logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Ditunggu Ketegasan Polisi, PETI Terus Telan Korban Jiwa

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 7 July 2025
in Headline
0
BERTARUH NYAWA - Tempat kejadian seorang penambang yang tewas di lokasi PETI Potabo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (5/7). (foto : istimewa)

BERTARUH NYAWA - Tempat kejadian seorang penambang yang tewas di lokasi PETI Potabo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (5/7). (foto : istimewa)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Kawasan pertambangan emas tanpa izin (Peti) di Gorontalo, makin subur. Selain merusak ekosistem lingkungan, aktivitas Peti juga berbahaya bagi pekerja tambang.

Hal ini nyata terjadi di lokasi Peti Patobo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (5/7). Seorang perkaja Perti meregang nyawa, diduga tertimpa material batu di lokasi tambang.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.30 WITA. Bermula ketika korban diketahui bernama Nani Atune alias Ka Nani (53), warga Dusun Hele, Desa Hulawa, yang bekerja sebagai penambang lokal sedang buang air besar di sekitar lokasi.

Saat bersamaan, sebuah batu besar jatuh dari atas tebing akibat aktivitas alat berat excavator yang tengah beroperasi. Hal ini diungkapan Teti Pakute alias Ka Teti (44), sesama penambang yang juga berada di lokasi kejadian saat insiden maut itu menimpa korban.

Related Post

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

“Saat itu Ka Nani sedang di depan talang, dan tidak menyadari ada excavator bekerja di atasnya. Batu besar jatuh dan langsung mengenai kepala korban. Korban meninggal dunia di tempat,” jelas saksi dalam keterangannya kepada anggota Polres Pohuwato.

Jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Hulawa. Namun, sempat terjadi ketegangan antara dua istri almarhum mengenai lokasi jenazah akan disemayamkan.

Berkat pendekatan persuasif dari personel Polres Pohuwato, akhirnya keluarga sepakat bahwa almarhum disemayamkan di rumah istri pertama dan akan dimakamkan di Desa Taluduyunu, rumah istri kedua, pada pukul 15.30 WITA usai Salat Ashar.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa lokasi tempat kejadian merupakan area PETI yang dikelola oleh seorang bernama Zainudin Umuri, yang menggunakan satu unit excavator merek Hyundai berwarna kuning. Ironisnya, ini bukan kali pertama insiden serupa terjadi di lokasi tambang milik Zainudin, sebelumnya juga pernah terjadi kecelakaan serupa akibat runtuhan batu.

Pihak Polres Pohuwato menyatakan akan mendalami lebih lanjut kasus ini, termasuk melakukan pemanggilan terhadap pemilik lokasi tambang. “Saat anggota mendatangi rumah Zainudin Umuri di Desa Karya Indah, yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat dan diduga melarikan diri setelah mengetahui kejadian tersebut,” jelas Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H.

Lebih lanjut, Polres Pohuwato melalui Satreskrim berencana segera mengirimkan surat panggilan resmi kepada yang bersangkutan untuk dimintai keterangan atas kejadian tersebut.

Kejadian ini menyoroti kembali bahaya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Pohuwato. Selain merusak lingkungan, PETI juga menjadi ancaman serius terhadap keselamatan jiwa para penambang tradisional yang minim perlindungan dan pengawasan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak terlibat dalam aktivitas PETI yang dapat mengancam keselamatan diri dan merusak lingkungan. Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah, namun aparat kepolisian tetap akan menindaklanjuti proses hukum agar tidak ada lagi korban jiwa akibat kelalaian dan aktivitas tambang tanpa izin. (roy)

Tags: Pertambangan Emas Tanpa IzinPeti di GorontaloPeti PatoboPETI Telan Korban Jiwa

Related Posts

Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026
Mohammad Kilat Wartabone Semasa Hidup

In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

Monday, 8 June 2026
Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Pertamina Kirim 400 Liter BBM Biosolar untuk Penanganan Bencana Banjir Gorut

Saturday, 6 June 2026
Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Friday, 5 June 2026
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea disambut para guru saat membuka SPMB tahun 2026 tingkat Kota Gorontalo, Rabu (3/6). (foto: istimewa)

Wali Kota Gorontalo Siap Pasang Badan untuk Guru, Adhan: Jangan Lagi Ada Kriminalisasi

Thursday, 4 June 2026
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani. (F. Istimewa)

Gaji 13 Cair Hari Ini, Rp 120,59 M Dikucurkan DJPb Gorontalo

Tuesday, 2 June 2026
Next Post
DIRUSAK - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat meninjau kantor Satpol PP Kota Gorontalo yang diserang sekelompok orang, Ahad (6/7) dini hari. (foto : rendi / gorontalo post)

Diduga Libatkan Oknum Polri, Kantor Satpol PP Diserang, Adhan Murka 

Discussion about this post

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • In Memoriam Mohammad Kilat Wartabone, Pendiri Pondasi Bone Bolango

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.