Gorontalopost.id – Tiga ketua umum partai masing-masing Ketua Umum PAN Zulkfli Hasan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, telah menandatangani nota kesepakatan koalisi tiga partai yang disebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Penandatanganan nota kesepakatan yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (4/6) malam itu, turut dihadiri Ketua Partai tingkat daerah dari tiga partai itu termasuk Gorontalo. Yaitu Ketua DPW PAN Anas Jusuf, Ketua DPD I Golkar Rusli Habibie serta Ketua DPW PPP Nelson Pomalingo.
Saat diwawancarai Gorontalo Post, Ahad (5/6), Nelson Pomalingo menguraikan, penandatangan nota kesepakatan KIB oleh Ketua Umum dikhususkan untuk kepentingan Pemilihan Presiden (Pilpres). KIB diproyeksikan menjadi kendaraan politik bagi para figur capres-cawapres.
Meski begitu, Nelson mengatakan, koalisi di tingkat nasional itu memiliki peluang untuk menjalar sampai ke daerah. Untuk kepentingan Pilkada yaitu Pilgub dan Pilkada Kabupaten-Kota di Gorontalo.
“Nah khusus untuk provinsi, kabupaten kota diharapkan (bisa berkoalisi) begitu juga dalam rangka Pilkada,” ujar Nelson.
Potensi KIB menjalar sampai ke daerah sambung Nelson sangat besar. Sebab sudah ada kecocokan di level pusat. Sehingga DPP dari tiga partai dalam KIB, akan lebih cepat untuk merespon pengusulan koalisi di tingkat daerah.
“Maka akan lebih gampang di tingkat daerah. Sebab rekomendasi-rekomendasi dari pusat. Maka di tingkat daerah akan lebih gampang berkoalisi. Oleh karena itu, kami nanti Insya Allah akan membuat rapat khusus.
Yang tidak hanya membahas dalam rangka Pilpres, tapi bagaimana kemungkinan-kemungkinan yang bisa kita lakukan koalisi di tingkat Pilgub maupun di kabupaten kota,” jelas Nelson.
Walau menurutnya, pada Pilpres dan Pilkada ada perbedaan. Karena Pilpres akan menunggu hasil Pileg 2024. Sementara Pilkada akan berpatokan pada hasil Pileg 2024 mendatang.
“Namun dengan melihat hasil Pemilu hari ini sudah bisa menjadi modal untuk berkoalisi. Jadi peluang itu ada, baik Pilgub maupun Pilkada,” tambah Nelson.
Tentu nanti tak sekedar berkoalisi, figur yang ditawarkan juga akan jadi pertimbangan. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada komunikasi dengan partai lain.
“Bukan sekedar berkoalisi tapi juga ditentukan dari figur-figur yang disodorkan partai itu. Kan tidak sekedar bersatu tapi bagaimana menang kah. Sambil kita melihat hasil Pileg nanti,” tuturnya.
“Jadi tiga partai ini mari kita tetap bersatu, dan solid. Tapi karena kita menentukan Pileg dan figur menentukan maka komunikasi politik dengan partai lain tetap terbuka,” pungkas Nelson.
Senada disampaikan Ketua DPW PAN, Anas Jusuf. Dia mengatakan, KIB memiliki peluang besar merambat sampai ke daerah. “Koalisi ini bisa permanen sampai ke daerah,” singkatnya. (nat/tr-75)












Discussion about this post