Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Pramuka di Gorontalo didorong tak berhenti pada kegiatan organisasi dan perkemahan, tetapi ikut mengambil peran dalam mewujudkan swasembada pangan.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengatakan keterampilan anggota Pramuka harus diarahkan pada bidang yang berdampak langsung, seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan lingkungan.
“Ini bukan hanya sekadar slogan. Anak-anak bangsa harus menyiapkan diri dan mampu menyongsong serta mendukung swasembada pangan,” kata Idah saat menghadiri peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (29/8/2026).
Idah secara khusus mendorong Satuan Karya, termasuk Saka Taruna Bumi, menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal sektor pangan sekaligus mempraktikkan keterampilan yang mereka peroleh.
Ia meminta kegiatan Pramuka tidak berhenti sebagai seremoni. Keterampilan yang didapat peserta diharapkan dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan dan ketahanan pangan di Gorontalo.
“Mudah-mudahan acara ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi ada muatan yang membuat adik-adik tertarik terjun langsung mempersiapkan swasembada pangan di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menambahkan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun daerah. Ia menyebut Pramuka sebagai salah satu kekuatan sosial yang dapat dilibatkan. “Gorontalo membutuhkan kekuatan bersama dan Pramuka salah satu kekuatan itu,” kata Gusnar.
Peringatan HUT ke-65 Gerakan Pramuka di Bongohulawa juga dirangkaikan dengan penerimaan kontingen Gorontalo dari Jambore Nasional ke-12 serta Kemah Bakti Saka Widya Budaya Bakti tingkat Kabupaten Gorontalo.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Gusnar Ismail bersama Wagub Idah menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) elektronik dari perwakilan pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
KTA elektronik tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas anggota, tetapi juga mendukung pendataan keanggotaan yang lebih terintegrasi secara daring. Pada kesempatan tersebut turut diserahkan penghargaan bagi 25 anggota dan pengurus pramuka.
Penghargaan bervariasi berupa Darma Bakti, Karya Bakti dan Satya Lencana Gerakan Pramuka. Sebanyak 225 anggota pramuka yang selesai melaksanakan Jambore Nasional di Jakarta juga disambut kembali di Bumi Serambi Madinah. (tro)














Discussion about this post