gorontalopost.co.id – Persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Roy Suryo kembali diwarnai ketegangan. Saat Joko Widodo menunjukkan ijazah asli dari jenjang SD hingga perguruan tinggi di hadapan pengunjung sidang, Roy justru tertawa dan melontarkan komentar sinis.
Momen itu terjadi ketika Jokowi, yang hadir sebagai saksi korban di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11), meminta izin kepada majelis hakim untuk memperlihatkan dokumen pendidikan yang selama ini menjadi polemik.
Setelah mendapat izin, Presiden ke-7 RI itu meninggalkan kursi saksi, berbalik menghadap pengunjung sidang, lalu memperlihatkan satu per satu ijazahnya. Mulai dari SD, SMP, SMA hingga ijazah sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM).
Aksi tersebut memancing reaksi Roy Suryo. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu tertawa sambil meminta majelis hakim menertibkan pengunjung yang berteriak saat Jokowi memperlihatkan dokumen tersebut.
“Yang mulia, keluarkan tuh. Palsu kok teriak-teriak,” seru Roy Suryo.
Sebelum memperlihatkan ijazah, Jokowi menyampaikan bahwa dirinya sengaja membawa seluruh dokumen pendidikan untuk memenuhi janji menunjukkan ijazah asli kepada publik.
“Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya,” kata Jokowi di hadapan majelis hakim.
Jokowi tiba di PN Jakarta Timur sekitar pukul 08.30 WIB. Saat ditanya mengenai dokumen yang dibawanya, ia memastikan seluruh berkas, termasuk ijazah asli, telah disiapkan.
“Bawa semua,” ujarnya singkat.
Dalam perkara ini, Jokowi melaporkan Roy Suryo dan sejumlah pihak lainnya ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025. Ia datang langsung ke SPKT untuk membuat laporan sekaligus menjalani pemeriksaan sebagai pelapor.
Kini, polemik ijazah yang selama ini menjadi bahan perdebatan memasuki ruang persidangan. (gp)











Discussion about this post