gorontalopost.co.id-Harga sejumlah BBM non-subsidi Pertamina kembali naik mulai 1 September 2026. Kenaikan terbesar terjadi pada Dexlite, yang melonjak dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, atau bertambah Rp4.000 per liter. Kenaikan juga berlaku untuk Pertamina Dex dan Pertamax Turbo. Pertamina Patra Niaga menetapkan harga baru tersebut mulai pukul 00.00 WIB, Selasa (1/9) dini hari.
Rinciannya, harga Pertamax Turbo (RON 98) naik Rp1.300 dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Dexlite naik Rp4.000 menjadi Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex naik Rp4.050 dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.
Dengan perubahan tersebut, Dexlite mencatat kenaikan sekitar 20 persen, sementara Pertamina Dex naik sekitar 19 persen. Pertamax Turbo naik sekitar 7 persen. VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perubahan harga mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah. Perhitungannya mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak serta sejumlah faktor lain, termasuk daya beli masyarakat. Namun, tidak semua BBM non-subsidi ikut naik. Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap pada harga sebelumnya.
Menurut Kitty, kebijakan harga tersebut mempertimbangkan kondisi keekonomian sekaligus daya beli masyarakat pengguna BBM. “Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM non-subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite,” kata Kitty. Pertamina menyatakan kenaikan harga tersebut tidak mengubah komitmen perusahaan terhadap kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen. Masyarakat juga diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. (tro)
Harga Baru BBM Non-Subsidi per 1 September 2026
Pertamax Turbo Rp19.600
Dexlite Rp23.700
Pertamina Dex Rp25.200













Discussion about this post