logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Kaus Oblong

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 18 May 2022
in Disway
0
Bencana Sapura

DISWAY

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Related Post

Point 100

Rambo Batman

Omon Kenyataan

Amang Waron

Oleh

Dahlan Iskan

YANG ramai di medsos justru kaus oblong itu. Pun sebelum Presiden Jokowi tiba kembali di tanah air dua hari lalu. Salah satu komentar masuk ke HP saya. Sampai ada yang provokatif:

“Cilaka…Presiden dari 273 juta rakyat, diterima oleh Elon Musk (pemilik Tesla) yang hanya pake Kaos Oblonk yang sudah dipake tidur 5 hari 5 malam…_______. Hayooo bung, bangkit melawan penghinaan itu…!!!_________“, tulis salah satu reaksi itu.

Saya pun memberi komentar padanya: “Kekayaan Elon Musk itu lebih besar dari seluruh PDB Indonesia.” Dan lagi, dari mana tahu soal lima harmal itu.

Ia masih membalas. Dengan mengirim foto pembanding: ketika Elon Musk bertemu Presiden Turki Erdogan. Elon Musk pakai jas lengkap.

Tapi, rasanya, foto itu bukan ketika Erdogan berkunjung ke tempat Elon Musk. Itu seperti foto di suatu forum tertentu.

Beda. Ketika Elon Musk yang  menjadi tuan rumah, maka terserah tuan rumah. Tamu tidak bisa mengatur. Biar pun itu seorang presiden. Ini Amerika. Terserah tamunya. Mau atau tidak –diterima oleh tuan rumah yang hanya pakai kaus oblong.

Saya tidak melihat keanehan apa pun di peristiwa ini. Saya juga tidak melihat satu penghinaan. Kecuali, kalau biasanya Elon Musk selalu pakai jas lengkap. Hanya ketika menerima Presiden Jokowi saja pakai kaus oblong. Itu baru bisa dianalisis ada apa.

Tapi semua orang tahu: itulah Elon Musk. Lebih suka pakai kaus oblong. Pun di acara sepenting peresmian pabrik gigantiknya di Austin, Texas, bulan lalu.

Maka saya lihat tidak ada yang salah sama sekali. Apalagi Presiden Jokowi juga sudah ”menyesuaikan” diri: tidak pakai jas lengkap. Hanya pakai hem putih lengan panjang. Bagian bawahnya tidak dimasukkan ke celana. Tidak pakai dasi. Itu sudah lima tingkat di bawah formal.

Urutan keformalan tentu Ivan Gunawan yang lebih hafal. Saya coba saja urutannya begini: paling formal adalah black tie. Di bawah itu jas lengkap pakai sapu tangan di saku. Lalu jas lengkap warna ringan. Di bawahnya lagi, jas tanpa dasi. Lalu dasi tanpa jas.

Sedang yang dipakai Presiden Jokowi sudah lima derajat di bawah formal tertinggi. Cukup mengimbangi Elon Musk.

Lantas ada juga yang mempersoalkan “kok bagian protokol kepresidenan membiarkan kaus oblong itu terjadi”. Demikian juga “kok protokol kementerian luar negeri teledor”.

Rasanya tidak ada yang perlu disalahkan. Mungkin bagian protokol sudah menanyakan ke staf Elon Musk: “Beliau nanti sewaktu menerima presiden kami mengenakan pakaian apa”. Lalu dijawab: seperti biasa, kaus oblong.

Ya sudah. Informasi itu penting tapi hanya untuk disampaikan ke Presiden Jokowi. Agar presiden menyesuaikan diri. Bukan untuk mendikte tuan rumah.

Bahwa Presiden Jokowi mengenakan lima derajat di bawah formal-penuh rasanya itu sudah hasil penyesuaian itu.

Bagi saya yang terpenting adalah isi pertemuan itu. Bukan kaus oblongnya. Tentu banyak presiden yang minta bertemu Elon Musk. Dan tidak semua dikabulkan. Harus saya akui, bisa bertemu Elon Musk adalah prestasi.

