logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Persepsi

Universitas “Arsip” Gorontalo

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 20 February 2023
in Persepsi
0
Generasi (Terbaik) Gorontalo

Basri Amin

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Mahasiswa Merdeka

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Dari Street Justice menuju Digital Justice

Oleh

Basri Amin

 

Kehadiran Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta Cabang Gorontalo terbukti sukses menginisiasi beberapa penerjemahan naskah Belanda tentang Gorontalo. Kehadirannya juga mendukung penulisan-penulisan buku bertema sejarah dan budaya oleh cendekiawan dan sarjana Gorontalo. Pada tahun 1968, berkat peran UII, kita bisa menemukan beberapa jejak karya akademis mereka.

Adalah melalui survei kritis Noorduyn (1991: 50-67 [54]) tersebut, kita bisa melacak tentang karya-karya (awal) sarjana Gorontalo dan peneliti luar negeri tentang (bahasa) Gorontalo berdasarkan sumber yang kaya dan tampaknya lebih banyak tersedia di Eropa. Sebagai contoh, karya tulis J. Breukink (1906) tentang catatan tata bahasa Gorontalo, 85 halaman. Publikasi daftar kosa kata Gorontalo dan Bune yang dibukukan oleh E.E.W.G. Schröder (1909), 171 halaman. Sebelumnya, Andriani memublikasi “percakapan“ bahasa Gorontalo di jurnal BKI di Leiden (1908: 150-65). Begitu juga tentang terjemahan J.G.F. Riedel tentang beberapa cerita/prosa Gorontalo tahun 1869 (TBG), 1875 (TBG) dan 1885 (BKI).

Beberapa terjemahan Tuja?i juga dipublikasi oleh Iduna Baga & Saripah Baga (1955/1956). Karya ilmiah berupa tesis dan disertasi juga berhasil dilacak dan ditelaah oleh Noorduyn (1991), yakni tesis sarjana Rabiana Badudu di IKIP-Makassar (1970), Nani Tuloli (1970) di FKSS-IKIP, Husain Junus (1971) di FKSS-IKIP Manado Tjabang Gorontalo. Pada 1974, P.D. Dunggio menulis tesis di FKSS-IKIP Malang, 88 hlaman. Tahun 1975, A.B. Djuna menulis tesis di FKSS-IKIP Malang. Sejak 1975, Mansoer Pateda memulai karya-karyanya, bermula dari “Bentuk Lo dalam Bahasa Gorontalo dan Penerapannya dalam Leksikografi”, makalah konferensi di Tugu, Agustus 1975, 10 halaman). Selanjutnya, tahun 1977, Mansoer Pateda mulai menerbitkan edisi pertama “Kamus Bahasa Gorontalo-Indonesia”, Jakarta: Pusat Bahasa, 338 halaman. Untuk melihat periode 1980an-1990an, lihat survei J. Noorduyn (1991: 58-63).

Koran “Persaudaraan” terbit di Gorontalo tahun 1926-1927, dicetak oleh Jo Seng Bo. Sebuah berkala (Mingguan) juga sudah terbit jauh sebelumnya, tahun 1909, namanya “Tjahaya Gorontalo”. Dicetak oleh Jo Im Ann. Majalah Po-noewa pada November 1932 dicetak oleh Yo Un Ann. Di periode yang sama ada juga penerbitan/percetakan bernama Liem Ka Soet di Gorontalo. Temuan ini dijelaskan oleh Adam (1984) melalui riset besarnya di SOAS, London. Rincian selanjutnya tentang penerbitan media di Sulawesi Utara, baca Amin (2020), “Rumah Tidak Berlampu” (GP, 2020). Pada periode 1940an, beberapa percetakan di Gorontalo adalah Percetakan Ra’jat. Untuk usaha penerbitan, tercatat Tomijahu Kebudajaan Lolipu dan kerjasama percetakannya “Kesatuan Gorontalo” (sejak 1956). Juga tercatat nama penerbit dan toko buku “Mokotambibulawa” di Jl. Pasar Minggu-Suwawa (1980an); Percetakan “Kesatuan Gorontalo” dan Penerbit Rumah “Sangkar Gelatik-Telaga” (tahun 1960an).

Masyarakat Gorontalo terkesan sekian lama sebagai masyarakat yang tidak memilik tradisi dokumentasi yang kuat, sebagaimana indikasinya terlihat pada “kecilnya” hasil-hasil produksi tulisan, dokumentasi, dan pencatatan (manuskrip) di berbagai sisi kehidupan masyarakatnya.

Hasil-hasil pencatatan dan record yang memadai dari dinamika kesejarahan sosial, pendidikan, politik, ekonomi dan hubungan antar kawasan/bangsa yang dihasilkan daerah ini —dari masa lalunya– memang dirasakan sangat kurang, jika dibandingkan dengan beberapa daerah besar lain di Indonesia. Terlalu sering kita dengar di publik bahwa Gorontalo lebih kuat tradisi lisannya daripada produksi tulisannya.

