logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Kelapa Gading

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 6 May 2026
in Disway
0
Kelapa Gading

Dahlan Iskan memperhatikan penjelasan Adrianto P. Adhi tentang sanitasi di perumahan Summarecon. -FOTO: HARIAN DISWAY-

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

Sekolah penting, tapi ke Discovery juga bisa mendapatkan inspirasi: Summarecon Discovery. Lokasinya di Kelapa Gading, Jakarta.

Saya ke sana kemarin siang. Gratis. Siapa pun boleh masuk. Summarecon Discovery dibangun untuk menandai usia 50 tahun Kota Terpadu Kelapa Gading –sekaligus 50 tahun usia perusahaan pengembang Summarecon.

Related Post

Tuntutan Tinggi

Guncangan Transisi

Tahu Digigit

Eulogy Lia

Kala itu Kelapa Gading masih rawa. Soetjipto Nagaria masih muda. Tapi ia sudah berpengalaman membangun perumahan kecil-kecilan bersama teman-temannya. Lalu memiliki ide membangun perumahan yang luas. Bukan lagi perumahan, tapi satu kawasan kota yang terpadu: semua kebutuhan dasar penghuninya terpenuhi di satu lokasi. Langkah pertamanya di rawa-rawa Kelapa Gading.


Presdir Sumarecon Adrianto P. Adhi menunjukkan prinsip-prinsip kehidupan pendiri Summarecon Soetjipto Nagarai. -FOTO: HARIAN DISWAY-

Discovery semacam museum tapi bukan museum. Ini visualisasi perjalanan 50 tahun Summarecon. Semacam bentuk rasa syukur dan laporan pertanggungjawaban selama masa kerja 50 tahun.

Saya ditemani Presiden Direktur Summarecon Adrianto P. Adhi –dan sejumlah Summareconer, sebutan untuk awak perusahaan itu. Tidak terlihat pendiri dan pemilik Summarecon: Soetjipto Nagaria dan istri, Liliawati Rahardjo.

Ulang tahun ke-50 itu memang juga diwarnai dengan pergantian generasi. Dari Soetjipto ke generasi kedua: Soegianto Nagaria dan Herman Nagaria. Hanya dua orang itu anaknya. Merekalah yang kini secara penuh mengendalikan perusahaan.

Soetjipto, 86 tahun, masih sehat. Ketika ke Summarecon Bekasi kapan itu, saya ketemu Pak Soetjipto, istri, dan anak-anaknya. Soetjipto sendiri setelah regenerasi ini hanya ke kantor sekali dalam dua minggu.


Denah ruangan-ruangan di Summarecon Discovery.-FOTO: HARIAN DISWAY-

Sebenarnya ”kaderisasi kepemimpinan” generasi kedua itu sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu: 2015. Selama 10 tahun itu kiprah sang anak dimonitor dari dekat oleh orang tua. Mulus. Lancar. Tidak ada gejolak. Bahkan terjadi akselerasi. Lebih dinamis. Begitulah anak muda –kalau diberi kepercayaan.

“Sejak tahun 1975, sampai tahun 2015, selama 40 tahun, Summarecon hanya punya tiga proyek. Kelapa Gading, Bekasi, Serpong,” ujar Adhi yang alumnus SMAN 1 Solo dan Universitas Diponegoro, Semarang.

“Hanya dalam 10 tahun terakhir bertambah enam proyek. Bandung, Bogor, Bali, Karawang, Makassar, dan Crown Gading,” ujar Adhi.

Rupanya Kelapa Gading, Bekasi, dan Serpong adalah fondasi yang kuat bagi perkembangan cepat selanjutnya. Berarti Summarecon cukup sabar: perkokoh dulu tiga fondasi itu. Biar benar-benar kuat. Sampai tunggu selama 40 tahun. Agar bisa dipakai lompatan tinggi oleh generasi kedua.

