logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Bonek Bonita

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 11 July 2025
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

“Saleem… sathu… nyali !!!”

“Wani !!!!!!”

Related Post

Abu Putih

Satpam MBG

Anak Telur

Sakit Jantung

Ini beda. Yang mengucapkan slogan “Salam satu nyali!” itu orang bule. Wanita. Berumur. Namanyi: Terry. Lidahnyi belum seperti Bonita tapi sudah bisa dimengerti. Maka para Bonek–Bonita spontan menyahut: Wani !!!!!!!!!!!!.

Tanda serunya banyak karena yang berteriak ‘’wani!’’ memang banyak orang.

Mendapat sahutan meriah itu si Bule tersenyum lebar. Lalu dia mengulangi lagi. Beberapa kali.

Di kesempatan lain di acara tur ke stadion Perth kemarin. Itulah stadion baru. Optus Stadium. Optus terpilih sebagai stadion terindah di dunia! Kapasitasnya 65.000 orang.

Bagi saya stadion terindah di dunia tetaplah Tambaksari, Surabaya (Gelora 10 Nopember). Indah di dalam hati. Terus hidup dalam kenangan.

Di situlah banyak perjuangan diwujudkan. Julukan Green Force dari situ. Bajul Ijo. Kami Haus Gol Kamu. Semua lahir di Tambaksari.

Salah satu Bonek yang ikut tur ke Perth ini mengingatkan semua itu. Semua peserta tur memang mengenakan jersey Persebaya, tapi yang satu ini beda. Ia mengenakan syal Tret tet tet tahun 1987! Masih bagus. Warnanya masih hijau.

Anda sudah tahu, Tret tet tet merupakan pengkoordiniran suporter Persebaya untuk nonton pertandingan away ke luar Surabaya. Pertama kali dipopulerkan di Jawa Pos pada 1987.

Ketika itu saya masih menjadi sesuatu di sana. Sekaligus dipercaya mengurusi Persebaya. Saat itu pula lahir ikon “Wong Mangap”. Gambar ilustrasi suporter berteriak lantang menggunakan ikat kepala Persebaya.

“Anda kan belum lahir ketika syal dan jersey ini dibuat. Anda dapat dari mana?” tanya saya.

“Dari Pak De saya,” katanya. “Sebelum meninggal Pak De melihat saya menyukai sepak bola. Lalu diberi syal dan jersey Tret tet tet ini,” katanya.

Ia lahir 1985. Berarti saat jersey itu dibuat sudah berusia dua tahun.

Namanya: Rojil Nugroho Bayu Aji. Sarjana sejarah. Alumnus Unair. Masternya juga sejarah. Alumnus Universitas Gadjah Mada. Kini Rojil sedang menempuh kandidat doktor humaniora di Unair.

Rojil Bonek sejati. Desertasi doktornya nanti tentang lahirnya Bonek di sepanjang Pantura. Penelitiannya akan dilakukan di Pantura. Kurun waktunya 1980 sampai 2010. Batasan 2010 itu diambil karena di tahun itu terjadi dualisme di Persebaya.

Terbentuknya Bonek di Pantura, kata Rojil, utamanya karena ada Tret-tet-tet. Itulah kehebohan pertama Bonek. Lebih 90 bus berangkat ke Jakarta. Mereka mengawal Persebaya ke ibu kota. Konvoi Tret-tet-tet.

Lebih banyak lagi yang berangkat di luar rombongan. Mereka ikut menamakan diri rombongan Tret-tet-tet. Banyak yang tanpa sangu. Modalnya nekad. Bondo semangat. Amuk. Dari sinilah lahir istilah Bonek –bondo nekad. Jadi: Bonek adalah anak kandung Tret-tet-tet.

Saat itu ada seorang siswa SMAN 2 Surabaya bernama Satrya Husada. Begitu panjangnya konvoi bus itu, buntutnya sampai depan SMAN 2. Padahal kepala busnya di sebelah kantor Harian Disway sekarang ini.

Satrya loncat ke bus di dekat sekolahnya itu. Remaja ini ikut Tret-tet-tet ke Jakarta. Pun anak kecil yang masih SD bernama Azrul Ananda. Dititipkan oleh bapaknya di bus itu.

Di manakah remaja Satrya Dari SMAN 2 itu sekarang?

“Saya di sini, Pak” ujar Satrya. Ia ternyata ada di dalam bus menuju stadion Perth kemarin. Ia ternyata masih Bonek sampai sekarang. Ia bukan orang biasa lagi. Ia sudah jadi dokter. Ahli urologi. Spesialis ginjal.

Saya ngobrol dengan Satrya menuju stadion terbaru Perth. Gaya bicaranya masih sangat Bonek. Ayahnya juga dokter urologi. Sangat terkenal: dr Widjoseno Gardjito.

Kakeknya lebih terkenal lagi: dokter Gardjito. Satu-satunya dokter di Madiun. Lulusan Stovia, sekolah kedokteran pertama di Indonesia. Zaman Belanda.

