logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Dicegat di Pelabuhan Pagimana, 100 Ton Beras Gagal Masuk Gorontalo

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 28 October 2025
in Headline
0
Sejumlah mobil truk bermuatan beras yang akan dikirim ke Goorntalo dicegat petugas gabungan di Kawasan Pelabuhan Pagimana, Sulteng. (Foto: Dok: Luwuk Post).

Sejumlah mobil truk bermuatan beras yang akan dikirim ke Goorntalo dicegat petugas gabungan di Kawasan Pelabuhan Pagimana, Sulteng. (Foto: Dok: Luwuk Post).

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, LUWUK — Pengiriman beras lokal Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah ke Provinsi Gorontalo kembali digagalkan. Tim gabungan berhasil mencegat sepuluh truk yang mengangkut sebanyak 100 ton beras di area Pelabuhan Pagimana, Sulteng dalam sepekan terakhir, Kamis malam (23/10/2025).

Digagalkannya pengiriman beras ke Gorontalo itu bermula ketika petugas gabungan dari Polsek Pagimana, Trantib Pemcam Pagimana, dan petugas Pelabuhan ASDP Pagimana mencegat sembilan truk bermuatan 70 ton beras asal Kecamatan Toili. Namun, jumlah itu bertambah setelah ditemukan lagi 30 ton yang diangkut oleh tiga truk, sehingga total beras yang berhasil dicegat menjadi 100 ton.

Wakapolsek Pagimana, IPTU Steven Fehr, membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, pihak pelabuhan Pagimana berkoordinasi dengan Polsek Pagimana dan Pemcam Pagimana sementara mencegat pengiriman beras sebanyak 70 ton ke Gorontalo,” ujar Iptu Steven dikutip dari Luwuk Post (Gorontalo Post Group).

Pencegatan ini kata Steven dilakukan di tengah instruksi tegas Bupati Banggai, Amirudin, yang melarang keras beras lokal keluar daerah. Larangan tersebut bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok pangan lokal dan menekan angka inflasi di Kabupaten Banggai, mengingat komoditas beras merupakan faktor utama penentu inflasi daerah.

Related Post

Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

Izin Tambang Emas, IPR Koperasi Terbit Berhak Kelola 10 Hektare

Dihadiri Wagub Idha, Warga Taluditi Serbu Pasar Murah, Pemprov Siapkan 1000 Paket Sembako

Ustad Abdul Somad Hadir di Kotamobagu, Masjid Al-Baitul Makmur jadi Lautan Manusia

Informasi menyebutkan, para pemilik beras dan sopir berencana mengajukan audiensi kepada Bupati Amirudin untuk meminta kebijaksanaan agar pengiriman beras tersebut diizinkan ke Gorontalo. Tindakan ini ditengarai dipicu oleh disparitas harga yang signifikan.

Berdasarkan bocoran di lapangan, harga beras di luar daerah bisa mencapai Rp16.000 per kilogram, jauh lebih tinggi dari harga setelah surat edaran Bupati yang berkisar Rp12.000 per kilogram. Selisih harga ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah per bulan, yang tentu menggiurkan bagi para pemilik beras dan penggilingan.

“Jika sebelumnya ada surat edaran Bupati Banggai mengenai pelarangan penjualan beras ke luar daerah, di lapangan harga tertinggi Rp 16.000/kg jika dikalikan harga beras sebelum ada surat edaran sekali tarik 100 ton nilainya Rp 1.6 miliar. Jika di dikalikan jadwal kapal seminggu 3 kali maka dipastikan beras banggai mencapai Rp 4,8 miliar per minggu dikalikan 4 minggu dalam sebulan sehingga mencapai kurang lebih Rp 19,2 miliar setiap bulan,” ujar sasalah satu sumber di Pemkab Banggai yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sabtu (25/10). Ia mengungkapkan, harga penjualan beras berbeda setelah ada surat edaran dengan harga perkilogram 12.000 dikalikan 100 ton Rp 3,6M dikalikan 4 minggu dalam sebulan mencapai total 14,4 miliar.

“Yang pasti para pemilik beras dan gilingan pasti tergiur untuk menjual beras mereka keluar daerah, karena harga lebih tinggi,” tukasnya. Hingga kemarin, 100 ton beras dan 10 kendaraan truk masih tertahan di area Pelabuhan Pagimana, menunggu tindak lanjut dan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Kabupaten Banggai.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikuktura dan Pertanian (TPHP), Subhan Lanusi, sejak akhir bulan tahun lalu (2024, red.) telah memperingatkan bahwa ada kebocoran penjualan beras Banggai ke luar daerah mencapai sekitar 136 ton.

