logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Nelayan Tak Boleh Tangkap Ikan, Khusus Oktober, KKP Minta Kumpul Sampah di Laut

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 3 August 2022
in Headline, Nasional
0
Nelayan Tak Boleh Tangkap Ikan, Khusus Oktober, KKP Minta Kumpul Sampah di Laut

Sakti Wahyu Trenggono

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Pemprov Hormati Proses Hukum

Gorontalopost.id – Kabar mengejutkan untuk para nelayan. Selama satu bulan pada Oktober 2022 mendatang, pemerintah tidak membolehkan para nelayan untuk menangkap ikan. Kegiatan nelayan akan digantikan dengan mengumpulkan sampah di laut. Nanti sampah itu akan dibeli pemerintah dengan nilai setara harga ikan terendah per kilogram.

Hal ini menjadi program bersih-bersih laut dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dinamakan ‘Bulan Cinta Laut’.

“Bulan Cinta Laut program dimana nelayan tidak menangkap ikan selama satu bulan dalam satu tahun. Kegiatan menangkap ikan akan diganti dengan mengumpulkan sampah,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dalam Rakernis Transformasi BRSDM Menuju BPSDM, di The Sultan Hotel & Residence, Selasa (2/8) dilansir CNBCIndonesia.com.

Trenggono menjelaskan nantinya sampah yang diambil oleh nelayan dan dikumpulkan, akan dihargai sesuai harga ikan terendah per kilogram. Sehingga nelayan masih bisa memperoleh pendapatan.

“Tapi pendapatan nya bukan dari ikan melainkan sampah laut,” kata Trenggono.
Selain itu mantan Wakil Menteri Pertahanan ini juga menegaskan kalau penerapan program ini akan dilakukan pada seluruh perairan Indonesia.

“Di bulan Oktober akan digerakkan pada seluruh wilayah Indonesia, dan program ini akan disampaikan juga pada forum G20 mendatang,” katanya.

Trenggono juga bercerita program ini juga sempat disampaikan pada UN Ocean Conference dan mendapatkan apresiasi, menjadi program riil untuk berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Larangan untuk nelayan menangkap ikan selama satu bulan pada tahun ini, memang sudah diisyaratkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak awal 2022.

Tepatnya pada 28 Januari saat kegiatan pencanangan ‘bulan bersih laut’. Pencanangan ini dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, usai acara bersih-bersih Pantai Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (28/1).

“Sebagai negara kepulauan atau maritim, orang Indonesia tidak boleh lagi memunggungi laut. Tapi jadikan laut sebagai halaman depan kita. Karena itu, laut harus selalu bersih,” kata dia saat itu, dikutip Gatra.

Bulan Bersih Laut sebagai bentuk pengingat akan upaya menjaga kebersihan pesisir dan laut serta mewujudkan laut dan langit biru.

Sakti mengatakan, cepatnya peningkatan populasi penduduk dan pembangunan daerah pesisir memberi ancaman besar pada laut dan layanan jasanya.

“Sampah yang tidak dikelola dengan baik telah menjadi ancaman bagi laut. Ini pastinya berdampak turunnya produktivitas laut. Eksploitasi besar-besaran hingga ikan habis dan banyaknya sampah akan menghancurkan kehidupan manusia,” katanya.

Di Bulan Bersih Laut, Sakti ingin dalam setahun terdapat satu bulan saat semua pihak bersama-sama membersihkan laut. Di bulan itu, nelayan tidak diperkenankan melaut dan menangkap ikan. Mereka diminta membersihkan sampah di pesisir dan akan mendapatkan imbalan dari setiap kilogram sampah yang diperoleh.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan program ini. Dibutuhkan kolaborasi dengan banyak organisasi masyarakat, lembaga pendanaan, dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain menjadi komitmen KKP dalam menjaga laut, gerakan ini juga memberikan pesan kepada dunia bahwa Indonesia berkomitmen memperhatikan kesehatan laut dan memiliki tata kelola yang baik.

Terlebih lagi saat Indonesia dipercaya menjadi Ketua Presidensi G-20. KKP mendukung kebijakan ekonomi biru melalui pemanfaatan ruang laut dengan mempertimbangkan aspek ketahanan ekologi.

“Kita ingin memperlihatkan penerapan ekonomi biru pada anggota G-20 dengan mengeluarkan kebijakan penangkapan ikan terukur. Ekonomi biru adalah ekonomi yang berkelanjutan dan sehat,” jelasnya. (net/gp)

Tags: KKPPRL

Related Posts

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

11 WNA dan Dua Awak Kapal Hilang di Teluk Tomini, Tim SAR Sisir Jalur Pelayanan

Saturday, 25 July 2026
Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Febrie Ditahan Tanpa Diborgol dan Rompi Tahanan, Kejagung: Sudah Malam

Saturday, 25 July 2026
Pemprov Hormati Proses Hukum

Pemprov Hormati Proses Hukum

Friday, 24 July 2026
Skandal Command Center, Dua ASN Pemprov Masuk Bui

Skandal Command Center, Dua ASN Pemprov Masuk Bui

Friday, 24 July 2026
Ridwan Monoarfa

Ridwan Monoarfa: KUA-PPAS Peta Jalan Pembangunan Daerah

Friday, 24 July 2026
Next Post
Pemerintah Bagikan 10 Juta Merah Putih

Pemerintah Bagikan 10 Juta Merah Putih

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

11 WNA Ditemukan Selamat, Satu Awak Kapal Masih Hilang di Teluk Tomini

Saturday, 25 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Pos Populer

  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.