logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Ekonomi Bisnis

Gorontalo Terancam Krisis Fiskal, Dana Transfer Dipangkas Rp 184 Miliar

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 16 October 2025
in Ekonomi Bisnis, Headline
0
Kepala Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Adnan Wimbyarto, saat diwawancara awak media, Rabu (15/10). (Foto: Diyanti/Gorontalo Post)

Kepala Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Adnan Wimbyarto, saat diwawancara awak media, Rabu (15/10). (Foto: Diyanti/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kondisi keuangan daerah di tahun 2026 diprediksi suram. Hal ini buntut dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memangkas anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dengan alasan efisiensi. Krisis fiskal pun di depan mata.

Apalagi untuk Gorontalo, pemangkasan dana transfer mencapai 13 persen dari APBD, atau kurang lebih Rp 184 Miliar, belum lagi ditambah realisasi anggran yang seret.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya efisiensi dan ketepatan penggunaan anggaran daerah, menyusul rencana pemerintah pusat untuk mengurangi Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Adnan Wimbyarto, mengungkapkan bahwa pengelolaan keuangan daerah perlu semakin disiplin dan berbasis prioritas agar tidak mengganggu pelayanan publik. Menurutnya, pemerintah daerah harus menyesuaikan struktur fiskalnya untuk menghadapi pengurangan TKD.

Related Post

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

“Daerah harus mulai menata ulang belanja agar lebih efisien. Program yang berdampak langsung pada masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan tetap harus dipertahankan,” ujar Adnan di Gorontalo, setelah melakukan Executive Meeting Lo Hulonthalo, Rabu (15/10).

Selain itu, Adnan juga menyoroti masih rendahnya tingkat penyerapan anggaran daerah, hingga semester I tahun 2025. Dari total Rp1,1 triliun, realisasi belanja baru mencapai sekitar 70 persen, jauh dari target minimal 95 persen yang diharapkan mampu menjaga daya dorong ekonomi.

“Percepatan realisasi belanja harus jadi fokus utama. Dana pemerintah yang lambat terserap akan menahan laju ekonomi dan mengurangi dampak fiskal bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, masih banyak kegiatan pemerintah daerah yang belum berjalan optimal akibat perencanaan yang kurang matang dan lambatnya proses administrasi. Kondisi ini perlu segera dibenahi agar belanja pemerintah lebih produktif. Untuk itu, pentingnya peningkatan akuntabilitas dan kualitas belanja daerah.

“Kita ingin memastikan kinerja fiskal Gorontalo tetap sehat dan berkelanjutan. Efisiensi, akuntabilitas, dan penguatan pengawasan adalah kunci menghadapi dinamika keuangan tahun depan,” tambah Adnan.

Sementara itu, ditempat yang sama, Asisten III Setda Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole, mengatakan bahwa pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat sebesar 13 persen atau setara Rp184 miliar untuk tahun anggaran 2026 menjadi tantangan serius yang dihadapi Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Pemotongan tersebut dinilai dapat mempersempit ruang fiskal dan memaksa pemerintah daerah melakukan penataan ulang prioritas anggaran.

“Angka ini tidak kecil. Kami harus melihat ulang apa yang benar-benar penting untuk dianggarkan dan mana yang bisa dikurangi. Fokusnya tetap pada pembiayaan yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah provinsi bersama TAPD akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tahun 2026.

Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa setiap program benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tidak membebani keuangan daerah di tengah ancaman pemotongan TKD.

“Pak Gubernur sudah menginstruksikan agar setiap OPD meninjau kembali anggarannya. Kita harus realistis dan fokus pada program prioritas,” pungkas Misranda. (Tr-76)

Tags: Anggaran TKDDJPb Provinsi GorontaloEkonomi GorontaloKrisis Fiskal

Related Posts

Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput

Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon, PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput

Friday, 5 June 2026
Next Post
Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim saat memberikan sambutan pada Bimtek Tenaga Penata Arsip di Grand Q Hotel Gorontalo, Selasa (14/10). (Foto: Mila/diskominfotik)

Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim Membuka Bimtek Tenaga Penata Arsip

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.