Discovery terdiri dari 12 ruang pajang. Belum termasuk toko suvenir. Salah satu ruangan penting bagi saya adalah: dipajangnya prestasi-prestasi Summareconers di situ. Prestasi itu terkait dengan peningkatan kualitas hunian. Semuanya berupa teknologi terapan. Tepat guna. Sekaligus solusi bagi masalah yang dihadapi sehari-hari di lapangan.

Misalnya: alat pengecek apakah lantai rumah di Summarecon dipasang dengan benar atau tidak. Summareconers menemukan alat seperti mainan anak-anak masa lalu: tongkat beroda. Roda itu menggerakkan alat pemukul berupa bola golf. Di mainan anak-anak yang dipukul adalah gendang mini di atas roda. Di Summarecon, pemukul itu memukul keramik di lantai.


Dahlan Iskan mencoba alat pengetes keramik buatan Summareconers.–

Maka petugas cukup mendorong tongkat beroda itu keliling lantai rumah baru. Pukulan yang digerakkan roda itu menimbulkan suara. Dari suara keramik bisa diketahui apakah di bawahnya ada rongga. Rongga itu akan menyebabkan keramik pecah di masa depan.

“Kami mendapat 15 hak paten,” ujar Adhi. Sertifikat patennya juga dipajang di situ.


Dahlan Iskan mengamati foto-foto perjalanan Soetjipto Nagaria, pendiri Summarecon.–

Di Summarecon rupanya bekerja pun harus sambil berpikir. Itu pula yang pernah saya sampaikan waktu berkunjung ke proyek jalan tol tersulit di Indonesia: Semarang-Sayung –arah Demak. Melihat tingkat kesulitannya rasanya lima doktor bisa lahir dari proyek itu. Juga beberapa hak paten.

Mereka harus terus melakukan penelitian atas tingkat kesulitan yang begitu tinggi: di bawah lokasi proyek itu seperti tidak ada dasar. Hanya air dan lumpur. Sedalam apa pun. Lokasi itu seperti sudah menjadi perluasan laut Jawa ke arah selatan. Akhirnya diputuskan untuk menggunakan fondasi bambu yang diapungkan.

Tentu penggarapannya akan sangat lama. Mungkin karena tidak sabar kemarin beredar video seolah jalan tol Semarang-Sayung-Demak sudah bisa dilewati. Di video itu terlihat mulusnya. Juga indah pinggir lautnya. Memang akan seperti itu kalau jadi. Kelak.

Di ruang lain Discovery ditampilkan perjalanan hidup sang pendiri. Tapi Soetjipto dikenal sebagai orang yang sangat low profile. Anda sudah tahu: nama Soetjipto jarang dikibar-kibarkan. Hanya sesekali muncul di daftar salah satu dari 50 orang terkaya Indonesia.

Tapi perancang Discovery tidak habis akal. Diciptakanlah sosok Soetjipto dan istri lewat artificial intelligence. Lalu dibuatkan videonya. Misalnya saat Soetjipto-AI main tenis dan berenang. Begitulah AI bisa menggambarkan perjalanan hidupnya secara lengkap.

“Apakah beliau pernah berkunjung ke sini?”

“Tentu pernah. Beberapa kali. Sering juga membawa tamu ke sini,” ujar Adhi.

“Apakah setuju dengan penggambaran dirinya lewat AI itu?”

“Beliau tidak ada komentar. Hanya senyum-senyum,” katanya.


Replika makanan yang ada di kawasan Kelapa Gading di ruang Sejuta Kuliner di Summarecon Discovery.–

Dari Discovery ini saya baru tahu bahwa sejarah Soetjipto sudah amat sangat panjang di republik ini. Ia sudah keturunan ke-22 yang lahir di Indonesia –sejak nama itu belum ada. Kakek buyutnya adalah salah seorang pendiri ITB.

Soetjipto sendiri alumnus teknik kimia ITB. Ia berbuat banyak untuk almamaternya itu. Satu hektare tanah di Summarecon Bandung dijadikan pusat inovasi ITB. ITB Innovation Park Bandung Technopolis.