Sementara itu dari penelusuran Gorontalo Post di sejumlah pedagang beras, bahwa penjualan beras perkilogram mencapai Rp 16.000. “Kalau perliter kami menjual Rp 14 Ribu,”kata Nely Husain salah seorang pedagang beras. Nely mengungkapkan, untuk pengambilan beras, sebagian besar pedagang membeli dari luar Gorontalo seperti Toili Sulawesi Tengah, maupun Pinrang, Sulawesi Selatan.

“Kalau beras Sulteng biasanya diisi dalam karung 50 Kg berwarna kuning kami beli dengan Harga Rp 700 Ribu, sedangkan beras Sulsel diisi dalam karung 50 Kg warna pink atau merah mudah dibeli dengan Harga Rp 725 Ribu. Kami beli beras dari kedua daerah itu karena beras Gorontalo masih kosong. Kalaupun ada hanya stok lama dan harganya mahal,”tutup Nely. (roy/LP)

Tags: Pelabuhan PagimanaPengiriman BerasPolsek Pagimana

Related Posts

Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

Monday, 25 May 2026
Gusnar Ismail

Izin Tambang Emas, IPR Koperasi Terbit Berhak Kelola 10 Hektare

Monday, 25 May 2026
Dihadiri Wagub Idha, Warga Taluditi Serbu Pasar Murah, Pemprov Siapkan 1000 Paket Sembako

Dihadiri Wagub Idha, Warga Taluditi Serbu Pasar Murah, Pemprov Siapkan 1000 Paket Sembako

Monday, 25 May 2026
ASTANGA YOGA Berbasis donasi berlangsung di Manna Cafe, Kota Gorontalo, Sabtu (23/5). (Foto aviva /mg/ gorontalo post)

Astanga Yoga Berbasis Donasi, Didukung Pegadaian Lewat Literasi Investasi Emas

Saturday, 23 May 2026
Ustad Abdul Somad Hadir di Kotamobagu, Masjid Al-Baitul Makmur jadi Lautan Manusia

Ustad Abdul Somad Hadir di Kotamobagu, Masjid Al-Baitul Makmur jadi Lautan Manusia

Saturday, 23 May 2026
Peduli, Jelang Iduladha Rusli Habibie Salurkan 2500 Paket Sembako untuk Warga

Peduli, Jelang Iduladha Rusli Habibie Salurkan 2500 Paket Sembako untuk Warga

Saturday, 23 May 2026
Next Post
Proses penanaman bibit terumbu karang pada media transplantasi dengan menggunakan metode Spider reef di Pantai Botutonuo, Bersama Siswa SD Brillikids Leadership Elementery School, Selasa 21 Oktober 2025. (foto: dok/BrillikidsElementery School)

Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo    

Discussion about this post

Rekomendasi

AHM Hadirkan TEFA Astra Honda di SMK Mitra Binaan, Fasilitas Pendidikan Tambah Lengkap

AHM Hadirkan TEFA Astra Honda di SMK Mitra Binaan, Fasilitas Pendidikan Tambah Lengkap

Monday, 25 May 2026
Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

Monday, 25 May 2026
Tiga unit excavator yang diduga dipergunakan di lokasi PETI Bulangita, diamankan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato

Tiga Excavator Ditemukan di Lokasi PETI Bulangita, Dua Operator Melarikan Diri, Polisi Buru Pemilik Alat Hingga Pemodal

Monday, 25 May 2026
SEMARAK PIALA DUNIA - Warna-warni bendera negara peserta FIFA World Cup mulai ramai dijual, dan menjadi buruan pendukung pada helatan Piala Dunia Sepakbola 2026. (foto: mg/ gorontalopost)

Semarak FIFA WORLD CUP, Bendera Negara Peserta Ramai Dijual

Monday, 25 May 2026

Pos Populer

  • AHM Hadirkan TEFA Astra Honda di SMK Mitra Binaan, Fasilitas Pendidikan Tambah Lengkap

    AHM Hadirkan TEFA Astra Honda di SMK Mitra Binaan, Fasilitas Pendidikan Tambah Lengkap

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Tambang Emas Pohuwato, Berkah atau Kutukan Sumber Daya Alam? Dari Enclave Ekonomi ke Pengukit Pertanian dan UMKM

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Presiden Sumbang Sapi Kurban untuk Gorontalo, Bobotnya 1.130 Kg dari Peternak Lokal  

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Tiga Excavator Ditemukan di Lokasi PETI Bulangita, Dua Operator Melarikan Diri, Polisi Buru Pemilik Alat Hingga Pemodal

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Manajemen Pembelajaran Adaptif untuk Kelompok Disabilitas: Implementasi Teknologi Asistif dalam Ekosistem Pendidikan Inklusif

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.