logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Disway

Notre-Dame

Lukman Husain by Lukman Husain
Tuesday, 3 June 2025
in Disway
0
--

--

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Dahlan Iskan

 

SETELAH jalan bareng keliling kampus, saya diajak Prof Mun’im Sirry ke kantornya. Di lantai tiga. Di gedung jurusan teologi.

Lokasi gedung teologi dekat gedung rektorat yang ikonik. Saya berfoto dengan Prof Mun’im di depannya. Kebetulan ada mahasiswi S-2 asal Iran. Berjilbab. Dia berteman dengan istri Mun’im. Kami ajak dia berfoto sekalian. Yang memotret wanita berjilbab asal Kabul, Afghanistan.

Related Post

Halo Wani

Juara Dunia

Hidup QRIS

Yossi Cohen

Di latar belakang kami ada patung Yesus. Kecil. Sebesar ukuran badan manusia. Di kejauhan sana, di puncak dome gedung rektorat terlihat patung Bunda Maria. Tinggi sekali. Jauh lebih besar dari patung Yesus.

Yang seperti ini hanya ada di lingkungan Katolik. Tidak akan ada di dunia Kristen Protestan. Itu memang kampus universitas Katolik, Notre-Dame, di Indiana. Kesan sekilas: Bunda Maria lebih dibesarkan dibanding Yesus.

Saya pun naik ke lantai tiga gedung teologi. Sepi. Perkuliahan libur. Tapi para pengajar seperti Prof Mun’im tetap harus masuk. Setiap hari.

Dinding-dinding kantor Prof Mun’im penuh buku. Penuh sekali. Dinding kiri buku-buku pemikiran keagamaan berbahasa Inggris. Agama apa saja. Di dinding sebelah kanan semua buku berbahasa Arab. Banyak juga berbagai kitab tafsir Alquran.

Prof Mun’im punya buku baru. Setebal bantal. Berbahasa Arab. Langka. Ditulisnya tahun 1930-an tapi baru diterbitkan tahun 2000-an. Itu disengaja. Penulisnya sudah berwasiat agar buku tersebut diterbitkan setelah ia meninggal dunia.

Penulisnya orang Iraq. Ulama. Penerbitnya: Lebanon. Isinya: sejarah Nabi Muhammad versi penulis tersebut.

“Di buku ini Nabi Muhammad digambarkan sebagai manusia biasa yang hebat. Bukan manusia yang ‘ajaib’ yang memiliki keistimewaan keajaiban dari Tuhan.

“Apakah isinya negatif,” tanya saya.

“Tidak. Tapi akan menghebohkan,” jawab Prof Mun’im. “Masyarakat kita belum akan bisa menerima buku seperti itu,” katanya.

Mun’im punya keinginan menerjemahkannya. Ke dalam bahasa Indonesia. Dengan segala risikonya. Ia pernah mengambil risiko yang lebih besar (lihat Disway:Ahli Tafsir).

Prof Mun’im sudah 14 tahun di Notre-Dame. Satu-satunya orang Islam di jurusan teologinya. Ia tidak tahu akan berapa tahun lagi. Ia kerasan di situ. Ia bangga bisa jadi dosen pembimbing di universitas Katolik ini. Prestasi Notre-Dame, katanya, sangat tinggi.

“Jurusan teologi kami terbaik di dunia,” ujar Mun’im. Ia jadi direktur di salah satu programnya. Yakni program kajian “agama-agama dunia dan gereja-gereja di dunia”.

Pernah berturut-turut ranking satu dunia. Sesekali tergeser Harvard tapi naik lagi ke nomor satu.

Di program yang ia pimpin tidak membahas Katolik. Ini universitas Katolik. Khusus untuk Katolik sudah ada jurusan tersendiri. Bahkan ada seminarinya.

Mahasiswa jurusan non agama di Notre-Dame wajib ambil mata kuliah kekatolikan di semester awal. Ini mirip sekolah-sekolah Muhammadiyah di NTT. Siswa Katolik pun harus ikut pelajaran dasar kemuhammadiyahan.

“Suasana belajar dan mengajar di sini mirip sekali dengan di pesantren,” katanya. Itulah rupanya yang membuat ia kerasan. Dari belajar di pesantren di Prenduan, Sumenep, ke mengajar di Notre-Dame, Indiana, Amerika.

Salah satu mata kuliah di programnya adalah ilmu Alquran. Tanpa Iman. Artinya Alquran di sini dipelajari sebagai ilmu seperti ilmu pada umumnya.

