logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Pendidikan

Merawat Kualitas Manajemen Pengajaran Bahasa dalam Kurikulum Merdeka

Aslan by Aslan
Wednesday, 21 December 2022
in Pendidikan
0
Merawat Kualitas Manajemen Pengajaran Bahasa dalam Kurikulum Merdeka

(Foto : kemendikbud.go.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id – Istilah Kurikulum merdeka adalah istilah yang cukup populer terdengar terutama di kalangan akademisi, guru, dan pihak-pihak yang bergerak dalam bidang  pendidikan. Istilah ini dipopulerkan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Nadiem Makarim yang menjabat dalam kabinet besutan Presiden Joko Widodo pada tahun 2019.

Masyarakat secara umum kemudian cukup tergelitik dengan istilah kurikulum merdeka, mengapa menggunakan kata merdeka. apakah selama ini kita terjajah? bukankah istilah merdeka disematkan bagi kaum yang tertindas, berarti selama ini pendidikan kita tertindas, tertindas oleh apa dan oleh siapa. Konsep kurikulum merdeka kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dikutip dari laman ditpsd.kemendikbud.go.id/hal/kurikulum-merdeka, kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Menilik pengertian kurikulum di atas, dapat dipahami bahwa istilah merdeka mengacu pada pemberian ruang yang lebih luas dan leluasa kepada guru dan siswa untuk mendalami ilmu yang dipelajari dan diajarkan. Bahkan guru  diberikan peluang untuk memilih dan merancang perangkat pembelajaran sesuai dengan kebutuhan belajar dan minat siswa.

 Pengertian ini akan sangat menarik jika diterapkan dalam prinsip-prinsip manajemen pengajaran, seperti pengajaran bahasa dan sastra. Mengaju pada teori manajemen pengajaran bahasa ada 4 prinsip yang dikemukakan oleh Frank Heyworth (2013) dalam tulisannya berjudul Applications of Quality Management in Language Education yang harus menjadi patokan dalam mengatur pengajaran bahasa, yaitu pertama prinsip perencanaan meliputi penetapan target, tujuan, dan proses pelaksanaan.  Kedua, prinsip pelaksanaan meliputi mengimplementasikan rencana dan mengumpulkan data. Ketiga, prinsip pengecekan meliputi meneliti hasil-hasil pelaksanaan dan membandingkan dengan rencana, dan mencatat perbedaan-perbedaan. Keempat, prinsip tindakan meliputi menganalisis perbedaan-perbedaan, melakukan tindakan-tindakan korektif, namun jika tindakan korektif tidak dilakukan, maka siklus dari 4 prinsip tersebut harus kembali dilakukan sesuai dengan urutan prinsip-prinsip tersebut.

Related Post

Minimnya Pendampingan Mental, Mahasiswa UNG Hadirkan Solusi Digital bagi Penyintas HIV/AIDS

Pemerataan Pendidikan Masih Jadi Tantangan Pohuwato, Akses, Kualitas Guru, dan Fasilitas Belum Sepenuhnya Setara

BPMP Soroti Hasil TKA Gorontalo, Sarana Sekolah dan Iklim Belajar Jadi Faktor Penentu

Tantangan Komunikasi Empatik di Lapangan, Keperawatan Jiwa Uji Kepedulian Calon Ners UNG

Dalam pembelajaran bahasa khususnya bahasa Inggris pemerintah telah memberikan rambu-rambu yang harus menjadi standar capaian pembelajaran bahasa Inggris yang terdapat dalam peraturan menteri, baik pada tingkat sekolah menengah rendah, sekolah menengah atas, sekolah menengah vokasi, dan pada tingkat perguruan tinggi. Masih mengutip tulisan Frank Heyworth bahwa pemerintah berperan penting dalam menentukan kualitas pengajaran bahasa misalnya dengan menetapkan standar nasional pengajaran bahasa asing, contohnya bahasa Inggris.

