logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Metropolis

Pengendara Tak Gunakan Helm Dominasi Ditilang, Terbanyak Selama Pelaksanaan Operasi Otanaha di Kota Gorontalo

Lukman Husain by Lukman Husain
Wednesday, 3 December 2025
in Metropolis
0
Penggendara yang tidak menggunakan helm standar, mendominasi tilang di Kota Gorontalo selama Operasi Otanaha 2025.

Penggendara yang tidak menggunakan helm standar, mendominasi tilang di Kota Gorontalo selama Operasi Otanaha 2025.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Pengendara yang tidak menggunakan helm SNI mendominasi proses tilang yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo, selama berlangsungnya Operasi Otanaha 2025 yang berlangsung sejak 17-30 November 2025.

Data yang dirangkum Gorontalo Post, selama pelaksanaan operasi, Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota telah mengeluarkan 189 surat teguran dan 116 tilang, dengan jumlah total 305. Jumlah ini termasuk menurun dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 331, terdiri dari 171 teguran dan 160 tilang.

Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Lantas, AKP Mutiara Puspitasari Hartono,S.Tr.K menjelaskan, selama pelaksanaan Operasi Otanaha 2025, pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, dengan jumlah mencapai 140 pelanggaran.

Selanjutnya adalah pengendara yang menggunakan handphone sebanyak 38 pelanggaran. Sedangkan untuk mobil, didominasi oleh pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt, sebanyak 73 pelanggaran.

Related Post

Cegah Judol dan Penyalahgunaan Senjata, Propam Polda Sidak Senpi dan HP Anggota

4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

“Jumlah klasifikasi pelanggaran lalu lintas yang paling dominan itu adalah penggunaan helm SNI. Dan para pelanggar tersebut kami lakukan tilang selama pelaksanaan Operasi Otanaha 2025,” ungkapnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 2016 ini, meski Operasi Otanaha 2025 sudah selesai, bukan berarti tugas Lalu Lintas berhenti. Sebaliknya, berbagai upaya dilakukan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Di mana upaya tersebut dapat dilakukan melalui kombinasi tindakan preventif dan represif.

Upaya preventif meliputi edukasi dan sosialisasi secara rutin. Contohnya saja, melalui Police Go to School dan kampanye tertib lalu lintas, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta meningkatkan kehadiran polisi melalui patroli di area rawan pelanggaran. “Sedangkan untuk upaya represif yakni melibatkan penegakan hukum seperti penilangan, serta penerapan teknologi seperti sistem ETLE,” terangnya.

Mantan Kasat Lantas Polres Bone Bolango ini pula berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, bukan hanya untuk menghindari tilang, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Mewujudkan budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran individu dan menjadi norma sosial yang dijunjung tinggi bersama. Selain itu, mengutamakan keselamatan atau memprioritaskan aspek keselamatan (Safety riding/driving) di atas kecepatan atau kenyamanan pribadi.

“Dengan kepatuhan yang lebih baik, diharapkan angka pelanggaran berkurang drastis, yang secara langsung akan menurunkan jumlah kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. Dengan demikian, dapat terwujud pula sikap saling menghargai dan menghormati hak pengguna jalan lain, termasuk pejalan kaki dan pengendara yang lebih rentan,” harapnya.

AKP Mutiara juga berharap, agar msayarakat mendukung upaya penegakan hukum oleh pihak berwenang, dengan tidak melakukan suap atau meminta perlakuan khusus, serta melaporkan pelanggaran yang membahayakan.

“Secara singkat, harapannya adalah ‘Zero tolerance’ terhadap pelanggaran dan terwujudnya tertib lalu lintas yang berkesinambungan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya. (kif)

Tags: Dominasi TilangKota GorontaloOperasi OtanahaOperasi Otanaha 2025Pengendara Tak Gunakan Helmpolresta gorontalo

Related Posts

Cegah Judol dan Penyalahgunaan Senjata, Propam Polda Sidak Senpi dan HP Anggota

Cegah Judol dan Penyalahgunaan Senjata, Propam Polda Sidak Senpi dan HP Anggota

Friday, 24 July 2026
4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

Friday, 24 July 2026
Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Polisi Buru Pemilik Dua Excavator

Thursday, 23 July 2026
Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Kemarau Panjang Ancam Pertanian, Petani Andalkan Pompa Air, Biaya Membengkak

Thursday, 23 July 2026
Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Cegah Pernikahan Dini, Poltekkes Gorontalo Bentuk Konselor Sebaya di Desa Tualango

Thursday, 23 July 2026
Karhutla Butuh Penanganan Lintas Sektor

Karhutla Butuh Penanganan Lintas Sektor

Thursday, 23 July 2026
Next Post
AKP M. Atmal Fauzi,S.H.

Jelang Nataru, Polres Bone Bolango Maksimalkan Pengamanan Tempat Ibadah

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 22 Juli 2026

Rekomendasi

Penting! Cek Tanda Shockbreaker Mulai Rusak, Rutin Servis Berkala di AHASS jadi Solusi Hindari Kerusakan

Penting! Cek Tanda Shockbreaker Mulai Rusak, Rutin Servis Berkala di AHASS jadi Solusi Hindari Kerusakan

Friday, 24 July 2026
Pertamina Patra Niaga Sulawesi, RASI Ruang Tumbuh Generasi Penjaga Pesisir

Pertamina Patra Niaga Sulawesi, RASI Ruang Tumbuh Generasi Penjaga Pesisir

Friday, 24 July 2026
4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

4.415 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Digelapkan, Uangnya Diduga Digunakan untuk Sabung Ayam dan Hura-hura

Friday, 24 July 2026
Skandal Command Center, Dua ASN Pemprov Masuk Bui

Skandal Command Center, Dua ASN Pemprov Masuk Bui

Friday, 24 July 2026

Pos Populer

  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Wagub Gorontalo Idah Syahidah Hadiri Bahagia QRIS Fest 2026 di Limboto

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Spanyol, Bola, dan Islam

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Pengumuman Libur Khusus Final Pildun di Gorontalo Hoaks

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.