Menjelang akhir Ramadan, banyak umat Muslim di Gorontalo memilih itikaf untuk memperdalam ibadah dan mencari ketenangan spiritual demi meraih Lailatul Qadr. Untuk memenuhi keinginan masyarakat itu, Badan Takmirul Masjid (BTM) Al Kautsar, yang terletak di jalan Barito. Kelurahan Bulotadaa Timur, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo menggelar Itikaf dan qiyamullail 10 malam terakhir Ramadhan.
Laporan : Roy Tilameo – Kota Gorontalo
Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Al Kautsar pada Kamis, 12 Maret 2026 dini hari. Di Masjid yang satu-satunya memiliki Pusat Dakwah Muslimah di Gorontalo ini selain menggelar salat malam, juga dilaksanakan sahur bersama yang penuh berkah dan kebersamaan.
Hal ini disambut antusias oleh masyarakat khususnya Jamaah dan simpatisan Masjid Al Kautsar. Kegiatan keagamaan di momen 10 malam terakhir Ramadan ini menjadi momentum spesial yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadan.
Dimulai pada pukul 02.00 WITA, rangkaian kegiatan diawali dengan Salat Lail berjamaah. Salat Lail tersebut dipimpin oleh dua Imam Muda Hafidz Quran jebolan Pondok Pesantren ternama di Gorontalo yakni Akh Muksin Faidah dan Taufiqurrahman J Ibrahim.
Lantunan ayat suci Al quran sungguh indah di dengar di malam yang penuh keheningan. Tidak terasa 11 rakaat sekaligus salat witir selesai pukul 03.30 dinihari dengan durasi bacaan quran hingga satu Juz.
Usai salat Lail, kemudian dilanjutkan dengan santap sahur bersama yang disponsori langsung donatur Yayasan Al Yasiir Gorontalo Berkah dan simpatisan wahdah islamiyah.
Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kota Gorontalo Zainudin Bonok menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Itikaf perdana di masjid Al Kautsar, salat Lail hingga sahur bersama yang nantinya bakal menjadi rutinitas setiap 10 malam terakhir di setip Bulan Ramadan.
“Alhamdulillah meskipun baru perdana, namun antusias masyarakat maupun jamaah sungguh luar biasa. Ini merupakan sesuatu yang patut kita apresiasi dan jadikan inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk terus menebar manfaat dan memperkuat kepedulian kepada sesama khususnya dibulan Ramadan yang penuh berkah ini”harap Zainuddin.
Sementara itu Ketua Yayasan Al Yasiir Gorontalo Berkah Lutfia Martiany Tagoi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah mengambil bagian dalam program fasilitasi makan sahur pada 10 malam terakhir Ramadhan di Masjid Al Kautsar.
“Kebaikan yang diberikan para donatur bukan sekadar menghadirkan hidangan sahur, tetapi juga menghadirkan kehangatan, kepedulian, dan kebersamaan bagi para jamaah yang beribadah di malam-malam penuh kemuliaan” ungkapnya penuh semangat.
Mewakili Yayasan Al Yasiir, Lutfia munajatkan do’a semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki para donatur, menjaga keluarga mereka, serta menjadikan sedekah ini sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga hari akhir.
Seluruh amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima dan beroleh keutamaan pahala pada malam Lailatul Qadar yang diyakini lebih baik dari seribu bukan dan terdapat di 10 malam terakhir,”tutup Lutfia” (*)













Discussion about this post