GORONTAlO POST, BANDUNG – Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan menteri terkait untuk segera memperbaiki Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung agar sesuai standar FIFA.
Hal ini dilakukan agar pelaksanaan Piala Dunia U-20 berjalan lancar dan maksimal.
Selain Stadion Si Jalak Harupat, ada lima stadion lain yang diperintahkan untuk diperbaiki.
Kelima stadion itu di antaranya Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Manahan di Solo, Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion I Wayan Dipta di Gianyar Bali.
Menpora Zainudin Amali menuturkan, Presiden Jokowi memberikan instruksi kepada jajaran terkait untuk segera memenuhi kualifikasi dan standar yang telah ditentukan oleh FIFA.
“Para menteri terkait diminta segera melakukan langkah-langkah sesuai apa yang diminta oleh FIFA supaya menjadi standar. Misalnya, perbaikan rumput, kemudian perbaikan-perbaikan penerangan yang tadinya sudah siap, tetapi karena penundaan itu maka ada kekurangan-kekurangan,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (9/9).
Dia menjelaskan, Indonesia sudah ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 sejak 2021 lalu. Hanya saja dikarenakan situasi pandemi Covid-19, FIFA menunda even besar tersebut hingga 2023 mendatang.
“Kebetulan FIFA juga sangat mengeapresiasi komitmen pemerintah Indonesia dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah dalam Piala Dunia U-20 tersebut. Termasuk dengan adanya ‘host city agreement’ yang dilakukan bupati dan wali kota termasuk gubernur di 6 daerah tadi,” ucapnya.
Di sisi lain, kata Zainudin, Presiden pun sangat mendukung penuh PSSI untuk mempersiakan diri menghadapi Piala Dunia U-20 tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan mengatakan komposisi pemain U-20 saat ini ada 36 pemain.
Iriawan juga melaporkan terkait perkembangan rencana naturalisasi sejumlah pemain tim nasional.
“Ada 7 pemain naturalisasi yang akan mungkin kami hire ke negaranya di Belanda karena semuanya berasal dari Belanda. Dua yang pasti, limanya yang sedang kami jajaki. Presiden menyampaikan itu tidak masalah karena itu permintaan pelatih, Shin Tae-yong,” ujarnya.
Pria yang karib disapa Iwan Bule itu juga meminta dukungan pemerintah untuk memberikan izin penggunaan sejumlah lapangan untuk latihan para pemain sepak bola.
Menurutnya, saat ini hanya satu lapangan yang bisa dipakai untuk latihan.
“Kami beharap pihak pengelola bisa memberikan itu kepada kami sehingga bisa dipakai dan kamipun siap untuk berkontribusi mungkin sesuai apa yang dilakukan oleh umum lainnya,” ucap dia












Discussion about this post