logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Masjid Raya Butuh Lahan 40 Hektare, Biaya Pembangunan Gusnar Serukan Infaq Bisa via QRIS

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 15 December 2025
in Headline
0
MASJID RAYA - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Center, di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Bone Bolango, Jumat 12 Desember 2025. (foto:haris/dok-pemprov)

MASJID RAYA - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Center, di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Bone Bolango, Jumat 12 Desember 2025. (foto:haris/dok-pemprov)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Masjid Raya Gorontalo Islamic Center yang diinisiasi Yayasan Islamic Center Gorontalo mulai dibangun, ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan oleh Gubernur Gusnar Ismail, dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat 12 Desember 2025 atau Jumadil Akhir 1447 Hijriah, tepat dihari ulang tahun Gubernur Gusnar Ismail. Pembangunan Masjid Raya Gorontalo membutuhkan lahan kurang lebih 40 hektare, saat ini yang telah tersedia seluas 1,6 hektare.

Ketua Yayasan Islamic Center Gorontalo, Wahyudin Katili, menyebutkan, pembangunan Masjid Raya akan berada dalam kawasan seluas 40 hektar. Selain Masjid Raya sebagai bangunan utama, di dalam kawasan itu juga akan dibangun sejumlah fasilitas penunjang, seperti pusat dakwah, destinasi wisata, sport center, serta area UMKM.

“Untuk lahan awal yang sudah dibebaskan saat ini seluas 1,6 hektar yang menjadi lokasi peletakan batu pertama, terdiri dari sembilan persil dan sudah kami sudah bayarkan senilai Rp2.035.479.000. Dari sembilan persil lahan ini, satu persil dibayarkan langsung oleh donatur,” jelas Wahyudin.

Setelah peletakan batu pertama, tahapan pembangunan GIC selanjutnya adalah review detail engineering. Tahapan ini diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih tiga sampai empat bulan ke depan, dan selanjutnya akan masuk ke tahapan konstruksi.

Related Post

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Pada peletakan batu pertama, prosesi diawali dengan upacara adat Momayango yang dipimpin oleh Kadi Kota Gorontalo KH. Abdul Rasyid Kamaru bersama pemangku adat Uduluwo Limo lo Pohalaa.

Momayango merupakan ritual adat Gorontalo yang bertujuan menentukan titik utama fondasi sebelum mendirikan bangunan baru, yang melambangkan harapan akan keabadian dan keberkahan.

“Alhamdulillah pagi ini kita akan memulai sebuah pekerjaan besar untuk membangun masjid raya yang sudah lama diaspirasikan oleh seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo. Pekerjaan yang sudah pernah digagas, dipikirkan, dan direncanakan oleh para gubernur sebelum saya. Insya Allah akan berjalan lancar dan memperoleh dukungan seluruh masyarakat, utamanya rida Allah SWT,” kata Gusnar.

Gubernur menyampaikan lokasi pembangunan Masjid Raya saat ini strategis, beradap pada segitiga emas yang terkonsep pada tiga daerah yakni Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo.

Menurut dia, kehadiran Masjid Raya Gorontalo pastinya akan menarik pertumbuhan ekonomi, sosial budaya dan kemasyarakatan, tak terkecuali menjadikan kawasan atau sekitar Masjid Raya sebagai wilayah investasi pontensial. “Pengembangan wilayah agar di tiga kabupaten kota bisa berkembang pesat,” tegasnya.

Gusnar menyampaikan, target pembangunan masjid Raya ini diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih 2 hingga tiga tahun kedepan sebab sumber pembiayaan berdasarkan donasi dari masyarakat dan semua pihak.

Biaya pembangunan Masjid Raya menurut Gusnar bersumber dari infaq dan sedekah seluruh masyarakat Gorontalo. Untuk memudahkan masyarakat menyalurkan infaq dan sedekah, pihak Yayasan Islamic Center telah membagikan kode batang (barcode) QRIS, yang secara resmi diluncurkan Gubernur Gusnar Ismail pada prosesi peletakan batu pertama

AYO SEDEKAH - QRIS untuk penyaluran sedekah dan infaq untuk pembangunan masjid raya Gorontalo. (foto: instagram@gorontaloislamicentre)
AYO SEDEKAH – QRIS untuk penyaluran sedekah dan infaq untuk pembangunan masjid raya Gorontalo. (foto: instagram@gorontaloislamicentre)

. QRIS atas nama Yayasan Islamic Center menerima donasi maksimal Rp10 juta. Infak di atas nominal tersebut bisa dilakukan dengan cara transfer. “Saya secara resmi membuka media infak, sedekah, dan hablumminallah untuk semua masyarakat demi kelangsungan pembangunan masjid raya ini. Saya tegaskan bahwa pendanaan dan pembiayaan pembangunan masjid ini sepenuhnya bersumber dari donasi seluruh rakyat di Provinsi Gorontalo,” kata Gusnar.

Gusnar menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo akan menggalakkan kembali sedekah harian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap organisasi perangkat daerah yang sudah diinisiasi oleh gubernur sebelumnya. Menurutnya, langkah ini sebagai wujud kebersamaan untuk mempercepat proses pembangunan masjid raya Gorontalo.

“Dukungan gubernur bukan segalanya dalam penyelesaian pembangunan masjid ini, tetapi semuanya butuh kebersamaan kita. Oleh karena itu mulai hari ini kita lanjutkan dan buka kembali kesempatan berinfak dan bersedekah bagi ASN dan seluruh masyarakat,” tutur Gusnar.

Berdasarkan laporan Ketua Yayasan Islamic Center Gorontalo, Wahyudin Katili, total infak dari ASN dan masyarakat yang sudah terkumpul selama ini dan masuk ke rekening mencapai Rp3.059.699.900. Dana tersebut sudah digunakan untuk membayar pembebasan lahan seluas 1,6 hektar senilai Rp Rp2.035.479.000, dan saldo akhir saat ini Rp1.031.606.900.

Sementara itu melalui akun Instagram gorontaloislamiccentre, pihak yayasan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap pemalsuan dan penipuan dalam penggunaan QRIS.

Masyarakat diminta untuk memastikan QRIS yang dipindai saat menyalurkan infak merupakan nama Yayasan Islamic Center Gorontalo di Bank Muamalat dengan nomor rekening 8120-999-999. (tro)

Tags: islamic center gorontalomasjid raya gorontaloPembangunan Masjid Raya Gorontalopemprov gorontaloYayasan Islamic Center Gorontalo

Related Posts

Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea disambut para guru saat membuka SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6). (foto: istimewa)

Wali Kota Gorontalo Siap Pasang Badan untuk Guru, Adhan: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi

Thursday, 4 June 2026
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani. (F. Istimewa)

Gaji 13 Cair Hari Ini, Rp 120,59 M Dikucurkan DJPb Gorontalo

Tuesday, 2 June 2026
Next Post
Gusnar Ismail

RSAS Kota Gorontalo, Bedah Jantung Pertama Sukses, Hari Ini Ditinjau Menkes

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.