Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Sebagai upaca pencegahan secara dini bahaya masuknya Judi Online (Judol) di lingkungan sekolah. Jajaran Polsek Telaga memberikan pembinaan dan edukasi kepada 86 siswa baru SMP Negeri 1 Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Selasa (7/7/2026).
Wakapolsek Telaga Ipda Abdul Karim Eksan menjelaskan, berbagai bentuk judi online yang saat ini marak terjadi, mulai dari kasino online hingga permainan slot yang dapat diakses melalui telepon genggam. Menurutnya, judi online tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat menyebabkan kecanduan, utang, hingga mendorong seseorang melakukan tindak kriminal.
Sementara itu, Brigadir Sri Melani Adu mengingatkan para siswa agar tidak tergiur dengan iming-iming keuntungan instan yang ditawarkan pelaku judi online. Ia menegaskan bahwa para pelaku kerap menyamarkan praktik perjudian dalam bentuk permainan digital yang menarik perhatian kalangan remaja. “Kami berharap para siswa tidak pernah mencoba bermain ataupun mengunduh aplikasi judi online karena dapat merusak masa depan,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi mengenai bahaya judi online, para pemateri juga mengajak siswa untuk memanfaatkan teknologi dan media digital secara positif serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas perjudian di lingkungan sekitar melalui guru, Bhabinkamtibmas, maupun layanan Call Center Polri 110.
Kanit Reskrim Polsek Telaga, Aiptu Restu T. Belopangan, menambahkan bahwa keterlibatan dalam judi online memiliki konsekuensi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.Melalui kegiatan tersebut, Polsek Telaga berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai dampak negatif judi online. (roy)













Discussion about this post