logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

13 Tahun Penjara untuk Bos Forex, Istrinya Divonis 10 Tahun, Denda Rp 10 M

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 13 October 2022
in Headline
0
13 Tahun Penjara untuk Bos Forex, Istrinya Divonis 10 Tahun, Denda Rp 10 M

PENJARA LEBIH LAMA : Sidang putusan kasus investasi berkedok trading forex di PN Gorontalo, Kamis (9/6).

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Gorontalopost.id – Owner investasi bodong berkedok trading forex, Ariyanto K. Yusuf alias Rinto, akan meringkuk lebih lama di penjara. Tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) agar pecatan anggota Polri itu dihukum 9 tahun, ternyata ditimpali hakim PN Gorontalo, dengan vonis 13 tahun penjara. Vonis hakim itu disampaikan pada sidang pembacaan putusan, yang berlangsung di PN Gorontalo, Rabu (12/10). Selain Rinto, istrinya, Sulsilyanty Baderan, yang juga ikut berperan dalam investasi tipu-tipu itu, juga mendapat hukuman penjara, dengan vonis 10 tahun.

Ketua Majelis Hakim, Rustam, S.H yang menyidangkan perkara investasi bodong itu, menilai Rinto dinyatakan terbukti bersalah menghimpun uang masyarakat tanpa izin dari Pimpinan Bank Indonesia. Hal ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 yaitu setiap pihak yang melakukan kegiatan menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan wajib terlebih dahulu memperoleh izin usaha sebagai Bank Umum atau Bank Perkreditan Rakyat dari Pimpinan Bank Indonesia.

Kecuali apabila kegiatan menghimpun dana dari masyarakat dimaksud diatur dengan Undang-Undang tersendiri. Ditandai dengan ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima (BAST) pengalihan fungsi pengaturan dan pengawasan Bank dari Bank Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan. Maka tugas pengaturan dan pengawasan perbankan dialihkan dari Bank Indonesia kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Perkara investasi tipu-tipu ini mencuat, saat sejumlah warga mendatangi Mapolsek Paguat, Pohuwato tempat Rinto bertugas saat masih anggota Polri, pada akhir tahun lalu. Warga yang merupakan member FX Family itu gelisa lantaran tak ada kejelasan pencairan dana investasi sebagaimana janji Rinto kepada mereka.

Protes member forex FX Family ini berlanjut ke proses hukum. Polda Gorontalo bergerak cepat, dan bahkan sempat menetapkan Rinto sebagai DPO, lantaran tak lagi menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri. Rinto ditangkap di wilayah Jawa Barat, dan dibawa pulang ke Gorontalo, seiring proses hukum terkait investasi bodong yang menjeratnya, Rinto juga dipecat dari Polri lantaran meninggalkan tugas dalam waktu lama tanpa keterangan. Berdasarkan hasil penyidikan, peran Rinto juga didukung penuh istrinya, Sulistianti Baderan. Sulistyanti juga ditangkap dan diproses dalam perkara yang sama.

Rinto dijerat dengan dugaan pelanggaran terhadap Pasal 46 ayat (1) jo ) Pasal 16 Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan jo Pasal 7 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Rinto juga dijerat Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. Atau Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan vonis pidana penjara selama 13 tahun terhadap terdakwa satu Ariyanto K Yusuf, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa,”ucap ketua majelis hakim, Rustam, S.H. Sidang dilangsungkan secara virtual. Selain pidana penjara, Rinto juga diwajibkan membayar denda Rp 10 miliar. Apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Vonis penjara yang dijatuhkan terhadap Rinto tersebut lebih tinggi dibandingkan tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut Rinto agar dijatuhi pidana penjara selama 9 tahun, serta denda senilai Rp10 miliar.

Berbeda dengan Sulsilyanty Baderan, istri Rinto, dalam perkara yang sama, Sulsilyanti divonis lebih rendah tiga tahun dari Rinto yakni pidana penjara selama 10 tahun, namun tetap lebih tinggi satu tahun dari tuntutan JPU.

Sulsilyanti juga diwajibkan membayar denda senilai Rp 10 miliar, jika tak dibayar maka diganti kurungan badan selama 6 bulan. Putusan hakim ini didasari atas perbuatan Sil yang terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan Undang-undang Perbankan. Yakni mengumpulkan/menghimpun uang dari masyarakat tanpa persetujuan Pimpinan Bank Indonesia.

Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 46 ayat (1) jo Pasal 16 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan jo Pasal 7 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan. Sebelumnya peran Sil dalam investasi Bodong ini terjadi sejak 5 Desember 2019, bersama Rinto mulai menghimpun dana dari masyarakat dengan cara menawarkan titipan dana yang berawal dari rekan-rekan kerja di Polsek Paguat,”ujarnya.

