logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Disway

Durian Runtuh

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 18 March 2022
in Disway
0
Doa Wadas

DISWAY

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

DURIAN runtuh ada di mana-mana: di minyak goreng, di batu bara,  minyak bumi, gas dan juga di sekitar Anda: PCR plus antigen.

Di Amerika banyak yang marah akibat durian runtuh itu. Termasuk para anggota DPR –khususnya dari Partai Demokrat.

Cara marah mereka itu cerdas sekali. Mereka langsung merancang sebuah UU baru yang disebut ”UU Durian Runtuh”. Yakni berupa aturan baru di bidang perpajakan: akan ada pajak durian runtuh.

Para anggota DPR itu menghitung: betapa banyak perusahaan yang tiba-tiba untung besar hanya karena keadaan. Termasuk akibat pandemi dan perang di Ukraina.

Related Post

Rambo Batman

Omon Kenyataan

Amang Waron

Reflek Radjimin

Perangnya di Ukraina tapi rakyat Amerika –atau di mana pun– yang ikut menderita. Harga-harga naik drastis. Terutama harga bensin di Amerika dan minyak goreng di mana-mana.

Saya lihat daftar perubahan harga bensin di semua negara bagian di Amerika. Hampir semua sudah di atas USD 5/galon. Hanya di lima negara bagian yang masih sedikit di bawah angka 5: Oklahoma, Kansas, dan Texas. Yakni negara bagian yang menghasilkan minyak mentah. Itu pun sudah naik hampir dua kali lipat dari sebelumnya.

Tentu biaya produksi minyak-mentah itu tidak naik. Pun biaya di kelapa sawit. Kalaupun naik tidak banyak. Tapi harga jual barang-barang itu naik luar biasa.

Itulah durian runtuh. Tiba-tiba. Tidak disangka-sangka. Uang datang dalam jumlah besar.

Menurut rancangan UU tersebut selisih harga antara sebelum dan sesudah runtuh itulah yang dikenakan pajak khusus. Sebesar lebih dari 50 persen. Tujuan utamanya bukan agar negara  mendapat uang, tapi untuk menekan harga di pasaran.

UU tersebut langsung tidak berlaku kalau harga durian runtuh itu sudah kembali normal.

Anda sudah tahu: rancangan UU seperti ini pasti ditentang oleh Partai Republik. Apa pun menyangkut kenaikan pajak pasti ditentang. Tapi DPR lagi dikuasai Partai Demokrat.

Praktis seluruh rakyat Amerika kini terbebani oleh kenaikan harga bensin itu –mengingat kepemilikan mobil di sana yang merata. Harga bensin saat ini sudah menyamai krisis energi di zaman Presiden Jimmy Carter –yang membuatnya gagal menambah satu periode.

Sebenarnya ada pilihan lain di sana: pindah ke mobil listrik. Permintaan terhadap mobil listrik naik sampai 39 persen. Tapi stok mobil listrik terbatas. Terutama untuk kelas bawah. Produksi mobil listrik tidak bisa digenjot. Kelangkaan microchips belum teratasi sepenuhnya. Hingga sekarang.

Presiden Joe Biden bersikeras tidak mau membeli minyak dan gas dari Rusia. Ekonomi Rusia harus dilumpuhkan. Bahkan Amerika tidak ”malu” menjalin kontak baru dengan musuh lamanya: Venezuela. Rasanya Amerika akan menjadikan Venezuela sebagai pemasok baru minyak bumi.

Bagaimana dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab? Yang suka sohib tradisional Amerika?

Dua negara itu rupanya lagi ingin menekan Amerika. Mumpung ada momentum. Berbeda dengan Donald Trump, Presiden Joe Biden memang tidak bersahabat dengan MbS –putra mahkota Mohamad bin Salman. Ketegangan antara keduanya terjadi di tiga front: perang di Yaman, pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, dan di hubungan baru mereka dengan Vladimir Putin yang mulai lebih akrab.

Saudi di zaman Joe Biden ini tidak lagi mendapat dukungan Amerika di perang Yaman. Amerika juga langsung menyatakan MbS sebagai yang memerintahkan pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Ankara, Turki.

Tapi Amerika kini perlu menstabilkan harga bensin yang sudah keterlaluan. Dan MbS tahu itu. Maka di samping bagaimana Amerika berdiplomasi ke Venezuela menarik juga diamati apa saja langkah Biden di Arab Saudi.

Tentu minyak goreng tidak ada hubungannya dengan perang di Ukraina. Pasti akan banyak yang menentang kalau ide pajak durian runtuh dikenakan juga di Indonesia.

Duriannya beda.

Runtuhnya beda.

Rezeki nomploknya yang sama. (Dahlan Iskan)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.

Tags: DahlanIskanDisway

Related Posts

Zohran Mamdani saat mengumumkan kebijakan barunya, kali ini soal ojek online di New York.--

Omon Kenyataan

Monday, 19 January 2026
--

Rambo Batman

Monday, 19 January 2026
--

Amang Waron

Tuesday, 13 January 2026
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--

Reflek Radjimin

Monday, 12 January 2026
Zohran Mamdani ke Bronx, menandatangani kebijakan di jalanan Sedgwick Avenue didampingi Tascha Van Auken.-crainsnewyork-

Gagal Sukses

Tuesday, 6 January 2026
Ilustrasi Robert Moses dan Jane Jacobs--Savingplaces

Jane Moses

Monday, 5 January 2026
Next Post
Lagi, Banjir Rendam Kota

Lagi, Banjir Rendam Kota

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Ridwan Monoarfa

Pilkada Langsung dan Makna Kedaulatan Rakyat

Monday, 19 January 2026
Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Isra Mi’raj dan Pembangunan Masjid Raya

Sunday, 18 January 2026

Pos Populer

  • Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

    Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.