Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) kian marak. Kali ini Polres Pohuwato melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mengamankan satu unit truk Mitsubishi Fighter, satu unit mobil pikap Daihatsu Grand Max.
Dua unit mobil itu kedapatan mengangkut puluhan galon yang diduga berisi BBM jenis solar dalam penanganan dugaan penyalahgunaan pengangkutan BBM bersubsidi di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Kamis (30/7/2026).
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim IPTU Renly H. Turangan, S.H. membenarkan penindakan tersebut. Ia mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan pengangkutan BBM bersubsidi yang langsung ditindaklanjuti oleh personel Satreskrim.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati aktivitas pemindahan BBM yang diduga jenis solar dari tangki truk Mitsubishi Fighter ke dalam jeriken menggunakan selang. Selanjutnya, BBM tersebut dipindahkan ke mobil pikap Daihatsu Grand Max yang diduga akan digunakan untuk pengangkutan.
“Dari hasil penindakan, kami mengamankan satu unit truk Mitsubishi Fighter, satu unit mobil pikap Daihatsu Grand Max, 34 galon yang diduga berisi BBM jenis solar, serta 19 galon kosong. Seluruh barang bukti beserta orang-orang yang berada di lokasi telah diamankan ke Mapolres Pohuwato untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini penyidik Satreskrim Polres Pohuwato masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta barang bukti guna mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan BBM bersubsidi tersebut,”tandas IPTU Renly. (roy)












Discussion about this post