logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Salut, Mahasiswa Ini Membagi Waktu Agar Bisa Kuliah dan Bekerja: Demi Bertahan Hidup 

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 24 December 2025
in Metropolis
0
Salut, Mahasiswa Ini Membagi Waktu Agar Bisa Kuliah dan Bekerja: Demi Bertahan Hidup 

TETAP SEMANGAT: Eka Safitri (20), mahasiswi Jurusan Terapi, Fakultas Kesehatan UNU Gorontalo, yang juga karyawan di salah satu restoran siap saji di Citimall Gorontalo. (foto: dok / gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.co.id Siang hari duduk di bangku kuliah, malam hari berkutat dengan kerja. Inilah realita hidup Eka Safitri (20), mahasiswi Jurusan Terapi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo, yang harus membagi waktu antara kuliah dan kerja, demi bertahan hidup serta membantu biaya sekolah adiknya. Di tengah jadwal kampus yang kerap berubah mendadak, Eka kerap dipaksa memilih: hadir di kelas atau tetap bekerja.

Di balik ramainya Citimall Gorontalo, Eka tampak sibuk meracik minuman hingga pukul 23.00 WITA. Mahasiswi asal Makassar ini telah bekerja sebagai karyawan part time bagian bar/minuman di Pizza Hut Citimall Gorontalo sejak April 2025. Keputusan bekerja bukan untuk gaya hidup, melainkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Setiap harinya, Eka menjalani rutinitas padat. Pagi hingga siang ia mengikuti perkuliahan, lalu sore hingga malam bekerja sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu. Di hari libur, ia memilih mengambil jadwal kerja tambahan. Adapun tugas-tugas kuliah dikerjakan pada malam hari sepulang kerja, ketika tubuh sudah kelelahan.

“Kalau istirahat itu curi-curi waktu saja. Kadang kalau dosen tidak masuk atau ganti jadwal, hari itu saya pakai untuk istirahat,” ujar Eka saat ditemui Sabtu, 20 Desember, di Citimall Gorontalo.

Related Post

LPKA Kelas II Gorontalo Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Bebas HP, Pungli, dan Narkoba

Parahu Rusak Tujuh Nelayan Berhasil Dievakuasi

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Ahli Waris Protes Pekuburan Keluarga di Terminal 42 Dipindah ke TPU

Tantangan terberat Eka bukan hanya soal lelah fisik, melainkan jadwal kuliah yang kerap berubah secara mendadak. Perubahan tersebut sering berbenturan dengan jam kerjanya yang tidak bisa diganti seenaknya. Dalam kondisi tertentu, Eka terpaksa meminta izin ke tempat kerja hanya untuk mengikuti satu mata kuliah, atau bahkan harus bolos kuliah.

Situasi paling pahit dialaminya ketika dosen yang sebelumnya dikabarkan tidak masuk, tiba-tiba hadir di kelas. Saat itu, Eka baru datang dari tempat kerja dan tidak mengenakan seragam kampus. Meski nekat mengikuti perkuliahan dengan seragam kerja yang ditutupi cardigan, ia akhirnya diminta keluar dari kelas dan harus merelakan satu mata kuliah terlewat.

“Rasanya sakit, tapi mau bagaimana lagi,” katanya.

Ironisnya, sikap sebagian dosen dinilai Eka kurang memahami kondisi mahasiswa pekerja. Izin kerap tidak diterima dengan alasan urusan kerja bukan tanggung jawab dosen. Kondisi ini membuat Eka sering berada di posisi serba salah.

Tekanan tersebut membuat Eka sering ingin menyerah dan berhenti bekerja. Ia merasa tidak enak kepada manajer karena terlalu sering izin atau meminta penyesuaian jadwal. Apalagi ketika pulang kerja larut malam dan tugas kuliah menumpuk belum terselesaikan.

Namun, satu hal membuatnya tetap bertahan: tanggung jawab hidup.

Eka tidak seberuntung anak seusianya, orang tuanya memilih berpisah sejak ia duduk di kelas 3 SD, dan kini masing-masing telah memiliki keluarga baru. Sebagai anak pertama, Eka merasa tidak pantas terus meminta biaya hidup. Ia bahkan memiliki tekad untuk membantu biaya sekolah adiknya.

