logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Bintang 2025

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 31 December 2025
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

BERITA terbaik sepanjang tahun 2025 adalah ini: PT PAL dengan dirutnya, Kaharuddin Djenot. Itulah ”Bintang 2025”. Anda bisa punya bintang sendiri. Silakan pilih.

Perusahaan pembuat kapal perang itu berubah drastis: bukan hanya kinerja perusahaannya, juga artinya bagi Indonesia.

Related Post

Untung Hoki

KDKMP Tercinta

Kambing Verde

Wasiat Icha

Lokasi perusahaan itu di dekat pangkalan TNI-AL, Ujung, Perak, Surabaya. Saat Kaharuddin menerima amanah sebagai dirut baru, PT PAL dalam kondisi Kol 5 (kolektibilitas 5).

Artinya: macet. Sudah waktunya dinyatakan pailit, dilelang, dan dilikuidasi. PT PAL sudah lama tidak bisa memenuhi kewajibannya kepada bank dan pihak ketiga lainnya.

Hanya dalam tiga tahun keuangan PT PAL bisa kembali sehat. Bukan saja sembuh tapi sudah bisa lari cepat.

Dibanding zaman paling sehatnya dulu pun sudah lebih baik 10 kali lipatnya. PT PAL pernah sehat, lalu sakit kronis yang amat akut –saya pun tidak mampu menyehatkannya.

Baru-baru ini saya meninjau PT PAL –sebelum Natalan ke Sidikalang, Sumut. Saya bertemu Dirut Kaharuddin Djenot.

Saya ingin tahu apakah yang dikatakan Kaharuddin empat tahun lalu berhasil diwujudkan. Waktu itu saya ajak Kaharuddin podcast. Ia mengungkapkan begitu banyak rencana kerja. Sangat muluk. Ambisius.

Ternyata semua yang ia katakan terlaksana. Bahkan jauh lebih maju. Ia seperti menyulap rongsokan PT PAL menjadi emas.

Itu karena ia bukan dirut biasa. Ia dirut perusahaan kapal yang punya keahlian mendesain kapal. Kapal apa saja. Termasuk kapal perang. Bahkan mahkotanya kapal perang: kapal selam.

Ibarat petani ia bisa mencangkul, membajak, menyemai benih, menanam, memanen, menggilingnya jadi beras, memasaknya jadi nasi, sekaligus mampu menjual nasi itu.

Kalau yang ia buat kapal selam konvensional mungkin tidak tercipta sejarah baru. Yang ia buat di PT PAL adalah kapal selam era baru: kapal selam tanpa awak atau kapal selam autonomous (KSOT).

Biaya produksinya pun menjadi sangat murah. Biaya membuat satu kapal selam konvensional bisa untuk memproduksi 30 kapal selam tanpa awak made in Kaharuddin.

Tahun depan, dimulai lusa, PT PAL akan memproduksi 30 kapal selam tanpa awak. Produk pertamanya sudah selesai diuji coba Oktober lalu. Sukses. Termasuk ketika meluncurkan senjata torpedo ke sasaran tembak di bawah permukaan air.

Bayangkan: tiba-tiba saja Indonesia punya 30 kapal selam. Siapa yang mengira. Negara konsumen ini bisa menjadi produsen.

Dengan 30 kapal selam praktis semua ”pintu masuk” perairan Indonesia bisa dijaga oleh kapal selam bertorpedo.

Di produk pertama yang saya lihat itu, satu kapal selam membawa empat torpedo. Dua di kanan, dua di kiri. Di produksi selanjutnya, satu kapal selam bisa membawa delapan torpedo. Torpedonya pun buatan PAL sendiri.

Kapal selam tanpa awak itu bisa diparkir di bawah laut berbulan-bulan. Tanpa perlu mengapung. Tidak perlu takut kehabisan oksigen.

Atau kehabisan bahan pangan. Tidak ada manusia di dalamnya. Mata dan telinga di kapal itu semuanya artificial intelligence.

Tenaga di kapal itu mengandalkan baterai. Tidak perlu takut low bat. Kalau isi baterainya berkurang bisa di-charging di bawah laut. Charging terjadi otomatis setiap saat diperlukan.

