logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Biomasa
Home Disway

Pikachiu Demokrasi

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 24 May 2022
in Disway
0
Bencana Sapura

DISWAY

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

BEGITU sering saya membaca berita serius ini: perusahaan asing di Hong Kong pindah ke Singapura. Pun di masa pandemi kemarin.

Alasannya: tidak ada demokrasi lagi di Hong Kong. Tentu ada alasan lain: sentimen ke Tiongkok. Bukankah di Singapura juga tidak ada demokrasi?

Sentimen itu bertambah-tambah menjelang Pemilu di Hong Kong. Tanggal 8 Mei lalu. Masih bertambah juga setelahnya.

Yang terpilih di Pemilu barusan adalah John Lee. Musuh Amerika. Ia termasuk orang pertama yang dijatuhi sanksi Amerika. Di samping 9 pemimpin Tiongkok/Hong Kong lainnya.

Related Post

Serangan Fajar

Bela Khamenei

Tujuan IsAm

Krisis Bahlil

Tapi John Lee aman.

Kredit rumahnya sudah lunas. Sejak beberapa tahun lalu. Tidak ada lagi urusan dengan bank.

Latar belakang John Lee membuat aktivis demokrasi di Hong Kong kecewa. John Lee adalah polisi tulen. Ia sudah masuk kepolisian di umur 20 tahun. Itu karir pertamanya. Selamanya.

Baru tahun lalu John Lee diangkat menjadi sekretaris negara Hong Kong. Oleh pemimpin Hong Kong yang Anda sudah kenal: Carrie Lam. Tentu, setelah ada lampu hijau dari Beijing.

Lampu hijau untuk John Lee itu sebenarnya sekalian menjadi lampu merah untuk Carrie Lam. Dan wanita ini tahu diri. Dia tidak ngotot maju lagi memperpanjang periode kepemimpinannyi.

Carrie Lam sial banget. Dua tahun masa kepemimpinannyi disibukkan oleh demo pro-demokrasi. Kian hari kian besar. Jadi arus utama di Hong Kong. Lalu berdarah-darah.

Demo itu akhirnya reda. Dengan sendirinya. Tapi yang meredakannya adalah bencana: Covid-19.

Maka dua tahun BERIKUTNYA Carrie Lam hanya sibuk dengan Covid.

Sebenarnya Carrie Lam sangat  pro-Beijing. Maka banyak yang mengira dia bakal maju lagi. Namun begitu jadwal Pemilu sudah mepet tiba-tiba dia menyatakan ini: tidak mencalonkan diri. “Saya akan fokus ke keluarga,” katanyi.

Empat tahun Carrie Lam –ibu dua anak yang kini berumur 65 tahun– dilanda kemelut politik dan Covid.

Media pun kaget. Lalu berspekulasi: siapa the next-nya.

Barulah orang menghubung-hubungkan: mengapa John Lee diangkat menjadi sekretaris kabinet. Tahun lalu. Rupanya ia dimagangkan di pemerintahan. Ia disiapkan sebagai the next.

Beijing pun akhirnya memperjelas semuanya: pemerintah pusat merestui John Lee. Dan hanya John Lee. Maka sampai penutupan pendaftaran hanya satu nama itu yang jadi calon.

John Lee pun memenangi Pemilu dengan persentase tertinggi dalam sejarah Hongkong: 98 persen. Tidak ada kotak kosong sebagai pesaingnya.

Di Pemilu lalu, 2017, Beijing masih merestui dua calon: Carrie Lam dan John Tsang.  Seru. Carrie Lam yang menang: 66,8 persen.

Bulan madu kekuasaan Carrie Lam tidak lama. Kalah dengan kemunculan berita kriminal yang sangat menarik yang Anda sudah tahu: wanita muda Hong Kong, 20 tahun, hamil. Namanyi Poon Hiu-wing.

Poon diajak pacarnya yang satu tahun lebih muda ke Taiwan. Liburan Imlek. Sang pacar, Tony Chan Tong-kai, membunuhnyi. Di sebuah hotel di Taipei. Tony juga mengambil barang dan uangnyi. Termasuk yang masih di bank –ia tahu password kartu bank sang pacar.

