GORONTALO, GP – Upaya Pemerintah Kota Gorontalo mengendalikan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak sia-sia. Buktinya, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Gorontalo tersisa empat. Ini berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Gorontalo, update 9 Oktober 2021, pukul 16.00 Wita.
Data itu juga menyebutkan, positif rate di Kota Gorontalo 0 persen. Begitu juga dengan keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR), 0 persen. Sedangkan tingkat kesembuhan berada diangka 96,39 persen, tingkat kematian 3,51 persen dan tingkat kasus aktif 0,09 persen.
Penurunan kasus ini sangat disyukuri Wali Kota Gorontalo, Marten Taha. Menurutnya, melandainya kasus aktif Covid-19 di Kota Gorontalo berkat pasrtisipasi masyarakat yang terus mematuhi anjuran pemerintah terkait Protokol Kesehatan (Prokes).
“Saya sudah bilang berulang-ulang kali disetiap kesempatan, bahwa apa yang kita lakukan dalam mencegah Covid-19 akan menjadi sia-sia, apabila masyarakat tidak patuh. Sehingga, bagi saya, penurunan kasus ini, berkat partisipasi masyarakat yang teguh menerapkan protokol kesehatan,” ujar Marten.
Ia berharap, kepatuhan terhadap Prokes dapat terus dijalankan masyarakat Kota Gorontalo, utamanya penggunaan masker diruang-ruang publik. Penggunaan masker saat ini, kata Marten, adalah sebuah kewajiban, sekalipun telah menjalani vaksinasi, baik itu dosis pertama maupun dosis ke dua.
“Kalau bisa maskernya double. Biar kita benar-benar aman. Terus jangan lupa juga menjaga jarak ditengah keramaian, mengurangi mobilitas, dan mencuci tangan menggunakan sabun diair yang mengalir,” imbau Marten.
Marten juga menginstruksikan agar Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Gorontalo terus menggalakkan pelaksanaan vaksinasi. Sebab, menurut Marten, vaksinasi ikut andil dalam penurunan kasus aktif diwilayahnya itu.(rwf)













Discussion about this post