logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Tanah Air

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 14 March 2022
in Disway
0
Protes Omicron

disway

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

SEMUA gubernur –Anda sudah tahu­– diminta membawa tanah dan air dari provinsi masing-masing.

Senin hari ini mereka diundang berkumpul di lokasi ibu kota baru Indonesia. Di tengah hutan. Sekitar 50 Km dari Balikpapan, Kaltim.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, membawa air dari dua lokasi: dari sumur rumah Ibu Fatmawati Soekarno dan dari sebuah danau bernama “Danau Dendam Tak Sudah”. Sedang tanahnya diambil dari halaman Balai Raya –rumah dinas gubernur. Ini bukan sembarang rumah dinas. Inilah rumah dinas yang dibangun di zaman penjajahan Inggris. Sir Thomas Raffles pernah tinggal di Balai Raya.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, membawa air dari sumur Masjid tertua di Gowa: Masjid  Tua Katangka di Gowa. Sedang tanahnya dari tiga kerajaan yang pernah jaya di Sulsel.

Related Post

Ya Tidak

Jumat Keramat

Iris Istri

PLN Transisi

Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang membawa air sungai Kayan dan air dari dataran tinggi Krayan. Kayan adalah sungai terbesar di Kaltara. Yang bermuara di dekat Tarakan. Krayan adalah kecamatan di  perbatasan dengan Serawak.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membawa tanah dari lokasi kerajaan Majapahit. Airnya dari tujuh sumber kehidupan.

Majapahit adalah pemersatu Nusantara di masa lalu –dengan sumpah Palapa Mahapatih Gadjah Mada.

Perkiraan saya meleset: saya pikir Gubernur Jatim akan membawa tanah dari Bubat –yang menimbulkan dendam permusuhan antara Pajajaran dan Majapahit.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah membawa tanah dari Tambora dan air dari Narmada. Tambora di Sumbawa. Narmada di puncak gunung Rinjani, Lombok. Dua pulau beda etnis itu disatukan di IKN. Tambora adalah gunung yang ketika meledak menggemparkan dunia. Abunya sampai New York. Air Narmada dipercaya bisa bikin awet muda. Kini sudah ada air dalam kemasan dengan merek Narmada.

Pokoknya, para gubernur saling mencari alasan filosofis di balik sumber air dan tanah itu.

Presiden akan menempatkan campuran tanah dan air dari seluruh Indonesia itu di satu kendi besar. Kendi itu ditempatkan di ibu kota baru –sebagai lambang persatuan seluruh Nusantara.

Sebuah kemah didirikan di tengah hutan itu. Tendanya permanen. Akan bisa dipakai acara-acara serupa berikutnya.

Presiden bermalam di tenda itu nanti malam. Hanya lima gubernur yang diajak serta bermalam di tenda. Yakni semua gubernur dari Pulau Kalimantan. Selebihnya cari tempat bermalam di Balikpapan.

Hanya 31 gubernur yang hadir sendiri. Dua gubernur lainnya  mewakilkan ke wakil gubernur: Gorontalo dan Bangka Belitung. Gubernur Gorontalo, konon, lagi di Makassar. Gubernur Babel, tidak berhasil saya hubungi.

Saya belum pernah ke lokasi itu. Tapi saya tahu arah ke sana. Saya begitu sering melintas di jalan raya dari Balikpapan ke Samarinda. Setelah 30 km dari Balikpapan ada jalan bercabang. Kalau lurus ke Samarinda. Kalau belok kiri ke lokasi baru ibu kota Indonesia.

Meski masuk wilayah Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU) lokasi IKN ini berdekatan dengan wilayah kabupaten Kutai Kartanegara. Kampung istri saya, Los Kulu, tidak jauh dari IKN –namun tidak ada jalan menuju IKN.

Kini sudah ada jalan tol dari Balikpapan ke Samarinda. Sudah ada exit di jalan tol itu untuk menuju IKN. Posisi jalan tol memang nyaris sejajar dengan jalan lama. Dengan demikian IKN tidak perlu membangun bandara baru. Ujung jalan tol itu dekat sekali dengan bandara Balikpapan.

Jadilah barang itu. Suara-suara yang menentang pembangunan IKN memang masih sering terbaca. Tapi sudah pasti akan diabaikan. Acara hari ini seperti deklarasi bulat: IKN pasti jadi.

Pimpinan IKN pun sudah ditetapkan: Bambang Susantono. Ia akan sangat mampu mengemban tugas itu. Saya tahu kapasitasnya. Saya sering diskusi dengan Pak Bambang ketika beliau menjabat wakil Menteri PUPR –di zaman Presiden SBY. Saya sering merayunya: agar mencabut izin-izin jalan tol yang tidak segera dikerjakan. “Begitu hari ini izin dicabut, besoknya BUMN membangunnya,” ujar saya, beberapa kali.

Ia setuju dengan keinginan saya itu. Tapi jabatan ”wakil” tidak memungkinkannya melakukan itu. Kini ia menjabat ”kepala” –otorita IKN. Ia punya kapasitas untuk itu.

Presiden Jokowi ternyata punya kemauan yang sangat keras. Tujuan harus dicapai. Uang bisa dicari. (Dahlan Iskan)

Tags: DahlanIskanDisway

Related Posts

Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Iris Istri

Iris Istri

Saturday, 17 October 2026
PLN Transisi

PLN Transisi

Saturday, 17 October 2026
Camino Nakasendo

Camino Nakasendo

Friday, 16 October 2026
Hati Ngadirejo

Hati Ngadirejo

Wednesday, 14 October 2026
Next Post
Dua Kapal Penyebrangan Lakukan Perbaikan

Dua Kapal Penyebrangan Lakukan Perbaikan

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Basri Amin

Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

Monday, 26 October 2026
Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi (Bukan) Kewajiban Negara

Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

Tuesday, 27 October 2026
Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Hendak Dipasok ke Tambang Ilegal, 30,1 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polisi

Tuesday, 27 October 2026
Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Ops Patuh Otanaha 2026, 14 Hari Kepolisian Perketat Pengawasan di Jalan

Tuesday, 27 October 2026

Pos Populer

  • Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    Akui Lecehkan Dua Mahasiswi Bimbingan Sikripsi, Oknum Dosen Serahkan Diri ke Polisi

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Lolos dari Gorontalo, Polda Metro Jaya Amankan 54 Ton Batu Hitam, Lima Orang Ditangkap

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Generasi Penerus dan Generasi “Terus-Menerus”

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Demo Jilid II Membayangi Polda, Wakapolda Pasang Kuda-Kuda, Ingatkan Personel Tetap Humanis

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Vietnam Melompat ke Depan, Indonesia Melompat di Tempat

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.