logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Persepsi

Kebohongan-Kebohongan Kita  

Jitro Paputungan by Jitro Paputungan
Tuesday, 3 January 2023
in Persepsi
0
Generasi (Terbaik) Gorontalo

Basri Amin

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

73 Tahun Merawat Semangat Demokrasi 

Demokrasi dan Kemanusiaan: Ketika Suara Rakyat Mengoreksi Kekuasaan

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Dari Percakapan dengan Suharso Monoarfa: Menata Ulang Jalan Ekonomi Gorontalo

Oleh
Basri Amin

Adakah tahun 2023 akan menandai kebohongan-kebohongan baru yang akan kita hasilkan di ruang-ruang publik? Saat ini, mereka yang rentan demikian mudah jatuh berulang-ulang dalam kubangan kemiskinan dan ketertinggalan. Mereka terhempas ke luar arena kemajuan secara ber-generasi. Aspirasi menjadi hilang karena roda harapan terus diputar oleh kekuasaan di berbagai arena, dengan taktik yang sangat tipikal, yakni: “menyicil” hak-hak kemajuan dan mengulang-ulang alasan.

Pada tingkat moral, gejala kepentingan yang distortif jelas sangat salah. Itulah sebabnya kepentingan kelompok dan jangka pendek, makin diperkecil dan dihilangkan ruang-nya di negara-negara modern. Kepentingan bersama, demikian juga dengan sumberdaya publik (public goods) adalah yang utama. Negara, dengan otonomi, aparat, dan regulasi yang dimilikinya, membayar aparatus-nya untuk mewujudkan “netralitas” pelayanan dan pemanfaatan setiap sumberdaya yang ada untuk publik, bukan untuk kelompok dan pertimbangan partisan.

Di Indonesia, deteksi terhadap kesenjangan yang menganga jarang muncul dari negara. Karena, negara selalu cenderung “sepihak” dalam membangun pengertian-pengertian tertentu tentang kemajuan. Logika positif, bahkan terkadang terlalu menggebu-gebu, yang dilontarkan oleh negara, dalam perjalanannya mengalami banyak belokan. Itulah yang ditunjukkan oleh republik ini selama puluhan tahun terakhir.

Kenyataan sehari-hari tak pernah diniatkan sebagai rujukan pembangunan. Gagasan terlalu mendikte, tapi tidak dengan motif yang otentik. Gagasan muncul bersilang-silangan hanya untuk memenuhi hasrat sepihak dari kalangan atas, sebagian oleh kelas menengah yang kreatif mengais peluang-peluang jangka pendek, secara dominan sebagai “pemburu rente” dalam pasar (kebijakan dan wacana) pembangunan.

Kelas menengah –-yakni mereka yang relatif terdidik dan merasa mapan di profesi yang digelutinya—adalah pelaku yang sangat tampak dalam sirkuit pembangunan sebuah bangsa. Meski demikian, kelas menengah tidak se-pasif yang kita bayangkan, karena sebagian di antara mereka adalah sekaligus sebagai “pemain yang lincah” bolak-balik mengurusi kenyamanan kelas mereka sendiri, tepat di saat-saat mereka berperan sebagai “dinamo” yang mahal bagi pergulatan kekuasaan di sektor ekonomi. Merekalah yang amat kentara memanfaatkan beragam jalur informal dan ruang negosiasi dengan kekuasaan.

Perangkap gagasan atas nama kemajuan bersama menyebar di banyak titik. Di sektor lingkungan hidup adalah yang paling nyata. Degradasi lingkungan kita yang semakin serius adalah indikasi paling terang dari perangkap gagasan “kemajuan” yang eksploitatif itu. Faktanya, tertanam pikiran dominan –-yang seringkali dengan super optimis— dalam pembangunan kita. Kekuasaan berlomba-lomba mengelola banyak istilah dan percobaan yang menyilaukan nalar orang banyak. Nyaris tak ada dialog dan pandangan alternatif. Yang dikedepankan adalah desakan publikasi dan sirkulasi “pujian” yang dililit oleh klaim demi klaim, piagam-piagam penghargaan, piala-piala yang rutin dan elitis.

