logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Rokok Amputasi

Lukman Husain by Lukman Husain
Thursday, 26 June 2025
in Disway
0
Ilustrasi pengecekan gula darah.--

Ilustrasi pengecekan gula darah.--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

MENGAPA masih ada penderita gula darah yang harus sampai diamputasi?

“Karena keras kepala”.

Related Post

Anak Sembrono

Sejarah Pertanda

Penyadapan Beneficial

Kerikil Subhan

Yang mengatakan itu bukan saya. Ia seorang guru besar yang doktornya diraih di Jepang. Disertasinya tentang apa saja yang menyebabkan luka pada penderita diabetes.

Namanya: Prof Dr Suriadi Jais. Bukan dokter. Latar belakangnya pembantu perawat.

Setelah lulus SMA ia kuliah di Universitas Indonesia. Ia pilih jurusan perawat. Lalu dapat beasiswa untuk S-2 dan S-3 di Jepang. Lima tahun di sana.

Sejak mulai kuliah S-3 Suriadi langsung mengincar kasus luka pada penderita diabetis sebagai obyek penelitiannya: mengapa sampai luka dan apa penyebabnya.

Pembimbingnya di Jepang setuju: Suriadi melakukan penelitian di dua rumah sakit di Pontianak. Itu karena Suriadi mengenal sangat baik kasus-kasus luka diabetis di Kalbar.

Suriadi berdarah Jawa tapi lahir di Pontianak. Sejak SD ia sudah mulai jualan es. Sampai SMP. Begitu masuk SMA Budi Utomo Suriadi ditawari: sambil bekerja sebagai pembantu perawat. Ia pun merawat luka-luka pasien akibat diabetes di rumah sakit di sana.

Dari penelitian doktornya itu Suriadi menemukan tiga penyebab utama penderita diabetes mengalami luka. Jangan kaget: pertama, akibat merokok. Kedua, meningkatnya suhu badan. Ketiga, akibat bagian tertentu tertekan antara badan dan alas tidur.

Pengujinya di Kanazawa University menilai penemuan Suriadi itu baru. Sebelumnya belum diketahui kalau merokok bisa mengakibatkan luka pada penderita diabetes.

Yang selama ini diketahui adalah: luka itu akibat kasur. Yakni terbaring terlalu lama tanpa berubah posisi. Kasurnya pun tidak cocok untuk penderita diabetes.

Di Jepang, kata Suriadi, luka akibat kasur sudah hampir tidak ada. Tinggal nol koma. Itu karena sudah ditemukan berbagai tipe kasur air yang cocok untuk mereka.

Sebenarnya, kata Suriadi,  sampai luka itu tidak perlu. Asal penderita diabetes disiplin menjaga makanan. Disiplin itulah yang sulit. Ada yang harus diamputasi hanya karena tidak disiplin. Keras kepala.

Ia pun bercerita tentang seorang pasien yang kepalanya seperti itu. Namanya sebut saja si Batu. Sudah diberitahu agar tidak merokok. Si Batu juga sadar telah terkena diabetes. Ia tahu apa saja yang dilarang  makan. Si Batu keras kepala. Sering melanggar. Akibatnya muncul luka.

Suriadi menyembuhkan luka itu. Sembuh. Si Batu kembali tidak disiplin. Bahkan kembali merokok lagi. Akibatnya: kakinya harus diamputasi.

“Jangan kaget kalau saya beritahu Pak Dahlan. Si Batu adalah seorang dokter,” ujarnya.

Tahun sebelumnya ada juga ”Batu” yang lain. Harus pula diamputasi. Dan ”Batu” yang lain itu seorang perawat.

Saya bertemu Suriadi saat ke Pontianak Senin lalu. Satu pesawat. Kini ia mengajar di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Juga jadi pengusaha bidang kesehatan. Ia punya dua klinik di Pontianak. Istrinya seorang ahli gizi.

“Di mana logikanya merokok bisa menimbulkan luka?” tanya saya.

“Rokok bisa menyebabkan vasoconstriction pembuluh darah,” jawabnya. Vasoconstriction adalah penyempitan pembuluh darah. Terutama arteri dan arteriola –cabangnya arteri.

Memang tidak ada orang yang lagi merokok meninggal dunia. Tapi ada yang karena merokok harus diamputasi.

Jelaslah bahwa tidak ada kategori diabetis kering dan diabetes basah –seperti yang dipercaya kalangan awam. Mereka percaya yang sampai luka itu karena jenis diabetesnya ”basah”.

Itu mirip dengan kepercayaan pada dua penyakit paru: paru basah dan paru kering. “Omong kosong,” ujar ahli paru legendaris yang dulu merawat istri saya.

Namanya  dokter Kabat. Istri saya masih hidup, dr Kabat sudah lama meninggal. “Tidak ada itu paru kering. Yang ada paru goreng,” guraunya.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Anak Sembrono

Anak Sembrono

Saturday, 7 November 2026
Sejarah Pertanda

Sejarah Pertanda

Friday, 6 November 2026
Penyadapan Beneficial

Penyadapan Beneficial

Friday, 6 November 2026
Kerikil Subhan

Kerikil Subhan

Friday, 6 November 2026
Ya Tidak

Ya Tidak

Thursday, 22 October 2026
Jumat Keramat

Jumat Keramat

Monday, 19 October 2026
Next Post
CARI BUKTI - Tim khusus dari Kejati Gorontalo melakukan penggeledahan terkait dugaan korupsi pejalan dinas pejabat di Kantor BSG (Bank Sulut Go) Rabu pagi (25-6-2025).

Kejati Geledah Kantor BSG, Cari Bukti Dugaan Korupsi, Sambangi Rumah Marten Ditutup

Discussion about this post

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Padi Bertahan, Jagung Tumbang, Alarm Pangan Gorontalo di Tengah El Nino

Friday, 6 November 2026
Bahlil Bantah Terseret Skandal Penyadapan Prabowo, Siapkan Somasi: Saya Juga Disadap

Bahlil Bantah Terseret Skandal Penyadapan Prabowo, Siapkan Somasi: Saya Juga Disadap

Saturday, 7 November 2026
Skandal Besar Terungkap, Presiden Ditangkap di Rumahnya

Skandal Besar Terungkap, Presiden Ditangkap di Rumahnya

Saturday, 7 November 2026
Ramli Ondang Djau

73 Tahun Merawat Semangat Demokrasi 

Saturday, 7 November 2026

Pos Populer

  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Kalender “Literasi” Gorontalo 

    59 shares
    Share 24 Tweet 15
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Buron Kasus SPBE Boalemo Diciduk di Jakarta

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.