logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Diduga Alami Kekerasan, Mahasiswa UNG Asal Muna Tewas

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 23 September 2025
in Headline
0
Peti jenazah MJ saat hendak dibawa pihak keluarga dari kamar mayat RSAS Kota Gorontalo menuju rumah duka di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Senin (22/9). (Foto : Diyanti/Gorontalo Post)

Peti jenazah MJ saat hendak dibawa pihak keluarga dari kamar mayat RSAS Kota Gorontalo menuju rumah duka di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Senin (22/9). (Foto : Diyanti/Gorontalo Post)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Dugaan tindak kekerasan dalam dunia pendidikan kembali terjadi. Kali ini menimpa Muhammad Jeksen (MJ), mahasiswa semester tiga Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang meninggal dunia usai mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) di Desa Tapadaa, Suwawa Tengah, Bone Bolango.

Kegiatan itu berlangsung dari 18 hingga 21 September 2025. Korban yang diketahui memiliki riwayat penyakit hemofilia itu mengembuskan napas terakhir di IGD RSUD Aloei Saboe, Senin (22/9), setelah mengalami kondisi kritis. Wajah dan lehernya membengkak, disertai kesulitan bernapas hingga akhirnya tak tertolong.

Keluarga menduga ada tindak kekerasan dalam kegiatan tersebut, hingga membuat mahasiswa asal Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara itu, menghembuskan nafas terakhir. “Indikasinya dia dipukul. Dari foto yang saya lihat, sejak awal penerimaan wajahnya sudah mulai bengkak. Kalau kena benturan sedikit, pasti langsung membengkak,” ungkap kakak korban, Hikayat, saat diwawancarai via telepon.

Kesaksian lain datang dari Muhammad Amar, kerabat korban. Ia mengaku menerima telepon dari MJ setelah kegiatan selesai. “Dia bilang, ‘Kak jemput saya, saya sakit. Bawa ke rumah sakit.’ Saya kira cuma luka biasa. Tapi saat tiba di sekretariat, kondisinya sudah parah, wajah rusak, sulit bicara, dan sangat kesakitan,” ujarnya saat diwawancara awak media di RSAS, Senin (22/9/2025)

Related Post

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Korban sempat dibawa ke RS Bunda, namun karena fasilitas terbatas, akhirnya dirujuk ke RSUD Aloei Saboe. Di sana, kondisinya makin memburuk. “Dia susah bernapas, lidahnya sempat keluar saat subuh. Dari wajah sampai leher penuh luka. Dia memang punya penyakit hemofilia sejak kecil, jadi tidak boleh terkena benturan sedikit pun,” tambah Amar.

Ia juga menyayangkan sikap panitia. Saat menjemput, korban keluar sendiri tanpa ada pendampingan. “Tidak ada yang antar. Baru setelah beberapa jam di rumah sakit, barulah panitia datang, tapi mereka tidak menjelaskan apa-apa,” katanya.

Pihak keluarga menilai ada kelalaian dalam pelaksanaan Diksar. Elfin, keluarga korban lainnya, menegaskan kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib. “Kami sudah melapor ke Polres Bone Bolango, dan diinformasikan laporan sudah masuk. Besok kami akan kembali untuk mengambil laporan polisi. Kami juga ke Polda Gorontalo untuk meminta atensi agar kasus ini dikawal serius,” jelasnya.

Dari keterangan keluarga, sebelum meninggal MJ sempat menulis pesan di ponsel bahwa pembengkakan di lehernya akibat tamparan. Namun pesan itu tidak sempat terkirim karena kondisinya semakin memburuk.

“Saat ini korban dalam perjalanan menuju rumah duka di Muna Provinsi Sulawesi Tenggara, dan perjalanannya mungkin sekitar dua sampai tiga hari. Dan juga keluarga tidak mengizinkan untuk diotopsi karena waktu tiga hari untuk perjalanan ke kampung namun pihak keluarga tetap melaporkan hal ini kepihak berwajib,”ungkas Elfin.

Sementara itu, pihak kampus Univesitas Negeri Gorontalo (UNG) hingga kemarin masih bungkam dengan tewasnya salah satu mahasiswa itu. Kabarnya, pihak UNG baru akan memberikan keterangan pers pada hari ini. (Tr-76)

Tags: Diksar MapalaDugaan KekerasanMahasiswa TewasMahasiswa UNGMapala UNGUniversitas Negeri Gorontalo

Related Posts

Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea disambut para guru saat membuka SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6). (foto: istimewa)

Wali Kota Gorontalo Siap Pasang Badan untuk Guru, Adhan: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi

Thursday, 4 June 2026
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani. (F. Istimewa)

Gaji 13 Cair Hari Ini, Rp 120,59 M Dikucurkan DJPb Gorontalo

Tuesday, 2 June 2026
Next Post
Prof. Rauf Hattu

Job Bidding Kabgor Paling Banyak Peminat

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.