Di bagian bawah kapal selam dilengkapi turbin. Penggerak turbinnya alami: arus bawah laut. Arus air laut itulah yang memutar turbin. Turbin yang memutar membuat generator memutar: menghasilkan listrik –dipakai charging baterai kapal selam tanpa awak.

Tiba-tiba saja Indonesia menjadi negara produsen kapal selam. Secara masif pula. Tiba-tiba saja kapal selam model lama tidak begitu relevan lagi.

Negara-negara yang tidak kaya pun akan bisa membeli kapal selam. Indonesia langsung bisa menjadi eksporter kapal selam.

Kini seluruh galangan kapal yang ada di PT PAL sedang diperbarui. Kapasitasnya dinaikkan. Kalau dulu sebulan hanya bisa membuat 15 blok, kini sudah bisa 40 blok. Tahun 2027 meningkat menjadi 100 blok/bulan.

Kalau itu terwujud, kata Kaharuddin, PT PAL sudah setara dengan galangan kapal terbesar milik Jepang –tempat Kaharuddin memperoleh gelar S-1, S2, dan S-3 di bidang perkapalan.

Anda sudah tahu: pembuatan kapal itu dilakukan per blok. Dikerjakannya di atas tanah. Setelah semua blok selesai dibuat, barulah disambung-sambung menjadi satu kapal.

Satu kapal kecil terdiri dari 20 blok. Kapal besar, kelas Panamax (bisa melewati terusan Panama), terdiri dari sekitar 110 blok.

Rencana PAL selanjutnya: seluruh galangan kapal milik BUMN digabung ke dalam PT PAL. Bahkan PAL berencana menggandeng seluruh galangan kapal swasta di Indonesia. Mereka akan menjadi satu koordinasi: Indonesia Maritime Incorporated.

Pasar kapal Indonesia sangat besar. Selama ini lebih banyak impor. Kalau semua kapal yang diperlukan Indonesia buatan Indonesia maka industri maritim akan hidup –BUMN maupun swastanya.

Diam-diam saya bersyukur Kaharuddin Djenot batal jadi pimpinan Danantara. Ia sudah pernah di-SK-kan menjadi CEO Danantara. Tapi batal sebelum dilantik.

“Bolehkah saya bersyukur seperti itu –meskipun Anda sendiri mungkin sempat kecewa?”

“Boleh,” katanya lantas tersenyum. Saya sulit memaknai senyumannya itu.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

--

Untung Hoki

Thursday, 9 July 2026
KDKMP Tercinta

KDKMP Tercinta

Wednesday, 8 July 2026
Kambing Verde

Kambing Verde

Tuesday, 7 July 2026
Wasiat Icha

Wasiat Icha

Monday, 6 July 2026
Model Polytron

Model Polytron

Monday, 6 July 2026
Serba Mirip

Serba Mirip

Saturday, 4 July 2026
Next Post
Tim pendampingan TPQ Al Yasiir saat sosialisasi perihal sistem KBM baca tulis Al Qur'an di SDN 21 Dungingi Kota Gorontalo baru-baru ini. (Foto: Istimewa).

‎Lima SD Dungingi Seriusi Edaran Walikota, Respon Rekomendasi Kadiknas Pendampingan TPQ Al Yasir

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 09 Juli 2026

Rekomendasi

Jokowi: Rachmat Gobel Inspirasi Bagi Generasi Penerus Bangsa

Jokowi: Rachmat Gobel Inspirasi Bagi Generasi Penerus Bangsa

Friday, 10 July 2026
Honda Rebel 1100 Hadir dengan Warna Baru

Honda Rebel 1100 Hadir dengan Warna Baru

Thursday, 9 July 2026
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026, 8 Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Semifinal

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026, 8 Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Semifinal

Thursday, 9 July 2026
--

Untung Hoki

Thursday, 9 July 2026

Pos Populer

  • Sidang Kasus PETI Paguyaman, Sepuluh Terdakwa Akui Bersalah

    Sidang Kasus PETI Paguyaman, Sepuluh Terdakwa Akui Bersalah

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • LGBTQ Ancam Kedaulatan Negara, Diatur Dalam Perpres, Didukung DPR

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Tutup MTQ Provinsi Gorontalo 2026

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Legislator Muda, Apa yang Berubah?

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • NMAX Curian Terungkap Saat Digadaikan, Tim URC Ringkus Pelaku

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.