Kita perlu Elon Musk. Syukur-syukur kalau Elon Musk juga perlu kita.

Elon Musk adalah emas. Yang diperebutkan dunia. Apalagi kalau pemilik Tesla itu benar-benar mau berinvestasi di Indonesia. Untuk membangun pabrik baterai mobil listrik di sini. Kan kita punya bahan bakunya. Lengkap: nikel. Juga aluminium. Pun mangaan. Termasuk karet.

Tentu harus diakui: Menko Luhut Pandjaitan-lah yang bekerja keras untuk pertemuan itu. Luhut sendiri sudah lebih dulu bertemu pemilik SpaceX itu. Sudah berhasil pula meyakinkan Elon Musk. Terbukti Tesla benar-benar mengirim tim ke Indonesia. Ke Morowali. Ke Soroako. Ke pusat tambang nikel kita.

Tim itu sudah pulang ke Amerika. Sudah melapor ke Elon Musk. Sangat terkesan dengan Indonesia. Maka ketika berbicara dengan Presiden Jokowi di SpaceX, Elon Musk bukan lagi meraba-raba.

Ia mengatakan, seperti dikutip Luhut, sangat tertarik dengan masa depan Indonesia. Indonesia terlihat sangat optimistis terhadap masa depan. Dan Indonesia memiliki energi positif.

“Saya rasa Indonesia memiliki potensi yang besar, dan saya rasa kita melalui Tesla dan SpaceX akan mencoba beberapa kerja sama dengan Indonesia,” ujar Elon.

Memang ada kalimat yang masih sedikit mengambang. “Kita akan melihat dari dekat bentuk kerja sama di banyak hal, karena Indonesia memiliki banyak potensi. Apalagi Indonesia memiliki jumlah populasi dan terus berkembang. Ini bagus karena kita membutuhkan banyak orang di masa depan,” kata Elon.

Kalau saya, jangankan ia pakai kaus oblong. Telanjang dada pun tidak masalah. Asal mau investasi besar di Indonesia.

Luhut juga bersikap begitu. “Saya yang bertemu awal dengan Elon. Dia itu humble person, genius, nyentrik, terkaya di dunia,” ujar Luhut kepada saya kemarin. Saya meneleponnya dari Kaltim. Ia masih di Amerika, kelihatannya.

“Berbagai kepala negara mau bertemu Elon, dia tidak  mau. Sampai mereka kirimkan utusan khusus. Juga tidak dijawab. Saya menemuinya 3 minggu lalu. Kami berbincang sangat akrab. Ia langsung setuju mengirimkan timnya ke Indonesia,” kata Luhut.

Menurut Luhut, malam sebelum berangkat mendampingi presiden ke Amerika, Rohan kepala bidang baterai mobil listrik, menemuinya. Luhut mengajaknya makan malam. Saat itulah Rohan menyampaikan ke Luhut. “Minister Luhut, your team is world class,” ujar Rohan seperti dikutip Luhut.

“Lalu saya bertanya apa iya begitu. Rohan beserta 5 timnya memberikan komentar yang sama,” ujar Luhut.

Mereka tinggal di Indonesia 6 hari. “Laporan itulah yang membuat Elon sendiri semangat untuk datang dan investasi di Indonesia,” ujar Luhut.

Luhut bercerita, sesaat sebelum Presiden Jokowi tiba di lokasi peninjauan ia sempat bincang-bincang dengan Elon. “Saya tanya apa komentarnya tentang laporan timnya yang sudah pulang dari Indonesia,” ujar Luhut. Elon, katanya, menyampaikan ”very impressive’‘.

Elon, kata Luhut, setuju datang ke Indonesia kalau Presiden Jokowi  mengundangnya. Bahkan Elon memastikan akan menyetujui apa pun yang disampaikan Presiden Jokowi.

Awalnya Elon menerima Presiden Jokowi di kantornya yang sangat sederhana. Setelah berbincang sekitar 4 menit pertama, Elon tampak tertawa gembira. “Jonatan, wakilnya, bilang ke saya: deal done,” ujar Luhut.

