logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Ekonomi Bisnis

Kreatif, Cara Mahasiswa Menghadapi Tekanan Ekonomi: Lahir Banyak Usaha

Lukman Husain by Lukman Husain
Saturday, 20 December 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kreatif, Cara Mahasiswa Menghadapi Tekanan Ekonomi: Lahir Banyak Usaha

seorang mahasiswa aktif di Gorontalo berhasil membangun sejumlah usaha kuliner yang kini berkembang pesat. Usaha tersebut meliputi Ngeteh Skuyy, Ngepukat, Ngerujakk, dan Pentol. (foto: dok/gorontalo post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

gorontalopost.co.id – Berawal dari keterbatasan ekonomi keluarga serta kebutuhan biaya penelitian saat menempuh pendidikan di bangku kuliah, seorang mahasiswa aktif di Gorontalo berhasil membangun sejumlah usaha kuliner yang kini berkembang pesat. Usaha tersebut meliputi Ngeteh Skuyy, Ngepukat, Ngerujakk, dan Pentol.

Salah satu brand yang paling dikenal masyarakat, Ngeteh Skuy Gorontalo, kini telah memiliki tiga cabang, termasuk kolaborasi dengan Mipangdas di Limboto, serta membuka lapangan pekerjaan bagi banyak anak muda, baik sebagai karyawan tetap maupun paruh waktu.

Owner Ngeteh Skuy Gorontalo, Fajar, mengungkapkan bahwa ide awal membangun usaha lahir dari kecintaannya terhadap teh, sekaligus dorongan kondisi ekonomi keluarga.

“Waktu semester akhir, saya butuh dana untuk melanjutkan penelitian. Karena memang suka ngeteh, akhirnya saya memberanikan diri membuka usaha. Modal awal pinjam dari teman, sementara resep dan konsep murni saya buat sendiri,” ujar Fajar.

Related Post

86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

Potensi PAD Tambang Rakyat Rp 1,2 Triliun, Gubernur Ungkap Pengelolaan Dilakukan Optimal

Pertamina: STNK Bukan Syarat Beli BBM Subsidi

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Selain Ngeteh Skuyy sebagai usaha utama, Fajar juga mengembangkan Ngepukat yang baru berjalan sekitar dua bulan, serta merintis Ngerujakk (fokus rujak buah) dan Pentol. Seluruh usaha tersebut berada dalam satu naungan manajemen.

Meski mengaku sempat diliputi keraguan di awal merintis usaha, Fajar mengatakan rasa ragu tersebut tidak terlalu besar. Pasalnya, ia telah terbiasa berjualan sejak usia remaja.

“Sejak kelas 9 SMP saya sudah jualan. Awal kuliah juga pernah jual pentol keliling pakai motor selama enam bulan. Jadi ragu itu ada, tapi kecil,” katanya.

Menariknya, jurusan yang ia tempuh di bangku kuliah tidak berkaitan langsung dengan dunia bisnis, yakni Teknik Sipil. Namun menurutnya, dunia usaha justru lebih sesuai dengan karakter dan jiwanya.

Dalam mengelola beberapa usaha sekaligus, Fajar menyebut tantangan terbesar bukan hanya soal untung dan rugi, melainkan pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia.

“Sebagai UMKM, yang paling berat itu mengatur arus kas, dana darurat, dan memastikan owner juga digaji. Kalau usaha sudah naik kelas dan punya karyawan, tantangannya bertambah, seperti menjaga kenyamanan kerja, jadwal, dan penerapan SOP,” jelasnya.

Saat ini, usaha yang ia kelola telah mempekerjakan sekitar delapan karyawan tetap serta sejumlah pekerja paruh waktu. Fajar juga kerap turun langsung membantu operasional ketika dibutuhkan. Baginya, usaha bukan sekadar tempat bekerja, melainkan tempat pulang.

Sebagai mahasiswa aktif yang kini tengah fokus menyelesaikan skripsi, Fajar mengaku harus pandai membagi waktu. Ia menegaskan bahwa yang dikorbankan bukan kuliah, melainkan waktu bersantai.

“Yang dipangkas itu waktu main, tidur berlebihan, dan scroll media sosial. Kuliah tetap prioritas,” ujarnya.

Berbeda dengan banyak usaha lain, bisnis yang ia bangun juga membawa misi sosial. Sebagian keuntungan direncanakan akan disalurkan untuk dunia pendidikan, termasuk turun langsung ke sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan.

“Bagi saya, usaha itu harus tumbuh bersama nilai dan kebermanfaatan,” tuturnya. Fajar menegaskan pentingnya mahasiswa belajar berbisnis sejak dini. “Di dunia ini semuanya tentang jualan barang, jasa, atau kemampuan. Mayoritas orang sukses adalah pebisnis,” katanya.

Ia mendorong mahasiswa agar tidak takut gagal selama masih memiliki dukungan keluarga dan lingkungan. Menurutnya, masa kuliah adalah waktu terbaik untuk mencoba, gagal, lalu belajar.

“Pohon itu tidak diperhatikan saat tumbuh, tapi saat berbuah orang akan mendekat. Sekarang adalah waktu paling aman untuk mencoba,” pungkasnya. (Mg-20)

Tags: ekonomimahasiswamahasiswa kreativUMKM

Related Posts

86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

Tuesday, 8 September 2026
Potensi PAD Tambang Rakyat Rp 1,2 Triliun, Gubernur Ungkap Pengelolaan Dilakukan Optimal

Potensi PAD Tambang Rakyat Rp 1,2 Triliun, Gubernur Ungkap Pengelolaan Dilakukan Optimal

Tuesday, 8 September 2026
Pertamina: STNK Bukan Syarat Beli BBM Subsidi

Pertamina: STNK Bukan Syarat Beli BBM Subsidi

Monday, 7 September 2026
Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Pasokan BBM di Gorontalo Normal, Pertamina Gandang Aparat Awasi SPBU

Monday, 7 September 2026
Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Rayakan HUT ke-6, ASTON Gorontalo Tebar Promo hingga Diskon 12 Persen

Saturday, 5 September 2026
Keandalan Avtur Dijaga, Pertamina Cek AFT Hasanuddin

Keandalan Avtur Dijaga, Pertamina Cek AFT Hasanuddin

Friday, 4 September 2026
Next Post
Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Kemendikdasmen Salurkan Laptop untuk Sekolah Dasar Dukung Digitalisasi Pembelajaran

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Yusran Lapananda

Mens Rea dalam Doktrin & Norma

Tuesday, 8 September 2026
Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

Tuesday, 8 September 2026
Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

Tuesday, 8 September 2026
86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

Tuesday, 8 September 2026

Pos Populer

  • Pengadaan MacBook Aleg Deprov, Femmy: Dengan Tegas Saya Menolak 

    4 Kursi DPR RI untuk Gorontalo, Femmy: Dari Aspirasi Menjadi Agenda Kelembagaan

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Mens Rea dalam Doktrin & Norma

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Polres Boalemo Salurkan Air Bersih di Tinelo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kebakaran Semakin Tidak Terkendali, Dua Hari 11 Titik Lahan, Hutan hingga Rumah Warga Hangus

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.