Heboh.

Mayat wanita hamil itu ditemukan di parit di Taipei. Langsung diketahui juga siapa pembunuhnya. Si Pembunuh sudah kembali ke Hong Kong. Tidak bisa mengelak. Ia menyerahkan diri ke polisi. Ia mengakui sebagai pembunuhnyi. Juga menceritakan bagaimana cara melakukannya.

Tapi Tony tidak bisa diajukan ke pengadilan. Perbuatan itu dilakukan di Taipei –harus diadili di sana. Tony tidak bisa dikirim ke sana. Tidak ada perjanjian ekstradisi antara Hong Kong dan Taiwan.

Carrie Lam sangat prihatin. Ada kejahatan yang begitu nyata tapi penjahatnya tidak bisa dihukum.

Tidak lama kemudian Carrie Lam mengajukan RUU baru ke DPR Hong Kong. Agar warga Hong Kong seperti Tony bisa dikirim ke negara di mana mereka melakukan kejahatan.

Ribut.

RUU itu ditolak oleh aktivis pro-demokrasi.

Alasan mereka: itu akal-akalan. Mumpung ada kasus yang menarik simpati masyarakat luas. Ujung-ujungnya, kata mereka, UU baru itu nanti akan dipakai untuk memberangus aktivis demokrasi. Aktivis akan dituduh berbuat kriminal, lalu dikirim ke Tiongkok. Untuk diadili di sana.

Demo menolak RUU itu meledak. Kian hari kian besar. Sampai menduduki gedung parlemen. Juga kian rusuh. Hong Kong ibarat tiada hari tanpa demo.

John Lee adalah komandan polisi. Saat itu. Demonstran berhadapan langsung dengan polisi. Bentrok demonstran-polisi terjadi di mana-mana. Di setiap waktu. Polisi menjelma menjadi musuh utama demonstran.

Dan sebaliknya.

Demonstran pun kian keras. Polisi juga tidak berubah sikap. Nyawa mulai terbilang.

Covid-19 datang.

John Lee adalah salah satu tokoh di balik pengajuan RUU ekstradisi itu.

Penyelesaian akhir masalah demo itu seperti bumi hangus: yang anti RUU dilindas. RUU itu sendiri dibekukan.

Tidak ada yang dimenangkan. Dua-duanya kalah. Lalu keduanya kalah lagi oleh Covid-19.

Sampai akhirnya John Lee sebagai pemenang. Menang dari Carrie Lam –dalam memperoleh restu Beijing. Lalu terpilih sebagai pemimpin Hong Kong dengan suara mutlak.

Di Hong Kong pemilihannya tidak langsung. Rakyat ”hanya” diwakili oleh Komite Pemilu. Anggota Komite itu 1.500 orang. Mereka terdiri dari anggota parlemen, wakil pemerintah pusat dan yang terbanyak adalah utusan golongan masyarakat.

Ada puluhan golongan di Hong Kong. Semua harus terwakili dalam komite. Misalnya ada golongan akuntan, golongan pengacara, golongan industri, golongan keuangan dan perbankan, golongan asuransi, guru, dokter, perawat, rumah makan, buruh, dan banyak lagi.

Masing-masing golongan memilih sendiri siapa wakil mereka untuk duduk di komite.

Hong Kong tidak mau Pemilu langsung. Sejak dulu. Kelemahan Pemilu langsung adalah: bobot suara seorang pengangguran sama dengan bobot seorang direktur utama bank. Suara yang tidak lulus SD sama dengan seorang profesor doktor. Dengan menang 98 persen berarti  John Lee, diterima oleh semua golongan pemilih. Mereka memang ingin Hong Kong stabil. Terutama setelah dua tahun full demo dan dua tahun full virus.

Sebagai pusat keuangan dunia Hongkong harus tenang. Ekonomi tidak akan tumbuh kalau politik dan keamanan tidak stabil.

John Lee tahu itu. John Lee juga punya prinsip begitu. Maka meski baru akan menduduki jabatan barunya 1 Juli depan ia sudah ancang-ancang. Ia angkat tokoh-tokoh utama bisnis Hong Kong jadi penasihatnya: Li Kashing. Ia orang terkaya di Hongkong. Rasanya ini hanya simbolis. Li  sudah sangat tua: 93 tahun. Dan kurang sehat.