Terungkap email sulsilyantibaderan1983.16@gmail.com milik Sulsilyanti digunakan Rinto melakukan pendaftaran akun melalui broker pialang Financial Broker Success (FBS).

Setelah mendapatkan nomor id. Rinto kemudian melakukan deposit ke nomor rekening pialang FBS dana-dana yang telah dikumpulkan dari para anggota melalui para admin yang tersimpan di rekening Bank Mandiri Tilamuta Nomor : 15000-1059-8892 dan Bank BNI Tilamuta Nomor : 0817-3590-42 milik terdakwa Sulsilyanty Baderan. Terdakwa menjanjikan keuntungan kepada para member sebesar 30 hingga 35 persen dari jumlah titipan dana yang diinvestasikan.

Pada Januari-Desember 2021, para terdakwa menyalurkan keuntungan sebesar 30 persen kepada para admin dari jumlah dana yang diinvestasikan, dan dari dana awal yang diinvestasikan tidak dikembalikan kepada member. Dalam komunitas FX Family terdapat 20 admin yang aktif dan masing-masing admin merekrut member.

Terdakwa menerima dana dari para admin termasuk dana yang disetorkan kepada 20 admin lainnya menggunakan rekening bank sebagai penampung.

Kemudian melalui rekening-rekening bank itul, terdakwa Sulistiaty Baderan membagikan keuntungan kepada para admin dan member FX Family sesuai besaran modal yang diinvestasikan selama setahun atau 12 kali pembayaran.

Rinto dan Sulistyanti tidak pernah menyampaikan adanya risiko kerugian kepada para member jika sewaktu-waktu Forex akan mengalami kerugian.

Bahwa benar telah dilakukan audit keuangan oleh tim ahli audit Universitas Gorontalo. Dana yang dihimpun dari seluruh member melalui 20 admin yang nama-namanya tercantum dalam laporan audit sebesar lebih dari Rp 163 M.

Sejak Oktober 2021 Rinto tidak lagi melakukan kegiatan trading Forex, Sehingga dana yang terhimpun digunakan Rinto untuk menutupi penyaluran dana berupa keuntungan atau profit kepada para admin. Sehingga akhirnya sejak 8 November 2021, para terdakwa tidak dapat membayarkan keuntungan investasi dari para anggota atau member karena terdakwa kehabisan dana yang akibatnya member mengalami kerugian materil.

Atas putusan tersebut Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada para terdakwa dan penuntut umum selama tujuh hari untuk pikir-pikir apakah menerima putusan ini atau melakukan upaya hukum banding. Namun, Kuasa Hukum Yakop Mahmud dkk saat diwawancarai wartawan koran ini masih pikir-pikir dengan putusan tersebut. (roy)

Tags: investasi bodongTrading Forex

Related Posts

Hari Pertama Ramadan, Center Point Dipadati Pemburu Takjil

Monday, 20 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Pelaksanaan Apel Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone yang dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh pegawai dilingkungan Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo, Jum'at (17/4/2026). (F. Diyanti/Gorontalo Post)

Lapas Perempuan Gorontalo Gelar Apel Ikrar, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Handphone ilegal

Friday, 17 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memimpin Rapim secara virtual melalui Zoom Meeting dari rumah jabatan gubernur, Rabu (15/4/2026). (Foto : Mila/diskominfotik)

Gubernur Gusnar Ismail Evaluasi Realisasi APBD Pemprov Gorontalo , Fisik dan Keuangan Lampaui Target, Lima OPD Realisasi Tertinggi

Friday, 17 April 2026
Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Polda Gorontalo Limpahkan Kasus Pelanggaran Hak Cipta ke Kejaksaan, Ka Kuhu Diangkut Mobil Tahanan

Thursday, 16 April 2026
PIPAS LPP Gorontalo saat mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Kanwil Ditjenpas Gorontalo, Kamis (16/4/2026). (F. Istimewa)

Semarak HBP ke-62, PIPAS LPP Gorontalo Ikut Donor Darah

Thursday, 16 April 2026
Next Post
Rizky Billar Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus KDRT, Kuasa Hukum Berencana Ajukan Penangguhan

Rizky Billar Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus KDRT, Kuasa Hukum Berencana Ajukan Penangguhan

Discussion about this post

Rekomendasi

Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Imran Rahman

Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

Thursday, 16 April 2026
Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

Thursday, 16 April 2026
Tersangka dugaan penganiayaan ibu kadung diborgol polisi.

Miris, Anak Sayat Ibu Kandung Hingga Berdarah

Friday, 17 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    91 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Oknum Pegawai BSG Bobol Brankas, Kerugian Rp 13,1 Miliar, Termasuk Kuras Rekening Dormant

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.