logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Nasional

Pertalite Bakal Rp 10 Ribu Per Liter

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 25 August 2022
in Nasional
0
Jokowi Akui Beban Subsidi Berat, Isyarat Pertalite Bakal Naik

Ilustrasi

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Korupsi 32 Paket Proyek, KPK Tahan Bupati Lombok Barat

Salah Desil DTSEN, Data Warga Miskin Terbaca ‘Konglomerat’, Umar: Kok Sama dengan Rafi Ahmad

Seleksi CPNS 2026, Zudan : Sedang Dibahas Pemerintah

Kemenkes Hentikan Sementara Program PPDS Unsrat, Diduga Terkait Dokter PPDS Meninggal

Gorontalopost.id  – Masyarakat harus siap-siap dengan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite yang baru. Harga baru ini diprediksi mencekik, bakal naik gila-gilaan. Kenaikan BBM subsidi tinggal menunggu waktu. Pemerintah masih mematangkan skema harga baru untuk BBM jenis pertalite dan solar. Sebagai BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, kenaikan harga pertalite menjadi yang paling disorot. Per Juli 2022, konsumsi pertalite sudah mencapai 16,8 juta kiloliter (kl). Informasi yang berkembang, pemerintah berencana menaikkan harga pertalite dari Rp 7.650 menjadi di kisaran Rp 10.000.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa kenaikan harga BBM subsidi, termasuk pertalite, tidak asal-asalan. Perhitungannya harus detail. ”Semuanya saya suruh hitung betul sebelum diputuskan,” katanya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, (23/8).

Pihaknya menyadari bahwa kenaikan harga pertalite akan memberikan pengaruh besar terhadap hajat hidup orang banyak. Karena itu, presiden meminta jajarannya berhati-hati terhadap dampak yang akan timbul. ”Jangan sampai dampaknya menurunkan daya beli rakyat, menurunkan konsumsi rumah tangga,” tegasnya.

Selain daya beli dan konsumsi masyarakat, Jokowi mengingatkan bahwa kenaikan harga pertalite bisa memengaruhi kenaikan inflasi. Juga berpengaruh pada penurunan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, saat ini seluruh skema penghitungan kenaikan harga BBM subsidi terus dimatangkan. ”Pemerintah sudah siapkan beberapa alternatif, kita sudah siapkan. Dalam waktu dekat akan dilaporkan kepada Bapak Presiden. Menunggu skenario,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi keuangan negara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerangkan, jika konsumsi BBM terus meningkat, anggaran subsidi energi dan kompensasi pada 2022 yang mencapai Rp 502,4 triliun tidak akan cukup. ”Kita memperkirakan apabila laju konsumsi seperti yang terjadi pada tujuh bulan terakhir ini, Rp 502 triliun akan habis dan masih akan ada tambahan lagi,” ungkapnya pada rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI kemarin.

Dari hitungannya, diperlukan tambahan anggaran Rp 198 triliun untuk menyubsidi pertalite dan solar. Tambahan itu diperlukan apabila tidak ada kenaikan harga BBM dalam waktu dekat.

Sri Mulyani, menyebutkan, pemerintah kini hanya memiliki tiga pilihan. Pertama, menambah anggaran subsidi dan kompensasi mencapai Rp 700 triliun. Kedua, membatasi penyaluran BBM subsidi sehingga tidak semua masyarakat bisa mengakses. Ketiga, menaikkan harga BBM subsidi. ”Tiga-tiganya enggak enak. APBN jelas akan sangat berat karena anggaran subsidi dana kompensasi itu sudah naik tiga kali lipat tahun ini menjadi Rp 502 triliun, tetapi ternyata masih kurang,” bebernya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menyebutkan, kenaikan harga BBM subsidi tentu akan menimbulkan dampak yang signifikan bagi perekonomian. Sebab, pertalite adalah BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat.

”Di tahun 2021 saja konsumsinya sampai 79 persen terhadap total konsumsi bensin. Tahun ini lebih dari 80 persen porsi konsumsinya karena mobilitas masyarakat makin leluasa,” terangnya kepada Jawa Pos kemarin.

Terlebih, pemerintah sudah lebih dulu menaikkan harga pertamax. Itu menimbulkan adanya gap yang lebar antara pertamax dan pertalite. Sebagian masyarakat yang sebelumnya mengonsumsi pertamax ada yang beralih ke pertalite karena lebih terjangkau. Akibatnya, terjadi peningkatan volume konsumsi pertalite.

Dalam analisis Faisal, dengan asumsi harga baru pertalite di kisaran Rp 10 ribu, akan memicu tambahan inflasi di atas 3 persen. Apabila tanpa ada kenaikan harga BBM, total inflasi pada 2022 diperkirakan ada di kisaran 5–6 persen. Artinya, jika ada tambahan 3 persen inflasi, ada kemungkinan inflasi melonjak di kisaran 7,5–8 persen terhadap total inflasi. ”Bahkan bisa lebih peningkatannya,” kata dia.
Sejalan dengan kenaikan harga BBM subsidi, harga bahan pangan juga akan terpengaruh. ”Biasanya selalu begitu, (harga) BBM naik, ya harga pangan naik,” cetus Faisal.

