strategis karena menjadi pintu gerbang menuju wilayah Tomini dan begitu pula sebaliknya dari Tomini menuju Gorontalo.Posisi strategis inilah yang oleh raja Popa dan Eyato mengabadaikan gabungan nama keduanya menjadi nama tempat yang membatasi wilayah kekuasaan kerajaan Gorontalo yakni Popayato dengan tapal batasnya disebut molosifat.Wilayah Pagoeat membentang dari hati- hati (Desa Salilama,kemudian mekar menjadi Kecamatan Mananggu Kabupaten Boalemo)hingga Molosifat kurang lebih sepertiga dari luas Provinsi Gorontalo. lapran C.B.H Von Rosemberg tahun 1862 tentang komposisi penduduk 5 distrik di seluruh negeri Gorontalo sejumlah 36.000 jiwa( Basri Amin dkk 2012).Distrik Pagoat ibukota boemboela jumlah penduduknya 1600 jiwa.

Yang menarik, Pagoeat merupakan wilayah distrik Kotta dimasa kolonial Belanda  atau dalam penguasaan kerajaan Gorontalo meskpun letaknya jauh terpisah oleh wilayah kekuasan kerajaan Limbotto. Tahun 1856 Belanda menghapus sistem pemerintahan kerajaan dan meleburnya  menjadi distrik – distrik yang diperintah oleh Marsaoleh.Pada waktu itu Kerajaan Gorontalo dibagi atas lima distrik yaitu;Pagoeat,Kota,Telaga,Tapa dan Kabila (Alim S.Niode 2007).Van Baak membagi kawasan Gorontalo dalam 5 Swapraja yakni ; Gorontalo, Limboto,Bone,Boalemo dan Atinggola.Dibawah swapraja terdapat 12 Distrik.Khusus Swapraja Gorontalo dibagi 5 distrik yaitu : Distrik Kota,Paguat,Tapa dan Kabila.

Related Post

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Mahasiswa Merdeka

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Dari Street Justice menuju Digital Justice

Paguat juga pernah menjadi wilayah kontroliran Boalemo sebagaimana tulisan B.J.Haga dalam De Limo-pohalaa(Gorontalo)

Karena strategisnya wilayah ini sebagai penyumbang hasil bumi berupa kopra,Jagung,beras,rotan,damar,hasil laut dan terutama emas menjadikannya tidak pernah dilepas oleh kerajaan Gorontalo dan juga tidak pernah ditundukkan oleh kerajaan Limboto.Pagoeat telah menjadi wilayah kerajaan Gorontalo dibagian barat yang tunduk dan ikut dalam tata laksana prosesi adat Gorontalo dalam prakteknya di tengah-tengah masyarakat hingga kini..

Secara Administrasi Kabupaten Pohuwato lahir setelah Provinsi Gorontalo terbentuk, Tepatnya 25 Februari 2003 namun secara de fakto , Pohuwato telah memainkan peran utama dalam pemerintahan kerajaan Gorontalo dan juga masa pemerintahan Kolonial  Belanda pada masa lampau.
Salah satu obyek yang menarik bagi penjajah Kolonial yang bekerja sama dengan pembesar Kerajaan Gorontalo adalah ditemukannya sumber mineral emas di Pagoeat(Gunung Pani).

Tahun 1883 laporan resmi kolonial di Paguat sudah menghasilkan emas.salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di wilyah Paguat adalah EXPLORATIE SYNDICAAT PAGOEAT dengan nilai investasi sebesar f.1.200.000 ,direkturnya dijabat oleh Mr.J.P.Sprenger Van Eijk.Kepemilikan izin tambang cukup  besar sebanyak 21.000 blok dengan wilayah penambangan di Pagoeat (Basri Amin dkk 2012)

Potensi emas Pohuwato titik sentralnya berada di Gunung Pani.Gunung Pani telah menjadi pusat perhatian dan target eksplorasi selama rentang waktu 50 tahun lebih.Sejak tahun 1970an aktivitas eksplorasi melibatkan beberapa perusahaan besar seperti  Placer Dome(Canada), Cyprus-Amax(AS),BHP-Utah,Trovic Endeavour,Newcrest,Aneka Tambang.Era 1990an KUD Dharma Tani pernah menggandeng PT.Pertiwi, Paramount Venture dan menemukan prospek Gn.Baginite dan Masina.Kemudian berlanjut kerjasama dengan One Asia Resourcess.Terakhir PT.GSM sebagai pemegang kontrak karya generasi ke ke 5.PT.GSM merupakan perusahaan group Avocet Mining yang berkantor pusat di London.

Dari rentang waktu yang panjang itu, Pani masih menjadi obyek eksplorasi.Namun akhirnya di usia Pohuwato yang ke 20 tahun merupakan puncak pengelolaan kawasan pani beralih ke tahap konstruksi dan pra ekploitasi melalui mega proyek Pani Gold Projeck dengan bendera  perusahaan konsorsium Merdeka Cooper Gold Tbk.

Pemerintah dan Rakyat Pohuwato mengantungkan harapan besar dalam proyek emas Pani yang berpotensi memproduksi 250.000 ouns emas pertahun selama 15 tahun  dengan sumberdaya gabungan 4,7 juta  ouns emas.Dan potensinya diprediksi masih berpeluang bertambah setelah dilakukan ekplorasi secara meluas. Informasi valid terakhir potensi jalur Baginite berpotensi mendakati 6,4 juta ton Ounce Au.
Jika proyek pertambangan terbesar ini berhasil maka Pohuwato akan menjadi daerah cepat tumbuh dan cepat berkembang di Lengan Sulawsi bagian utara yang pantas diberi julukan THE GOLD OF CELEBES. (*)

Penulis adalah Asisten Pemerintahan dan Kesra,Setda Kabupaten Pohuwato

Tags: arman mohamadhut 20 pohuwatohut pohuwatopersepsipohuwatoPohuwato The Gold of Celebes

Related Posts

Ridwan Monoarfa

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Monday, 19 January 2026
Basri Amin

Mahasiswa Merdeka

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Ahmad Zaenuri

Dari Street Justice menuju Digital Justice

Wednesday, 14 January 2026
Menelusuri Jejak Akomodasi Budaya dalam Simbolisme Masyarakat Gorontalo   

Menelusuri Jejak Akomodasi Budaya dalam Simbolisme Masyarakat Gorontalo  

Wednesday, 14 January 2026
Ridwan Monoarfa

Pemilihan Kepala Daerah dan Arah Demokrasi Kita

Monday, 12 January 2026
Next Post
Wanita Sibolga potong alat kelamin pacar. (Z Creators/Putra)

Ngilu! Wanita di Sibolga Potong Alat Kelamin Selingkuhannya.

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    192 shares
    Share 77 Tweet 48
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.