gorontalopost.co.id – Kegiatan turnamen mini soccer yang digelar di Lingkungan V Kelurahan Bulota kembali menjadi perhatian masyarakat. Turnamen tahunan yang telah berlangsung sejak tahun 2009 ini awalnya diselenggarakan oleh organisasi HIP-HIP dalam bentuk pertandingan bola voli. Namun, sejak tahun 2023 kegiatan tersebut beralih menjadi mini soccer karena minat pemuda terhadap sepak bola dinilai lebih dominan.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Bulota menjelaskan bahwa perubahan konsep kegiatan dilakukan untuk mencari bibit-bibit baru pemain sepak bola di Kelurahan Bulota agar dapat menjadi penerus atlet daerah di masa mendatang.
“Dulu kegiatan ini hanya bola voli, tetapi karena minat pemain voli mulai berkurang, akhirnya sejak tahun 2023 kami membuat mini soccer. Tujuannya untuk mencari penerus pemain-pemain olahraga di Kelurahan Bulota supaya dari kelurahan kecil ini bisa dikenal dari berbagai cabang olahraga,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa selain sepak bola dan bola voli, Kelurahan Bulota juga memiliki tim sepak takraw. Namun, sepak bola dipilih karena paling diminati oleh para pemuda.
Pelaksanaan turnamen tahun ini disebut tidak lepas dari kerja sama seluruh masyarakat Kelurahan Bulota, khususnya para pemuda dari lingkungan satu hingga perbatasan Kelurahan Bulota dan Malahu. Kegiatan tersebut juga didukung penuh oleh masyarakat secara swadaya.
“Support utama kegiatan ini berasal dari masyarakat Kelurahan Bulota sendiri. Semua bersama-sama membantu agar kegiatan bisa berjalan,” katanya.
Dalam pembentukan panitia, keterlibatan pemuda menjadi bagian yang paling dominan karena masih berada di bawah organisasi IPT dan Karang Taruna Kelurahan Bulota. Meski demikian, panitia juga melibatkan beberapa perwakilan dari lingkungan lain, walaupun mayoritas berasal dari Lingkungan V.
Turnamen mini soccer tahun ini diikuti oleh tim dari berbagai wilayah, di antaranya Kecamatan Limboto, Telaga Biru, dan Limboto Barat. Panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu ditambah uang jaminan Rp150 ribu bagi setiap tim peserta.
Awalnya, kegiatan direncanakan berlangsung pada 2 hingga 6 Mei 2026. Namun, karena jumlah peserta yang terus bertambah, panitia akhirnya menerapkan sistem setengah kompetisi dengan dua putaran pertandingan.
Putaran pertama dijadwalkan berakhir pada 25 Mei, sementara putaran kedua dimulai pada 28 Mei dan berlangsung selama 12 hari. Setelah itu pertandingan akan dilanjutkan ke babak knock-out hingga semifinal dan partai final yang diperkirakan selesai pada 16 Juni 2026.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Bulota mengaku bersyukur karena kegiatan tersebut dapat berjalan lancar berkat dukungan panitia, pemuda, dan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik karena adanya dukungan dari seluruh panitia dan masyarakat Kelurahan Bulota. Harapannya kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin sukses ke depannya,” tutupnya.
Saat ini, turnamen mini soccer Kelurahan Bulota telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. (Mg-03)













Discussion about this post