Bahasa kita menegaskan aroma perayaan-perayaan jangka pendek yang riuh. Negeri kita menjadi “serba ramai”. Pembangunan kita dikepung oleh banyak “acara” dan perayaan. Tak heran kalau di banyak wilayah makin kerajinan membuat festival, expo, dst, tapi diam-diam yang sesungguhnya kita rayakan adalah “tepuk-tepuk tangan”.

Di banyak acara yang berjudul “festival budaya”, bungkusan-bungkusan kebudayaan lebih mengambil tempat dan itulah yang terus dicoba dikata-katai sebagai “kebudayaan”. Padahal, isinya sama sekali tidak menggugah daya cipta atau kreativitas masyarakat kita dalam jangka panjang. Tak ada nilai fundamental yang bersuara nyaring; tak ada gugatan identitas yang memandu siasat kolektif kita di abad ini.

Pencapaian material selalu memaparkan batas-batas. Termasuk di dalamnya berupa konflik dan penurunan mutu kemanusiaan kita. Harapan kita adalah bahwa pencapaian material hendaknya memfasilitasi pencapaian yang lebih bermakna dan yang lebih mendasar, yakni “pembebasan” berdasarkan tingkat kemakmuran yang berkeadilan. Prinsip inilah yang harus menjadi kaidah. Hal ini bukanlah sebuah soal yang mengada-ada, atau sebagai nilai yang dipercakapkan hanya agar kelihatan memihak dan gagah secara normatif, tapi justru merupakan titik berangkat dan sebagai titik kembali berkelanjutan.

Indonesia dibangun di atas fondasi sosial seperti ini. Sejak awal, jika ada pemikiran dan kegelisahan nurani yang paling besar oleh Pendiri Bangsa setelah prinsip dasar kebebasan/kemerdekaan, maka hal itu adalah prinsip “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Sayang sekali, kaidah ini sepertinya tergerus makna-maknanya di atas panggung retorika kekuasaan dan sedemikian rupa melemah penghayatannya ketika pembangunan memasuki tema-tema yang amat teknis-teknokratis.***

Penulis adalah Parner di Voice-of-HaleHepu
E-mail: basriamin@gmail.com

Tags: basru amingorontalopost hari inipersepsispektrum sosial

Related Posts

Ramli Ondang Djau

73 Tahun Merawat Semangat Demokrasi 

Saturday, 7 November 2026
Ridwan Monoarfa

Demokrasi dan Kemanusiaan: Ketika Suara Rakyat Mengoreksi Kekuasaan

Friday, 6 November 2026
Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Friday, 6 November 2026
Ridwan Monoarfa

Dari Percakapan dengan Suharso Monoarfa: Menata Ulang Jalan Ekonomi Gorontalo

Wednesday, 4 November 2026
Salam Gizi! Yth, Presiden RI Jenderal (Pur.TNI) Prabowo Subianto 

Salam Gizi! Yth Kepala BGN Bapak ”Sudaryono” Program MBG: Penjajahan Permanen Rakyat Indonesia?

Tuesday, 3 November 2026
Basri Amin

Kalender “Literasi” Gorontalo 

Monday, 2 November 2026
Next Post
Bupati Gorut Rombak Kabinet, Lima Kursi Kadis Kosong

Bupati Gorut Rombak Kabinet, Lima Kursi Kadis Kosong

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Friday, 6 November 2026
Penagih Hutang Rampas Kendaraan, Lapor Polisi

Penagih Hutang Rampas Kendaraan, Lapor Polisi

Friday, 6 November 2026
Jangkau 1.500 Keluarga Berisiko Stunting, LEBEGACOR Program BI Gorontalo Raih Predikat Gold Nasional

Jangkau 1.500 Keluarga Berisiko Stunting, LEBEGACOR Program BI Gorontalo Raih Predikat Gold Nasional

Saturday, 7 November 2026
Ridwan Monoarfa

Demokrasi dan Kemanusiaan: Ketika Suara Rakyat Mengoreksi Kekuasaan

Friday, 6 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.