Disadari atau tidak, “tradisi lisan” ini rupanya merembes kepada praktik-praktik aktual di lembaga-lembaga modern, terutama di pemerintahan dan organisasi-organisasi di luar pemerintahan daerah. Sebagai dampaknya, sejak provinsi Gorontalo berdiri tahun 2001, daerah ini masih sangat terasa belum memiliki record (kearsipan) pembangunan dan pemerintahan yang benar-benar handal untuk dijadikan rujukan yang komprehensif. Di luar itu, kesadaran masyarakat dan kapasitas pencipta arsip tentang pentingnya arsip dan pengelolaannya yang profesional oleh lembaga (resmi) kearsipan negara pun masih terkesan lemah.

Budaya organisasi di masyarakat kita, sebagaimana terbaca di hampir semua organisasi sosial dan kemasyarakatan kita, belum sepenuhnya memberi tempat kepada pengelolaan arsip, pemeliharaan, dan pemanfaatannya yang optimal. Di berbagai kesempatan, kita masih menemui kesulitan untuk menemukan jejak-jejak peristiwa tertentu, profil ketokohan publik, transkripsi resmi dari setiap kebijakan publik yang bersentuhan langsung dengan hak-hak hidup masyarakat, kemajuan pendidikan, manajemen kebencanaan, kemajuan ekonomi, dst.

Penguatan kelembagaan kearsipan, termasuk edukasi kearsipan bagi pemangku kepentingan yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan pengelola kearsipan di Gorontalo pun belum terselenggara optimal. Sebab utamanya, antara lain karena faktor sosialisasi dan interaksi antar masyarakat atau instansi sektoral pemerintahan –sebagai pengguna arsip— dan lembaga kearsipan daerah belum terjalin optimal. Dalam faktanya, masyarakat belum tahu kedudukan dan fungsi kearsipan daerah sementara lembaga kearsipan belum bisa berbuat banyak karena sandaran dan rujukan regulasi yang menaungi semua program dan kegiatan layanan kearsipan yang lebih progresif belum tersedia.

Masyarakat yang “sadar arsip” dan yang selalu aktif mengembangkan pengetahuan dan rujukan-rujukan akurat dari dinamika pembangunan Gorontalo di masa lalu dan di masa kini guna mengembangkan basis partisipasi dan edukasinya demi kemajuan masa depan daerah ini adalah misi utama dari pembangunan sistem kearsipan Gorontalo. Selain itu, masyarakat juga sangat berperan dalam memerkaya koleksi arsip daerah dan memberi dukungan terhadap program-program kearsipan daerah.

Masyarakat yang cerdas mendayagunakan arsip dan aktif membangun kolaborasinya dengan lembaga-lembaga kearsipan merupakan kondisi masa depan yang kita harapkan memberi buah-buah kemajuan bagi provinsi Gorontalo. Arsip adalah pantulan dari pertumbuhan peradaban sebuah masyarakat dalam memaknai perjalanan pasang-surut kemajuannya. Melalui arsip, masyarakat Gorontalo akan terus membesarkan kemampuannya dalam memastikan fakta-fakta ke-Gorontalo-an itu dari berbagai sisi secara aktual dan otentik.

Sejak sepuluh tahun terakhir, Gorontalo menunjukkan dinamika pembangunannya yang tinggi, termasuk begitu banyak ketimpangan dan kesenjangan, sebut saja menyangkut perkembangan pembangunan di sektor perdesaan dan pesisir, kepulauan, pariwisata dan ekonomi kreatif, sektor jasa, transportasi, dan komoditas regional Gorontalo. Di luar itu, keragaman penduduk dan permukiman, pertumbuhan pasar dan asosiasi-asosiasi profesi dan organisasi massa, semua ini merupakan simpul-simpul kearsipan yang penting dan berguna bagi ilmu pengetahuan. ***

Penulis adalah Direktur Lembaga Kajian Sekolah & Masyarakat (LekSEMA).

Bekerja di Universitas Negeri Gorontalo. E-mail: basriamin@gmail.com

Tags: basri aminpersepsi

Related Posts

Ridwan Monoarfa

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Monday, 19 January 2026
Basri Amin

Mahasiswa Merdeka

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Ahmad Zaenuri

Dari Street Justice menuju Digital Justice

Wednesday, 14 January 2026
Menelusuri Jejak Akomodasi Budaya dalam Simbolisme Masyarakat Gorontalo   

Menelusuri Jejak Akomodasi Budaya dalam Simbolisme Masyarakat Gorontalo  

Wednesday, 14 January 2026
Ridwan Monoarfa

Pemilihan Kepala Daerah dan Arah Demokrasi Kita

Monday, 12 January 2026
Next Post
Helikopter Kecelakaan, Kapolda Patah Tangan

Helikopter Kecelakaan, Kapolda Patah Tangan

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026
Kajari Kota Gorontalo Bayu Pramesti, S.H., M.H., bersama jajarannya berpose di momen silaturahmi dengan rekan-rekan media/wartawan, jurnalis, aktivis, dan LSM, Rabu, (14/1/2026). (Foto: Istimewa)

Kejari Kota Tegas Perangi Korupsi, Gandeng Wartawan Dukung Informasi Penyimpangan Keuangan

Monday, 19 January 2026

Pos Populer

  • Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup, Siti Fatimah Thaib, bersama pemilik dapur dan Kepala SPPG Pentadio Barat secara simbolis menyerahkan CSR kepada pihak SMP 1 Telaga Biru, Rabu (14/1/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

    Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • BREAKING NEWS: Gusnar Lantik 25 Pejabat Pemprov, Berikut Nama-namanya

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.