“Kalau bukan saya yang biayai diri sendiri dan bantu adik saya, siapa lagi?” ucapnya.

Saat ini, Eka juga menumpang tinggal di rumah keluarga dari pihak ayahnya, kondisi yang semakin menguatkan tekadnya untuk mandiri. Meski harus membagi waktu antara kuliah dan kerja, Eka menegaskan bahwa IPK-nya tetap terjaga. Menurutnya, bekerja tidak menghambat prestasi akademik, justru melatih kedisiplinan dan tanggung jawab.

Ia bersyukur karena pihak tempat kerja sangat mendukung pendidikannya dan memberi toleransi agar kuliah tetap menjadi prioritas. “Bekerja sambil kuliah itu bukan keinginan siapa pun. Semua pasti ingin fokus kuliah. Tapi keadaan yang memaksa,” katanya.

Dari kondisi keluarga dan realita kuliah sambil kerja, Eka mengaku belajar banyak tentang arti kemandirian. “Mandiri itu mampu mengurus diri sendiri dan bertanggung jawab atas hidup tanpa bergantung pada orang lain,” ujarnya. Eka berharap, ke depan pekerjaan dan rezekinya dilancarkan, serta dipermudah dalam menyusun skripsi hingga wisuda. “Saya ingin lulus dengan baik dan membuktikan bahwa semua perjuangan ini tidak sia-sia,” tutupnya. (mg-13)

Tags: bekerjamahasiswapart timePizza HutUNU

Related Posts

LPKA Kelas II Gorontalo Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Bebas HP, Pungli, dan Narkoba

LPKA Kelas II Gorontalo Deklarasikan Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Bebas HP, Pungli, dan Narkoba

Monday, 20 April 2026
Pendataan kuburan oleh Lurah Tapa Wirna S Pakaya yang disaksikan langsung oleh para ahli waris atau keluarga dari yang meninggal dunia. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Ahli Waris Protes Pekuburan Keluarga di Terminal 42 Dipindah ke TPU

Monday, 20 April 2026
Tujuh orang masyarakat yang terdampar di Pulau Mas, berhasil dievakuasi oleh personel Polairud Polda Gorontalo.

Parahu Rusak Tujuh Nelayan Berhasil Dievakuasi

Monday, 20 April 2026
Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

Monday, 20 April 2026
Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, LPKA Gorontalo Gelar Pesantren Ramadan

Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, LPKA Gorontalo Gelar Pesantren Ramadan

Monday, 20 April 2026
Brukkkk! Dua Sepeda Motor Tabrakan, Untungnya Tak ada Luka Serius  

Brukkkk! Dua Sepeda Motor Tabrakan, Untungnya Tak ada Luka Serius  

Monday, 20 April 2026
Next Post
Taman Tongkrong Tipe A Hidupkan Terminal Dungingi, Disambut Antusias UMKM

Taman Tongkrong Tipe A Hidupkan Terminal Dungingi, Disambut Antusias UMKM

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Batas-Batas Pengobatan

Monday, 20 April 2026
Aulia Lahiya (19) bersama rekannya menampilkan atraksi ekstrim pada wahana tong setan, pasar malam hoya-hoya di taman Isimu, Kabupaten Gorontalo, Selasa (14/4) malam. (foto: aviva /mg/ gorontalo post)

Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

Friday, 17 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026
Pendataan kuburan oleh Lurah Tapa Wirna S Pakaya yang disaksikan langsung oleh para ahli waris atau keluarga dari yang meninggal dunia. (Foto: Roy/Gorontalo Post).

Ahli Waris Protes Pekuburan Keluarga di Terminal 42 Dipindah ke TPU

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pohuwato resmi melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan pemalsuan surat kepada Kejaksaan Negeri Pohuwato, Senin (13/4/2026).

    Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Putra Gorontalo Calon Wali Kota Jaksel

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Batas-Batas Pengobatan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Viral Siswi SMP di Kabgor Di-bully, Orang Tua Pelaku Justeru Minta Proses Hukum

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Jadi Bos PETI Oknum Kades Dibui, Kerahkan Eskavator Keruk Material Tambang di Sungai Alamutu

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.