Konvoi yang melibatkan ratusan kendaraan itu juga berdampak pada arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas di kawasan Bundaran HI di Jalan Panjaitan harus bergerak perlahan akibat antrean panjang yang terbentuk selama iring-iringan suporter melintas.
Utam Kadir, salah seorang pengendara menilai perayaan kemenangan melalui aksi konvoi seharusnya dilakukan dengan lebih tertib dan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Perayaan seperti ini sebaiknya tidak mengganggu ketertiban lalu lintas. Selain berpotensi menimbulkan kemacetan, konvoi juga bisa memicu kecelakaan jika para peserta tidak mematuhi aturan berkendara. Saya sendiri sempat terjebak kemacetan cukup panjang saat melintas di Jalan Panjaitan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak yang ikut dalam konvoi. Menurutnya, masih banyak anak yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm, bahkan ada yang berada di bak terbuka mobil pikap tanpa perlengkapan pengaman.
“Pengawasan dari orang tua sangat diperlukan. Anak-anak yang ikut konvoi tanpa helm maupun yang berada di bak terbuka kendaraan sangat berisiko mengalami kecelakaan. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas meskipun sedang merayakan kemenangan,” tambahnya.
Masyarakat berharap setiap bentuk perayaan di ruang publik dapat dilakukan secara tertib dengan mematuhi peraturan lalu lintas, sehingga euforia kemenangan tidak justru membahayakan keselamatan maupun mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya. (tha)













Discussion about this post