Waktu peristiwa Madiun 1948 ia selamat dari pembunuhan oleh PKI –karena ia satu-satunya dokter. PKI-pun perlu dokter.

Dokter Satrya tidak mau jadi pegawai negeri. Ia pilih jadi dokter di RS Mayapada, RS Ciputra, dan RS Premier Surabaya.

Ada tiga dokter Bonek di rombongan ini. Juga ada psikolog. Dia Bonita. Nama pendeknyi Sasa. Lengkapnya: Heraldha Savira. Muda. Empat ”I”.

Bonita satu ini bukan sembarang psikolog. Dia psikolog yang juga musikus. Sasa ingin menggabungkan psikologi dengan musik. Pasien Sasa banyak anak muda dan remaja. Persoalan kejiwaan remaja banyak bisa diselesaikan lewat musik.

“Anak autis bisa sembuh dengan musik,” ujar Sasa. Anak autis itu pikirannya sulit fokus. Musik punya irama, nada berulang dan frekuensi. Musik bisa membuat pikiran mereka fokus. Demikian juga orang stroke. “Tinggal atur frekuensinya di berapa hz,” ujar Sasa.

Sasa pemain piano dan biola. Sampai pun jadi guru piano. Kemampuan musiknyi didapat dari sekolah. Termasuk di London. Sertifikatnyi: Dip. ABRSM in piano performance London. Anda sudah tahu ABRSM –Associated Board of the Royal Schools of Music.

Sasa jadi ahli musik berkat ibunyi. Sang ibu yang terus mendorong Sasa kursus musik. Seperti teman-teman sekolahnyi. Sasa adalah muslimah yang sekolah di sekolah Katolik. Di Santa Clara, Ngagel, Surabaya.

Ada lima Bonita di rombongan ini. Salah satunya keluarga pemilik Grup Dharma Lautan –pemilik kapal-kapal penyeberangan ternama.

Lalu ada yang satu ini: Tik-toker terkemuka Surabaya. Namanya Anda sudah tahu: Andy Sugar. Tionghoa. Sugar, Bonek kelas berat. Di Perth ini pun Sugar bertingkah seperti di stadion Gelora Bung Tomo.

Yang ia bikin ger-geran: Sugar –sttt… nama aslinya Sugiarto– terus mencari lumpia GBT di stadion Perth. Di GBT lumpia memang makanan favorit.

Dengan rombongan Bonek-Bonita ini live tadi malam  Persebaya serasa bertanding di home. Memang bukan home di GBT tapi serasa di Karanggayam.

Saya tahu: di Jepang juga ada Bonek sejati. Pun di Hong Kong. Dan kemarin di Perth. Agata, Presiden Indonesian Chamber and Commerce Western Australia, jadi MC di tengah lapangan. Dia wanita. Dia juga  sudah bisa seperti bule Terry: meneriakkan slogan.

“Salam Satu Nyali!”

Dari tribun pun para Bonek-Bonita menyahut: “Wani!” (*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Abu Putih

Abu Putih

Monday, 27 July 2026
Sakit Jantung

Sakit Jantung

Saturday, 25 July 2026
Anak Telur

Anak Telur

Saturday, 25 July 2026
Satpam MBG

Satpam MBG

Saturday, 25 July 2026

Dua Menit

Wednesday, 22 July 2026
Burger Tempe

Burger Tempe

Tuesday, 21 July 2026
Next Post
BANJIR LAGI - Sejumlah desa di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo kembali diterjang banjir, Kamis (10/7). Banjir dipicu lantaran rusaknya tanggul sungai di kawasan itu. (foto : istimewa)

Baru Dibangun, Tanggul Jebol, Limbar Kembali Diterjang Banjir

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 27 Juli 2026

Rekomendasi

Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

Monday, 27 July 2026
Basri Amin

Kota yang Terluka

Monday, 27 July 2026
DAW Perkenalkan New Honda Vario Evo 160, Segera Datangi Dealer Honda di Seluruh Gorontalo

DAW Perkenalkan New Honda Vario Evo 160, Segera Datangi Dealer Honda di Seluruh Gorontalo

Monday, 27 July 2026
Perkuat Distribusi B50 di Sulawesi, Pertamina Operasikan Ship to Ship Kolonodale

Perkuat Distribusi B50 di Sulawesi, Pertamina Operasikan Ship to Ship Kolonodale

Monday, 27 July 2026

Pos Populer

  • Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    Wujudkan Kebiasaan Sadar Lalu Lintas Usia Dini, BPTD Kelas II Gorontalo Gandeng Guru TK/PAUD

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kota yang Terluka

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • AHM Technical Skill Contest 2026, PT DAW Utus Dua Wakil Terbaik

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kasus Penganiayaan Guru Dua Tahun Mandek. Kasatreskrim Pastikan Pekan Ini Berkasnya ke Kejaksaan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Gorontalo Siaga Kemarau, Gubernur Terbitkan Edaran, Waspada Krisis Air Bersih

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.