John Lee mengangkat juga Henry Tang. Mantan menteri keuangan Hong Kong berumur 69 tahun. Pernah juga menjadi sekretaris negara seperti dirinya. Ini, rupanya, untuk meningkatkan citra bahwa di tangan John Lee, Hong Kong akan tetap berorientasi sebagai pusat keuangan dunia.

Penasihat lainnya, Anda sudah tahu: Jackie Chan. Justru saya yang kurang tahu siapa ia. Di bidang keuangan.

Sedang di mata aktivis demokrasi, John Lee tidak lebih dari Pikachiu.

Ia digambarkan sebagai boneka kucing dalam serial kartun Pokemon. Artinya: John Lee tidak lebih dari boneka lucu-lucuan Tiongkok.

Ketika Inggris mengembalikan Hong Kong ke Tiongkok John Lee memang langsung memutuskan: berhenti sebagai warga negara Inggris. Ia pindah ke warga negara Hong Kong. Hanya saja istrinya –Janet Lam, yang ia kawini setelah punya satu anak– tetap menjadi warga negara Inggris. Demikian juga dua anak mereka. Dengan demikian John Lee, 64 tahun, masih punya hak menjadi warga negara Inggris lagi. Kapan saja.

Sungguh menarik mengamati Hong Kong ke depan. Di tangan John Lee. Terutama dalam mengatasi persaingannya dengan Singapura –sebagai pusat keuangan Asia. Dan  dunia.

Lebih menarik lagi bagaimana John Lee akan menjadi bapak dari rakyat Hong Kong yang jiwa demokrasi mereka sudah tertanam dalam. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Tags: Dahlan IskanDisway

Related Posts

--

Serangan Fajar

Friday, 6 March 2026
--

Bela Khamenei

Friday, 6 March 2026
Ilustrasi strategi perang Israel-Amerika dalam menyerang Iran.--

Tujuan IsAm

Wednesday, 4 March 2026
Ilustrasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan potensi krisis listrik dampak dari perang Israel vs Iran.--

Krisis Bahlil

Wednesday, 4 March 2026
Ilustrasi Joao Angelo de Sousa Mota dan misi besarnya untuk Koperasi Desa Merah Putih.--

Petir Agrinas

Monday, 2 March 2026
Ilustrasi penyerangan Israel-Amerika Serikat ke Iran.--

Bom Suci

Monday, 2 March 2026
Next Post
Harga Kopra Turun, Rp9 Ribu per Kg

Harga Kopra Turun, Rp9 Ribu per Kg

Discussion about this post

Rekomendasi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Maruly Pardede, saat memberikan keterangan pers. Rabu (04/02), di Mapolda Gorontalo.(Foto: Natharahman/ Gorontalo Post)

Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

Thursday, 5 March 2026
Prof. Eduart Wolok

Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

Wednesday, 4 March 2026
Lapak pasar murah milik PT PG Gorontalo diserbu warga dengan penjualan gula murah Rp 16.000/kg. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Pabrik Gula Gorontalo Jual Gula Murah Stabilkan Harga Pasar

Friday, 6 March 2026
15 RAMADAN: Lapangan Batudaa, Kabupaten Gorontalo dipadati ribuan warga untuk berburu kacang dan pisang pada tradisi malam qunut, Kamis (5/3). Masyarakat setempat mengemasnya dalam bentuk festival. (foto: Aviva Dinanti Lambalano/ gorontalo post)

Malam Qunut, Tradisi Unik Berburu Kacang dan Pisang

Friday, 6 March 2026

Pos Populer

  • Prof. Eduart Wolok

    Studi Dokter Spesialis so Ada di UNG

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 10 Karyawan Perusahaan di Pohuwato Positif Narkoba

    60 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Audiensi Strategis: Investor Jepang Gali Informasi Legalitas dan Dampak Sosial PT BJA

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Polda Gorontalo: Transaksi Emas Tambang Ilegal Bisa Berujung Bui 5 Tahun

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Menjembatani Visi-Misi Kepala Daerah dan Kerja Birokrasi

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.