Pun sebagai alumnus SMA Pahoa, Jakarta. Soetjipto juga menyisihkan tanah untuk menghidupkan kembali sekolahnya yang sudah lama mati –lebih tepatnya dimatikan di tahun 1966.


Dahlan Iskan memotret Presdir Summarecon Adrianto P. Adhi. -FOTO: HARIAN DISWAY-

Pahoa adalah sekolah Tionghoa yang sangat terkenal. Larisnya maupun mutunya. Kata ”Pa” diambil dari nama jalan di depan sekolah itu: Jalan Patekoan. Kata ”Hoa” dari Tionghoa. Lokasinya di Jakarta Kota. Jalan Patekoan kini bernama Jalan Perniagaan. Ketika Orde Baru menutup Pahoa, gedung sekolahnya untuk SMAN 19 Jakarta. Sampai sekarang.

Pahoa didirikan di tahun 1900. Pernah dimatikan oleh Jepang: saat Jepang menjajah Indonesia.

Tapi Pahoa hanya dua tahun mati. Jepang mengizinkan lagi asal ada pelajaran bahasa Jepang.

Tapi peristiwa tahun 1966 membuat Pahoa mati panjang: mati 40 tahun.

Baru di tahun 2008, para alumnus Pahoa mendirikan sekolah itu di Summarecon, Serpong. Kembali menjadi sekolah unggulan. Sekolah tiga bahasa: Indonesia, Inggris, Mandarin. Soetjipto jadi tokoh sentralnya.

Dari 12 ruang di Discovery yang paling menitikkan air liur adalah ruang terakhir. Temanya: Sejuta Kuliner di Kelapa Gading. Anda rasakan sendiri aneka menu menggiurkan di situ. Menu imitasi yang untuk merasakan senyatanya Anda tinggal ke resto di sekelilingnya.(*) 

Tags: Catatan DahlanDahlan IskanDiswayharian disway

Related Posts

Tuntutan Tinggi

Tuntutan Tinggi

Friday, 15 May 2026
Guncangan Transisi

Guncangan Transisi

Thursday, 14 May 2026
--

Tahu Digigit

Wednesday, 13 May 2026
Eulogy Lia

Eulogy Lia

Wednesday, 13 May 2026
Life Wife

Life Wife

Tuesday, 12 May 2026
Krisis Bukan

Krisis Bukan

Monday, 11 May 2026
Next Post
Hebat! Melampaui Nasional Ekonomi Gorontalo Tumbuh 7,68 Persen

Hebat! Melampaui Nasional Ekonomi Gorontalo Tumbuh 7,68 Persen

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Gubernur Hebat yang Sebenarnya    

Monday, 18 May 2026
Dampak Krisis Energi Global Akibat Konflik Timur Tengah 

Dampak Krisis Energi Global Akibat Konflik Timur Tengah 

Monday, 18 May 2026
Adaptasi Kurikulum dan Manajemen Pembelajaran untuk Menyiapkan Lulusan yang Kompeten Menghadapi Dinamika Politik dan Ekonomi Global   

Adaptasi Kurikulum dan Manajemen Pembelajaran untuk Menyiapkan Lulusan yang Kompeten Menghadapi Dinamika Politik dan Ekonomi Global  

Monday, 18 May 2026
Jembatan Dusun Hungayo Tak Mampu Tampung Luapan Air, 14 Rumah Terendam Banjir

Jembatan Dusun Hungayo Tak Mampu Tampung Luapan Air, 14 Rumah Terendam Banjir

Friday, 15 May 2026

Pos Populer

  • Dedy S. Palyama, SE. M.Si

    Revolusi Gusnar-Idah: Gorontalo Meledak 7,68%

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Sadis! Usai Pesta Miras Seorang Pria di Popayato Arahkan Senapan Angin ke Temanya, Lalu Dor 

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Tepian Utara Nusantara (Miangas, Manado, Popayato)

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Bom Waktu di Meja Akad: Menggugat Ketidaksesuaian Nasab dan Urgensi Perlindungan Penghulu

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Pengadaan 45 Unit MacBook Deprov, Espin Tulie: Mendukung Digitalisasi

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.