logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Provinsi Gorontalo

Antrean SPBU Meningkat, Komisi II Dorong Alokasi BBM Bertambah

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 3 September 2026
in Provinsi Gorontalo
0
Antrean SPBU Meningkat, Komisi II Dorong Alokasi BBM Bertambah

Kunjungan Komisi II Deprov Gorontalo ke Pertamina Gorontalo.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, PUNCAK BOTU — Komisi II Deprov Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Kantor PT Pertamina Patra Niaga Fuel Gorontalo, Rabu (2/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan, distribusi, serta kondisi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Provinsi Gorontalo.

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi II Mikson Yapanto, bersama pimpinan dan anggota Komisi II. Dalam pertemuan tersebut, DPRD turut menghadirkan pihak Hiswana Migas dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Mikson mengatakan, kunjungan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD, khususnya untuk memastikan ketersediaan BBM sekaligus mengetahui penyebab terjadinya antrean di sejumlah SPBU. “Pertama tentu ini sesuatu hal yang sangat baik. Kita hari ini melakukan rapat koordinasi di kantor ini, menghadirkan Hiswana Migas juga mitra lainnya,” ujar Mikson.

Berdasarkan hasil koordinasi, kata Mikson, kondisi BBM di Gorontalo saat ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok. Ketersediaan BBM dinilai masih mencukupi, namun terjadi peningkatan antrean yang dipicu kekhawatiran masyarakat menyusul adanya informasi mengenai kemungkinan pembatasan BBM.

Related Post

Pramuka Didorong Ikut Kejar Swasembada Pangan

Kemarau Melanda Pasar Murah Diserbu Warga

Gorontalo Bidik Teknologi IPAL Jepang, Untuk RS Ainun, Tindaklanjut Kerja Sama Gorontalo-Ehime

Dua Paskibraka Nasional Gorontalo Diguyur Bonus

“Bukan kelangkaan. Antrean, sebenarnya stoknya sudah cukup. Cuma memang ada hal yang luar biasa. Tadi sudah dijelaskan terkait statement pemerintah yang mengumumkan pembatasan. Ini yang membuat mungkin masyarakat agak sedikit khawatir sehingga melakukan penumpukan,” jelasnya.

Menurut Mikson, peningkatan antrean terlihat di sejumlah SPBU yang sebelumnya relatif normal. Munculnya informasi mengenai pembatasan BBM membuat sebagian masyarakat memilih melakukan pengisian lebih banyak sebagai bentuk antisipasi. Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.
“Saya berharap dan menghimbau kepada masyarakat harus tenang. Ini kan baru statement pemerintah, belum diberlakukan. Sampai sekarang kita melakukan pengisian sesuai dengan kebutuhan kita. Jangan melampaui kebutuhan, misalnya menumpuk dan segala macam, karena itu membuat antrean panjang,” tegasnya.

Selain persoalan antrean, Komisi II juga menyoroti peningkatan kebutuhan BBM yang terjadi dari tahun ke tahun, terutama dalam kondisi tertentu ketika konsumsi masyarakat mengalami kenaikan.

Mikson menjelaskan, SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan dapat melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi tersebut. Selanjutnya, kebutuhan tambahan dapat diteruskan melalui mekanisme yang berlaku kepada BPH Migas.

“Setiap tahun itu kebutuhan meningkat. Makanya tadi mereka menyampaikan bahwa setiap triwulan dipersilakan setiap SPBU melalui pemerintah untuk mengirim surat terkait kebutuhan yang ada sekarang. Kalau ada kebutuhan yang meningkat, hendaknya koordinasi dengan pemerintah daerah bahwa di SPBU ini ada kebutuhan yang perlu ditingkatkan,” katanya.

Menurutnya, mekanisme tersebut penting agar alokasi BBM dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SPBU. Hal ini mengingat tingkat konsumsi antara SPBU di wilayah perkotaan dan daerah lainnya memiliki perbedaan.

Mikson mencontohkan, terdapat SPBU yang memiliki alokasi sekitar 8 kiloliter (KL), sementara SPBU di kawasan perkotaan dapat mencapai sekitar 24 KL. Perbedaan tersebut selama ini disesuaikan dengan rata-rata kebutuhan masyarakat.

Namun, dengan adanya peningkatan konsumsi saat ini, ia menilai alokasi tersebut perlu dievaluasi kembali agar distribusi BBM dapat berjalan lebih optimal dan mampu mengantisipasi terjadinya antrean panjang.

“Memang kalau kita cermati selama ini kebutuhan Pertalite di Pertamina mungkin rata-rata. Mungkin agak sedikit sepi dibandingkan yang di kota, misalnya yang 24 KL. Tetapi dengan kondisi sekarang tentu tidak sama dengan kondisi biasa. Ada peningkatan kebutuhan dari masyarakat,” pungkas Mikson. (rmb)

Tags: Antrean SPBUDeprov gorontaloKomisi II Deprov Gorontalopertamina gorontaloT Pertamina Patra Niaga Fuel Gorontalo

Related Posts

Pramuka Didorong Ikut Kejar Swasembada Pangan

Pramuka Didorong Ikut Kejar Swasembada Pangan

Monday, 31 August 2026
Kemarau Melanda Pasar Murah Diserbu Warga

Kemarau Melanda Pasar Murah Diserbu Warga

Friday, 28 August 2026
Gorontalo Bidik Teknologi IPAL Jepang, Untuk RS Ainun, Tindaklanjut Kerja Sama Gorontalo-Ehime

Gorontalo Bidik Teknologi IPAL Jepang, Untuk RS Ainun, Tindaklanjut Kerja Sama Gorontalo-Ehime

Wednesday, 26 August 2026
Dua Paskibraka Nasional Gorontalo Diguyur Bonus

Dua Paskibraka Nasional Gorontalo Diguyur Bonus

Monday, 24 August 2026
Karawo Jadi Magnet di Jambore Nasional, Cucu Baden-Powell Kepincut Budaya Gorontalo

Karawo Jadi Magnet di Jambore Nasional, Cucu Baden-Powell Kepincut Budaya Gorontalo

Wednesday, 19 August 2026
Tiga Pejabat Pusat Disambut Adat, JAM Intel Kejagung, Wamendagri, dan Wamenkes

Tiga Pejabat Pusat Disambut Adat, JAM Intel Kejagung, Wamendagri, dan Wamenkes

Thursday, 13 August 2026

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Hujan Salat

Hujan Salat

Thursday, 3 September 2026
Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

Thursday, 3 September 2026
Gebernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah RH Gerak Cepat Tangani Kekeringan

Gebernur Gusnar Ismail – Wagub Idah Syahidah RH Gerak Cepat Tangani Kekeringan

Thursday, 3 September 2026
Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Ssstttt, Dini Hari 1 September Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi, Pertamina Dex Rp 25.200 per Liter

Tuesday, 1 September 2026

Pos Populer

  • HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

    HNW–Din Syamsuddin Dorong Pesantren Jadi Rujukan Pendidikan Holistik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Rp 68,2 M Dana Asrama Haji Gorontalo Ditolak, Kemenhaj: Mepet Waktu, Beresiko

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Menenun Kembali Jati Diri Gorontalo: Wastra Lama, Harapan Baru bagi UMKM Gorontalo

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hujan Salat

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • 4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.