Saat ini inflasi di komoditas pangan bergejolak (volatile food) ada di kisaran 11 persen. Angka 11 persen itu bisa terus terkerek naik jika harga BBM subsidi dinaikkan. ”Ini berarti dampak ke masyarakat menengah ke bawah akan sangat besar. Masyarakat menengah ke atas bagaimana? Tidak banyak pengaruh. Mereka akan tetap bisa membeli barang seperti biasa. Tapi, ya mungkin pembelian barang nonesensial jadi berkurang,” ulasnya.

Kondisi seperti itu, imbuh Faisal, harus dipikirkan matang-matang oleh pemerintah. Apalagi, saat ini momentum pemulihan ekonomi tengah berlangsung. ”Dampaknya bisa ke mana-mana,” tuturnya.

Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Raden Pardede mengatakan, ada beberapa skenario yang disiapkan pemerintah terkait kebijakan BBM bersubsidi yakni pertalite dan solar. Pernyataan itu disampaikan Raden Pardede usai mengikuti rapat mengenai kebijakan BBM di Gedung Ali Wardhana Lantai III, Jl Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4 Jakarta Pusat, Selasa (24/8) sore.

Ia menyebut ada beberapa skenario yang telah disiapkan, dua di antaranya pembatasan pembelian dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Namun, keputusan terakhir ada pada Presiden Joko Widodo. “Tentu nanti Bapak Presiden yang akan memilih paling optimal dan terbaik. Jelas keputusan itu pasti diusahakan untuk tidak memberatkan kelompok masyarakat apalagi kelompok masyarakat terbawah. Itulah intinya,” kata Raden Pardede kepada wartawan, Rabu (24/8).

Ia juga menyebut bahwa semua opsi akan dilakukan. Namun detailnya, Pardede meminta untuk menunggu informasi lebih lanjut dari Presiden.

“Detailnya tunggu saja dari Pak Presiden. Semua opsi kami lakukan. Kalau ada bansos, maka subsidi ditambah,” ujarnya.
Sementara itu, ditanya terkait kapan skenario BBM akan diserahkan ke Jokowi, Raden Pardede meminta wartawan menanyakan langsung ke Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. “Wah, saya nggak tahu. Tanyakan ke Pak Menko, saya kan cuma tukang hitung saja,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sejumlah menteri berkumpul di kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk membahas kebijakan pemerintah di tengah sinyal kenaikan harga BBM jenis pertalite dan solar subsidi. Mereka yang hadir di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, serta Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Sebelum menggelar rapat, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan seluruh skema penghitungan kenaikan harga BBM subsidi terus dimatangkan. Airlangga menyebut pihaknya sudah menyiapkan beberapa alternatif yang nantinya akan diserah ke Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. (jp)

Tags: BBM NaikPertalite

Related Posts

Korupsi 32 Paket Proyek, KPK Tahan Bupati Lombok Barat

Korupsi 32 Paket Proyek, KPK Tahan Bupati Lombok Barat

Wednesday, 22 July 2026
Umar Karim

Salah Desil DTSEN, Data Warga Miskin Terbaca ‘Konglomerat’, Umar: Kok Sama dengan Rafi Ahmad

Friday, 17 July 2026
Seleksi CPNS 2026, Zudan : Sedang Dibahas Pemerintah

Seleksi CPNS 2026, Zudan : Sedang Dibahas Pemerintah

Tuesday, 14 July 2026
Kemenkes Hentikan Sementara Program PPDS Unsrat, Diduga Terkait Dokter PPDS Meninggal

Kemenkes Hentikan Sementara Program PPDS Unsrat, Diduga Terkait Dokter PPDS Meninggal

Tuesday, 7 July 2026
Menag: Peran Strategis Imam untuk Transformasi Masyarakat

Menag: Peran Strategis Imam untuk Transformasi Masyarakat

Friday, 3 July 2026
Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Fesbud Jaton ke XX se Indonesia Timur, Bulan Juli Berlangsung di Sidomukti Kabgor

Friday, 5 June 2026
Next Post

Kendalikan Inflasi Pangan, BI Gorontalo Intensifkan Gerakan Tanam Rica

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

Wednesday, 22 July 2026
Selama 28 Hari Puskesmas Ilangata Sukses Salurkan Menu Sehat Balita Cegah Stunting

Selama 28 Hari Puskesmas Ilangata Sukses Salurkan Menu Sehat Balita Cegah Stunting

Wednesday, 22 July 2026
AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

Wednesday, 22 July 2026
Miras Masih Beredar di Desa

Miras Masih Beredar di Desa

Wednesday, 22 July 2026

Pos Populer

  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.