Luhut pun bertanya balik pada Jonatan. Maksud Jonatan apa dengan ”deal done’‘ itu. “Jonatan menyampaikan kalau Elon sedang suka ya seperti ini,” ujar Luhut.

Akhirnya Presiden Jokowi berbicara dengan Elon 15 menit  lebih. Kami menunggu di luar. Setelah itu Elon mengajak presiden tur ke SpaceX,” ujar Luhut.

Keterangan Luhut ini menarik. Presiden Jokowi bicara 15 menit lebih hanya berdua. Tanpa penerjemah.

Luhut pun mengatakan, sambil berjalan, Elon berbisik kepadanya. “Saya setuju pikiran Presiden Jokowi,” katanya.

Luhut pun ganti menyampaikan harapan Indonesia kepadanya. Agar Elon melakukan investasi end-to-end. Termasuk sampai pabrik ban mobil Tesla sekalian. “Ia menjawab segera kami finalkan,” ujar Luhut.

Bulan depan, ujar Luhut, mereka  akan kirim tim mobil, kemudian meninjau site peluncuran roket di Biak, Papua. Rupanya Presiden Jokowi juga merayu Elon untuk menjadikan Biak sebagai pusat peluncuran satelitnya.

Seorang ahli satelit pernah mengatakan kepada saya bahwa Biak adalah lokasi peluncuran satelit terbaik di dunia. Dari segi posisi Biak terhadap orbit. Lurus. Efisien.

Untuk semua itu Elon segera membuka kantor di Indonesia. Bahkan Elon, ibunya, dan adiknya akan datang ke Bali. Yakni bersamaan dengan G20 November depan. “Presiden instruksi ke saya untuk mengatur agar Elon juga bisa memberikan lecture ke semua  perwakilan mahasiswa universitas se-Indonesia di Bali. Untuk memberi inspirasi anak-anak  muda Indonesia,” ujar Luhut.

Bagaimana soal baju kaus oblong? “Kalau di SpaceX dia sampai pakai jas, justru kita yang pasti kepanasan,” ujar Luhut lantas tertawa. Soal itu, menurut Luhut, sudah ia laporkan sebelumnya ke presiden. Jawab Presiden Jokowi enteng saja. Yang Penting Indonesia dapat apa.

“Jujur, ini pendekatan yang sangat kompleks. Kami butuh waktu 1,6 tahun untuk bisa tiba pada posisi saat ini dengan Elon,” katanya. Saya ini, kata Luhut, melihat tujuan saja. “Di militer kami punya asas berpegang teguh pada tujuan. Saya sangat bangga presiden juga berpikir asas militer. Yaitu berpegang teguh pada tujuan,” katanya.

Masih banyak yang diceritakan Luhut. Tapi itu dulu yang bisa dipublikasikan. “Saya harus lapor dulu ke presiden. Jangan sampai presiden tahunya dari media,” katanya.

“Kita ini masih harus kerja keras untuk memastikan semua investasi ini segera terealisasi penuh. Tidak  perlu mencari salah. Bila ada yang  kurang saya yang paling bertanggung jawab,” ujarnya.

Saya setuju prinsip itu. Itulah dunia baru. Isi lebih penting dari bentuk. Isi bisa dimakan. Bentuk hanya bisa dilihat. (Dahlan Iskan)

Tags: Dahlan IskanDisway

Related Posts

--

Point 100

Tuesday, 20 January 2026
Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Next Post
Pasca Lebaran, Bisnis Mobil Bekas Lesu

Pasca Lebaran, Bisnis Mobil Bekas Lesu

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Operasi penertiban PETI di Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo oleh tim gabungan Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Polres Boalemo, Polsek Paguyaman dan TNI beberapa waktu lalu. (Foto: dok-Gorontalo Post).

DPR: Prabowo Percepat Regulasi Tambang Rakyat

Tuesday, 20 January 2026
Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Saturday, 20 December 2025

Pos Populer

  • Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

    Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kapolda Kaget PETI Dekat Mapolres, Picu Banjir di Pohuwato, Pastikan Penindakan

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.