Jaminan kualitas sebuah pengajaran berkaitan erat dengan  beberapa hal, pertama, tujuan yang meliputi alasan mengapa kita melakukan aktifitas atau tindakan. kedua, deksripsi yang memjelaskan tentang hakikat sesuatu yang kita bicarakan, macam-macam kualitas pengajaran. Ketiga, perbandingan yang membicarakan tentang materi-materi apa yang paling bagus, praktek pengajaran apa yang bagus untuk aktivitas-aktivitas khusus, dan kriteria apa yang kita gunakan untuk perbandingan tersebut. Ke empat, evaluasi meliputi seberapa bagus contoh-contoh kualitas pengajaran yang baik dan bagaimana membandingkan dengan serangkaian standar pengajaran. Kelima, manajemen yang berkaitan dengan bagaimana menjamin kualitas pengajaran bahasa yang telah dilaksanakan, bagaimana membuatnya menjadi lebih baik, dan standar apa yang harus diaplikasikan. Ke enam, garansi meliputi bagaimana mengandalkan kualitas dari sebuah aktifitas pengajaran bahasa.

kurikulum merdeka menjamin kualitas pengajaran bahasa khususnya bahasa Inggris dengan fokus terhadap materi yang esensial sehingga terdapat waktu untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti sekarang lagi di gaung gaungkan literasi dan numerasi. sehingga guru dapat fleksibel melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan peserta didik sehingga dapat tercapainya suatu tujuan pembelajaran

Keunggulan dari kurikulum merdeka adalah lebih fokus dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. misalnya materinya dirancang lebih sederhana dan lebih mendalam, termasuk memberikan kemerdekaan bagi satuan pendidikan dalam mengembangkannya, serta mampu menghadirkan sistem pembelajaran yang relevan dan lebih interaktif. (*)

Penulis adalah Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Related Posts

Ilustrasi mahasiswa UNG. (F. Istimewa)

Minimnya Pendampingan Mental, Mahasiswa UNG Hadirkan Solusi Digital bagi Penyintas HIV/AIDS

Tuesday, 20 January 2026
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad. (F. Istimewa)

Pemerataan Pendidikan Masih Jadi Tantangan Pohuwato, Akses, Kualitas Guru, dan Fasilitas Belum Sepenuhnya Setara

Monday, 19 January 2026
Kepala BPMP Provinsi Gorontalo, Rudi Syaifullah. (F. Istimewa)

BPMP Soroti Hasil TKA Gorontalo, Sarana Sekolah dan Iklim Belajar Jadi Faktor Penentu

Tuesday, 13 January 2026
Dekan FOK UNG saat menghadiri penerimaan puluhan mahasiswa Profesi Ners di Rumah Sakit Jiwa Ratumbuysang Manado. (F. Istimewa)

Tantangan Komunikasi Empatik di Lapangan, Keperawatan Jiwa Uji Kepedulian Calon Ners UNG

Wednesday, 7 January 2026
Foto bersama Dosen Bastrasia dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Al-Falah, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (F. Istimewa)

Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian di Media Sosial, Santri Dapat Edukasi Digital dan Etika Berbahasa

Tuesday, 6 January 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Irwan Usman

Kesenjangan Akses Pendidikan Masih Dirasakan, Disdik Gorut Dorong Komitmen Bersama

Monday, 5 January 2026
Next Post
13 Kasus Batu Hitam Diungkap Polda, Sepuluh Diantaranya Masih Pendalaman, Tiga Kasus P21

13 Kasus Batu Hitam Diungkap Polda, Sepuluh Diantaranya Masih Pendalaman, Tiga Kasus P21

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Operasi penertiban PETI di Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo oleh tim gabungan Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Polres Boalemo, Polsek Paguyaman dan TNI beberapa waktu lalu. (Foto: dok-Gorontalo Post).

DPR: Prabowo Percepat Regulasi Tambang Rakyat

Tuesday, 20 January 2026
Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Saturday, 20 December 2025

Pos Populer

  • Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

    Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.