Gorontalopost.co.id, PUNCAK BOTU — Pemerintah pusat diminta untuk meneruskan program revitalisasi danau Limboto melalui kucuran anggaran dari Kementerian terkait. Agar danau Limboto benar-benar bisa lepas dari kondisi kritis.
Harapan itu dikemukakan Komisi III Deprov Gorontalo saat berkunjung ke Kementerian PUPR, kemarin (9/10). Rombongan Komisi III diterima Kepala Subdirektorat Operasi dan Pemeliharaan Sungai Pantai, dan Gandes Sawitri, Faliansyah, dan Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Operasi dan Pemeliharaan.
Anggota Komisi III Syarifudin Bano, mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong Kementerian PUPR agar segera merealisasikan penanganan Danau Limboto yang selama ini menjadi isu lingkungan dan sumber daya air yang krusial di Gorontalo.
“Kemarin Pak Dirjen sudah melihat langsung ke lokasi bersama Pak Taufik. Berdasarkan perhitungan awal, penanganan menyeluruh Danau Limboto diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp50 hingga Rp60 miliar,” ujar aleg dari Partai Demokrat ini.
Menurutnya, pada tahun 2025 seharusnya Gorontalo mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 42 miliar untuk Danau Limboto. Namun, dana tersebut tidak jadi dikucurkan karena adanya efisiensi anggaran di tingkat pusat.
“Oleh karena itu, kami minta agar di tahun 2026, anggaran yang tertunda itu bisa dikembalikan dan diprioritaskan kembali. Danau Limboto tidak bisa terus dibiarkan karena kondisinya semakin memprihatinkan,” tambahnya. (rmb)













Discussion about this post