logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Pendidikan

Peksiminas 2026 Dibuka, 27 Mahasiswa FSB UNG Bertarung Menuju Panggung Nasional

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 19 February 2026
in Pendidikan
0
Peksiminas 2026 Dibuka, 27 Mahasiswa FSB UNG Bertarung Menuju Panggung Nasional

Dekan FSB UNG, Prof. Dra. Nonny Basalama, Ph.D., memberikan sambutan pada pembukaan Seleksi Peksiminas tingkat fakultas di Kampus 1 UNG, Jumat (14/2/2026). (foto: vanni ashari/mg/gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.co.id – Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi membuka Seleksi Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) tingkat fakultas pada Jumat, 14 Februari 2026. Sebanyak 27 mahasiswa dari tiga program studi memperebutkan tiket untuk melangkah ke seleksi tingkat universitas, sebelum akhirnya bersaing di panggung Peksiminas nasional yang bergengsi.

Kegiatan berlangsung di Fakultas Sendratasi yang bertempat di UNG Kampus 1. Pada pagi hari Jumat, 14 Februari 2026. Pemilihan FSB sebagai tuan rumah seleksi perdana bukan tanpa alasan sebagai fakultas yang membidangi ilmu seni, sastra, dan budaya, FSB dinilai sebagai ekosistem paling tepat untuk menyelenggarakan kompetisi seni mahasiswa.

Seleksi ini dibuka secara resmi oleh Dekan FSB, Prof. Dra. Nonny Basalama, Ph.D. Kegiatan turut dihadiri oleh tenaga kependidikan, panitia, dan alumni FSB UNG. Peserta berasal dari tiga program studi, yakni Pendidikan Sendratasik, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Seleksi ini digelar sebagai langkah strategis dalam menjaring dan mempersiapkan mahasiswa berbakat FSB untuk berlaga di Peksiminas tingkat nasional. Prof. Nonny menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah ruang aktualisasi diri yang sejalan dengan misi Peksiminas sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas mahasiswa secara berkelanjutan.

Related Post

Keterbatasan Guru PAK Disorot, Layanan Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Diperkuat

Wisuda Pesantren Hubulo 2026, TMI Jadi Sorotan Utama

41 Santri MA Hubulo Diwisuda, Kepala Madrasah Harap Jadi Pelopor Perubahan

Ironi Pendidikan: Monolog “Jual Beli Gelar” Sentil Isu Sosial di Panggung Seni

“Ini bukan hanya ajang lomba, tetapi ruang untuk mempertunjukkan talenta dengan menjunjung sportivitas demi meraih prestasi untuk UNG yang unggul dan berdaya saing,” ujar Prof. Nonny dalam sambutannya.

Seleksi mempertandingkan lima cabang seni, yaitu tari tunggal, vokal solo pop, vokal solo dangdut, seriosa, monolog, dan puisi. Penilaian difokuskan pada kualitas teknis masing-masing cabang kualitas gerak pada cabang tari, serta kejelasan dan kekuatan vokal pada cabang tarik suara.

Salah satu panitia, Eka Rahmadani, mengungkapkan bahwa kepanitiaan telah dirancang secara terstruktur agar kegiatan berjalan lancar. “Sejauh ini kendala hanya di kendaraan, tetapi kami sudah menyusun kepanitiaan agar lebih bertanggung jawab supaya kegiatan berjalan lancar,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Prof. Nonny juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak berkecil hati jika belum meraih kemenangan. Ia mengingatkan bahwa proses kompetisi itu sendiri merupakan bekal berharga dalam membentuk kepercayaan diri.

“Yang menang itu luar biasa, tetapi yang belum menang jangan kecil hati karena pengalaman adalah guru terbaik. Proses ini akan membentuk kepercayaan diri kalian,” pesannya kepada seluruh peserta.

Eka berharap seleksi tingkat fakultas ini dapat menjadi batu loncatan nyata bagi mahasiswa FSB untuk tampil percaya diri di tingkat universitas hingga nasional. Ia juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat berkarya yang konsisten di kalangan mahasiswa, bukan hanya saat kompetisi berlangsung.

“Ajang Peksiminas adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bakat dan kreativitas. Semangat berkompetisi, tapi tetap sportif dan saling menghargai,” pesannya.

Prof. Nonny pun menitipkan harapan besar kepada seluruh peserta. Ia berharap seleksi ini tidak hanya melahirkan wakil terbaik FSB di pentas nasional, tetapi juga membentuk generasi mahasiswa yang tangguh, berkarakter, dan bangga membawa nama Universitas Negeri Gorontalo ke tingkat yang lebih tinggi.

“Semoga melalui kegiatan ini lahir seniman-seniman muda UNG yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga mampu mengharumkan nama Gorontalo di kancah nasional,” pungkasnya penuh optimisme. (mg-07)

Tags: FSBFSB UNGPeksiminas 2026UNG

Related Posts

Foto bersama pengawas PAK, Petrus Tamon dan Pembimas Kristen dengan pihak SMAN 3 Gorontalo. (F. Istimewa)

Keterbatasan Guru PAK Disorot, Layanan Pendidikan Agama di Sekolah Perlu Diperkuat

Monday, 20 April 2026
Rektor UNG Borong Takjil dari Pelaku UMKM, Bagikan ke Mahasiswa

Rektor UNG Borong Takjil dari Pelaku UMKM, Bagikan ke Mahasiswa

Monday, 20 April 2026
Ironi Pendidikan: Monolog “Jual Beli Gelar” Sentil Isu Sosial di Panggung Seni

Ironi Pendidikan: Monolog “Jual Beli Gelar” Sentil Isu Sosial di Panggung Seni

Monday, 20 April 2026
Hebat! UNG Kini Miliki Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi

Hebat! UNG Kini Miliki Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi

Monday, 20 April 2026
Wisuda Pesantren Hubulo 2026, TMI Jadi Sorotan Utama

Wisuda Pesantren Hubulo 2026, TMI Jadi Sorotan Utama

Monday, 20 April 2026
41 Santri MA Hubulo Diwisuda, Kepala Madrasah Harap Jadi Pelopor Perubahan

41 Santri MA Hubulo Diwisuda, Kepala Madrasah Harap Jadi Pelopor Perubahan

Monday, 20 April 2026
Next Post
Menjelang Ramadan di Gorontalo, Harga Ayam ‘Terbang’

Menjelang Ramadan di Gorontalo, Harga Ayam 'Terbang'

Discussion about this post

Rekomendasi

AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Wardoyo Pongoliu

Izin Tambang, IPR Dengilo Tunggu Persetujuan Pemkab

Tuesday, 21 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    181 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Batas-Batas Pengobatan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.