logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
Pemkot Gorontalo

Home Pendidikan

Minimnya Pendampingan Mental, Mahasiswa UNG Hadirkan Solusi Digital bagi Penyintas HIV/AIDS

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 20 January 2026
in Pendidikan
0
Ilustrasi mahasiswa UNG. (F. Istimewa)

Ilustrasi mahasiswa UNG. (F. Istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Di tengah masih kuatnya stigma sosial dan keterbatasan layanan pendampingan mental bagi penyintas HIV/AIDS, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menghadirkan solusi melalui inovasi mahasiswa lintas disiplin.

Kolaborasi mahasiswa Program Studi Psikologi dan Farmasi UNG berhasil lolos pendanaan Innovillage 2025, sebuah program inovasi pengabdian masyarakat tingkat nasional.

Dari total 995 proposal yang masuk dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, tim UNG berhasil masuk dalam jajaran 180 tim terbaik yang dinyatakan layak menerima pendanaan.

Capaian ini menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menyentuh persoalan kemanusiaan yang nyata di masyarakat.

Related Post

Pemerataan Pendidikan Masih Jadi Tantangan Pohuwato, Akses, Kualitas Guru, dan Fasilitas Belum Sepenuhnya Setara

BPMP Soroti Hasil TKA Gorontalo, Sarana Sekolah dan Iklim Belajar Jadi Faktor Penentu

Tantangan Komunikasi Empatik di Lapangan, Keperawatan Jiwa Uji Kepedulian Calon Ners UNG

Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian di Media Sosial, Santri Dapat Edukasi Digital dan Etika Berbahasa

Tim yang diketuai Faizulhaq H. Rahman dari Program Studi Psikologi, bersama Muamar Zaqi Uno (Psikologi) dan Adelin Salsahbila Usman (Farmasi), mengusung platform inovatif bernama Vida Digital. Platform ini dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus sistem dukungan mental berbasis komunitas bagi penyintas HIV/AIDS.

“Kami melihat banyak penyintas yang masih menghadapi tekanan psikologis akibat stigma dan kurangnya ruang aman untuk berbagi. Vida Digital kami rancang sebagai ruang pendampingan yang aman, inklusif, dan berbasis komunitas,” ujar Faizulhaq H. Rahman.

Kolaborasi lintas disiplin menjadi kekuatan utama program ini, dengan memadukan pendekatan psikososial dari keilmuan Psikologi dan pemahaman medis terkait pengobatan HIV dari Farmasi. Menurut Faizulhaq, pendekatan ini penting agar pendampingan tidak bersifat parsial.

“Pendampingan mental tidak bisa dilepaskan dari pemahaman medis. Kami ingin penyintas tidak hanya didengar, tetapi juga mendapatkan informasi yang benar terkait terapi dan pengobatan,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menilai inovasi tersebut sebagai bentuk keberpihakan mahasiswa terhadap isu kemanusiaan yang kerap luput dari perhatian publik.

“Ini bukan sekadar program lomba. Mahasiswa belajar menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial. Di sini nilai empati, etika, dan profesionalitas benar-benar diuji,” tegas Prof. Amir.

Ia juga menekankan bahwa peran mahasiswa sebagai konselor sebaya menuntut tanggung jawab besar, terutama dalam menjaga kerahasiaan dan membangun kepercayaan dengan komunitas penyintas.

Sementara itu, dosen pendamping kegiatan, Apt. Wiwit Zuriati Uno, S. Farm., M.Si, menjelaskan bahwa Vida Digital akan dijalankan selama kurang lebih satu tahun sebagai program pengabdian masyarakat.

“Program ini mencakup edukasi HIV/AIDS, pendampingan psikososial, serta pemanfaatan teknologi digital agar layanan dukungan mental dapat menjangkau lebih luas, khususnya bagi penyintas yang selama ini sulit mengakses layanan,” jelas Wiwit.

Ia berharap, melalui Vida Digital, stigma terhadap penyintas HIV/AIDS dapat berkurang dan masyarakat semakin memahami pentingnya dukungan psikologis sebagai bagian dari upaya kesehatan yang holistik. (Tr-76)

Tags: Mahasiswa UNGPendampingan MentalPenyintas HIV/AIDSUniversitas Negeri Gorontalo

Related Posts

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad. (F. Istimewa)

Pemerataan Pendidikan Masih Jadi Tantangan Pohuwato, Akses, Kualitas Guru, dan Fasilitas Belum Sepenuhnya Setara

Monday, 19 January 2026
Kepala BPMP Provinsi Gorontalo, Rudi Syaifullah. (F. Istimewa)

BPMP Soroti Hasil TKA Gorontalo, Sarana Sekolah dan Iklim Belajar Jadi Faktor Penentu

Tuesday, 13 January 2026
Dekan FOK UNG saat menghadiri penerimaan puluhan mahasiswa Profesi Ners di Rumah Sakit Jiwa Ratumbuysang Manado. (F. Istimewa)

Tantangan Komunikasi Empatik di Lapangan, Keperawatan Jiwa Uji Kepedulian Calon Ners UNG

Wednesday, 7 January 2026
Foto bersama Dosen Bastrasia dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Al-Falah, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (F. Istimewa)

Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian di Media Sosial, Santri Dapat Edukasi Digital dan Etika Berbahasa

Tuesday, 6 January 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara, Irwan Usman

Kesenjangan Akses Pendidikan Masih Dirasakan, Disdik Gorut Dorong Komitmen Bersama

Monday, 5 January 2026
Tim pendampingan TPQ Al Yasiir saat sosialisasi perihal sistem KBM baca tulis Al Qur'an di SDN 21 Dungingi Kota Gorontalo baru-baru ini. (Foto: Istimewa).

‎Lima SD Dungingi Seriusi Edaran Walikota, Respon Rekomendasi Kadiknas Pendampingan TPQ Al Yasir

Wednesday, 31 December 2025

Discussion about this post

Rekomendasi

Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

Monday, 19 January 2026
Tiga tersangka kasus dugaan PETI Hutino, diserahkan kepada pihak Kejaksaan beserta barang buktinya atau tahap dua oleh pihak penyidik Reskrim Polres Pohuwato.

Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

Monday, 19 January 2026
Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Saturday, 20 December 2025
Operasi penertiban PETI di Desa Saripi Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo oleh tim gabungan Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Polres Boalemo, Polsek Paguyaman dan TNI beberapa waktu lalu. (Foto: dok-Gorontalo Post).

DPR: Prabowo Percepat Regulasi Tambang Rakyat

Tuesday, 20 January 2026

Pos Populer

  • Dari 21 wanita dan waria yang dilakukan pemeriksaan, dua diantaranya positif sifilis.

    Terjaring Razia, Dua Orang Positif Sifilis

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Dukung Program Presiden, Yayasan Kumala Vaza Grup Salurkan CSR ke 20 Sekolah

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Tiga Tersangka PETI di Hutino Segera Diadili

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Modus Pesta Miras, Tiga Pria di Bone Bolango Tega Rudapaksa Gadis Belia

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.