logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Pasien AKI Meninggal, Setahun Terakhir Konsumsi Unibebi Cough Syrup

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 25 October 2022
in Nasional
0
Pasien AKI Meninggal, Setahun Terakhir Konsumsi Unibebi Cough Syrup

Suasana rumah duka, pasien pertama gagal ginjal akut progresif atau acute kidney injury di Limboto, Kabupaten Gorontalo. (foto : Deice/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.id — Seoang anak usia tiga tahun di Limboto, Kabupaten Gorontalo, menjadi pasien pertama kasus gagal ginjal akut pada anak di Gorontalo. Sejak 18 okotber 2022, ia tangani RS MM Dunda Limboto. Sebagai ketentuan, ia harus dirujuk ke Manado karena merupakan rumah sakit rujukan khusus penanganan acute kidney injury (AKI). Hanya saja, sehari di Manado, ia meninggal dunia.

Menurut orang tuanya, ditemui Gorontalo Post, kemarin, sejak usia dua tahun, putra mereka itu sudah terbiasa mengkonsumsi obat sirop Unibebi Cough Sirup, saat demam, flu maupun batuk.

“Karena memang setelah minum obat itu langsung sembuh, sehingga saya merasa obat ini cocok dengan dia, sehingga setiap kali sakit demam, batuk dan flu hanya mengkonsumsi obat itu,” ungkap ibunya, kemarin.

Unibebi Cough Sirup belakangan menjadi temuan BPOM, sebab kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebih ambang batas. Dua jenis kandungan itu, yang diduga dicuragai menjadi pemicu gagal ginjal pada anak.

Related Post

AHM Kembangkan Ekowisata Kalitalang, Yayasan AHM Siapkan Warga Balerante Naik Kelas

Seminar Nasional Kedualatan di Garis Depan, Jaga Kedaulatan, Kepala BIN Dorong Regulasi Antispionase

HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan

Ibunya menceritakan, awalnya anaknya mengalami demam, dan muntah. Kemudian, dibawa ke rumah sakit dan mendapat rawat inap selama beberapa hari. Pada Kamis (20/10), harus di pindah ke ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) karena sulit buang air kecil.

Mamang, setelah demam dan mual, anaknya itu kemudian sulit buang air kecil. Dokter spesialis anak yang menangani, kemudian menginformasikan jika pasien akan dilakukan pemeriksaan mendalam, karena erat kaitanya dengan penyakit yang saat ini lagi viral, yakni gagal ginjal akut. Dan memang hasil diagnosa indikasinya mengarah ke gagal ginjal. Sehingga RS Dunda Limboto memutuskan untuk anak merujuknya ke RS Kandou di Manado.

“Di Manado langsung dirawat diruangan PICU, dan harus melakukan cuci darah,” tambah ayah pasien. 15 menit sebelum meninggal, pasien sempat mengeluh haus, tapi dokter tak lagi membolehkan untuk minum, lantaran masuk proses puasa untuk dilakukan cuci darah.

“Almarhum meman jarang sakit, kalau sakit panas hanya diberi obat sirup Unibebi Cough Syrup langsung sembuh, sehingga saat bulan september saat akan membeli obat ini ternyata di Gorontalo sudah kosong dan karena saya bekerja di Manado, sehingga saya beli dari manado dan langsung lima botol dan saya bawa pulang ke Gorontalo,”ujarnya.

Sementara itu Wakil Direktur Pelayanan RS Dunda Limboto drg Rila Rita Thaib mengakui jika pasien masuk ke RS Dunda Limboto, sejak Ahad (16/10) dengan kondisi demam, muntah dan sesak.

Pada rabu (19/10) pasien mulai mengalami kekurangan urine, dimana dalam waktu 1 x 24 jam, jumlah urine yang dihasilkan hanya berjumlah 300 mililiter dan ditambah dengan mulai adanya pembengkakan di kelopak mata dan kaki pasien. Pada hari jumat (21/10) jumlah urine pasien semakin berkurang hanya 50 mililiter.

“Melihat gejala ini adalah gejala penyakit yang lagi viral saat ini pasien diberikan pelayanan lebih, dengan dimasukkan ke ruang PICU dan langsung dirujuk ke RS Kandow Manado karena di rumah sakit tersebut merupakan rumah sakit yang fasilitas untuk penyakit gagal ginjal lebih maksimal,” jelas drg.Rila.

Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Ismail Akase mengatakan, Dikes langsung membuat edaran kepada semua puskesmas, apotek dan toko obat di Kabupaten Gorontalo untuk tidak memperjual belikan obat sirop anak sebagaimana edaran kementerian kesehatan. (Wie)

Related Posts

AHM Kembangkan Ekowisata Kalitalang, Yayasan AHM Siapkan Warga Balerante Naik Kelas

AHM Kembangkan Ekowisata Kalitalang, Yayasan AHM Siapkan Warga Balerante Naik Kelas

Thursday, 3 September 2026
Seminar Nasional Kedualatan di Garis Depan, Jaga Kedaulatan, Kepala BIN Dorong Regulasi Antispionase

Seminar Nasional Kedualatan di Garis Depan, Jaga Kedaulatan, Kepala BIN Dorong Regulasi Antispionase

Friday, 28 August 2026
HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

Friday, 28 August 2026
Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan

Hadiri Seminar UI, Kepala BIN Herindra Dorong Regulasi Antispionase untuk Jaga Kedaulatan

Thursday, 27 August 2026
KPID Gorontalo: Jangan Buang Konten Lokal ke Jam Sepi

KPID Gorontalo: Jangan Buang Konten Lokal ke Jam Sepi

Friday, 21 August 2026
Mantap! Kontingen Gorontalo Raih Award Pemberitaan Terbaik Jamnas 2026

Mantap! Kontingen Gorontalo Raih Award Pemberitaan Terbaik Jamnas 2026

Friday, 21 August 2026
Next Post
Viral, Perempuan Bercadar Bawa Pistol Lalu Menodong Paspampres di Istana Negara

Viral, Perempuan Bercadar Bawa Pistol Lalu Menodong Paspampres di Istana Negara

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Bocah 12 Tahun Disuruh Mencuri, Tertangkap di Pasar Eks Terminal 42, Diancam Jika Menolak Perintah

Bocah 12 Tahun Disuruh Mencuri, Tertangkap di Pasar Eks Terminal 42, Diancam Jika Menolak Perintah

Monday, 7 September 2026
Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Polres Pohuwato Bongkar Lokasi Judi di Paguat

Polres Pohuwato Bongkar Lokasi Judi di Paguat

Monday, 7 September 2026
Miras Masih Merajalela di Gorontalo

Miras Masih Merajalela di Gorontalo

Monday, 7 September 2026

Pos Populer

  • Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

    4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Bocah 12 Tahun Disuruh Mencuri, Tertangkap di Pasar Eks Terminal 42, Diancam Jika Menolak Perintah

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.