Mahasiswa tentu sering mempersoalkan is Alquran, ‘apa buktinya’. Pertanyaan seperti itu tidak hanya diajukan untuk kajian Alquran tapi juga kitab-kitab suci lainnya.

Sudah banyak buku karya ulama muda asal Sumenep, Madura, ini. Buku barunya yang segera terbit adalah kamus Alquran. Penyusunnya tiga orang profesor –yang dua ahli Alquran bukan Muslim. Keduanya berbahasa Arab dengan sangat baik.

Penyusunan kamus ini juga tidak diwarnai rasa Iman. Ini kamus ilmiah bagi yang ingin studi Alquran. Maka mereka bertiga sepakat dulu: kamus itu tidak diwarnai opini atau perasaan masing-masing.

“Ini kamus Alquran menurut Alquran sendiri,” ujar Prof Mun’im.

Misalnya di Alquran disebut kata Yasrib. Itu, menurut Alquran apa artinya. Mereka sepakat Yasrib adalah nama kota yang sekarang disebut Madinah. Kamus itu disusun untuk memudahkan para peneliti Alquran di universitas.

Saya lantas bercerita: dulu ada anak jenius dari Surabaya kuliah di Notre-Dame. Namanyi: Audry.

“Saya tidak tahu dia ambil jurusan apa,” kata saya.

“Tionghoa? Berkaca mata tebal?”

“Iya. Benar sekali”.

“Dia mahasiswi saya di jurusan teologi,” ujar Prof Mun’im. “Sudah lama tamat,” tambahnya.

Kami pun berjalan menuju perpustakaan universitas. Besar dan lapang. Maya menunggu di situ. Dia membaca buku sambil bekerja di laptopnyi. Maya tidak ikut perbincangan kami yang berat-berat soal teologi.

“Dapat tiga distributor,” ujar Maya sambil mengembalikan buku ke rak perpustakaan.

Dasar pengusaha. Di mana pun berusaha jualan. Dia lagi semangat-semangatnya jualan kripik tempe. Dia punya pabrik tempe. Punya produk kripik tempe.

Tiga distributor baru yang dia sebutkan tadi jauh-jauh: di Chicago dan Michigan.

Maya seperti Adi Susilo juga –yang jauh-jauh kuliah di Jerman dapat istri se-kampung (lihat Disway 26 Mei 2025: Istri Sekampung). Pun Maya.

Jauh-jauh kuliah computer science di Purdue University akhirnya jualan tempe –makanan kesukaannyi saat masih di kampungnya di Bogor.(*)

Tags: Catatan Harian DahlanDahlan IskanDiswayHarian Dahlanharian diswayTulisan Dahlan

Related Posts

Wani Sabu saat menerima Lifetime Achievement Award di ajang Contact Center World 2025 di Bali.-Instagram Wani Sabu-

Halo Wani

Wednesday, 22 April 2026
Ilustrasi fitur-fitur di Halo BCA.--

Juara Dunia

Tuesday, 21 April 2026
Ilustrasi penggunaan QRIS di Tiongkok yang banyak membantu WNI.-Dibuat dengan bantuan AI-

Hidup QRIS

Monday, 20 April 2026
Salah seorang jurnalis asing mengabadikan gambar sebuah kerusakan akibat serangan udara AS yang menyasar sebuah perkampungan di wilayah Fardis, Barat kota Tehran, Iran.-Vahid Salemi-Association Press

Yossi Cohen

Friday, 17 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK, dengan total kekayaan tercatat Rp20,3 miliar.--Instagram gatutsunu

Tulung Agung

Thursday, 16 April 2026
--

Bertahan Menyerang

Wednesday, 15 April 2026
Next Post
Material longsor menimpa gedung Puskesmas Telaga Puncak, Desa Dulamayo Selatan, Ahad (1/6). (foto : istimewa)

Dulamayo Selatan Longsor, Warga Mengungsi, Puskesmas Nyaris Ambruk

Discussion about this post

Rekomendasi

Empat orang tersangka resmi ditahan oleh Satuan Reskrim Polres Pohuwato, terkait kasus dugaan penganiayaan.

Empat Tersangka Penganiayaan Ditahan, Lokasi Kejadian di Area PETI DAM Pohuwato

Thursday, 23 April 2026
Pohuwato The Gold of Celebes

Pohuwato The Gold of Celebes

Monday, 27 February 2023
AKBP H. Busroni

Pidana Menanti Polisi Terlibat PETI, Janji Kapolres Pohuwato, Termasuk Sanksi Internal

Wednesday, 22 April 2026
Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural   

Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

Monday, 20 April 2026

Pos Populer

  • Dua orang remaja meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil tronton yang terparkir di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

    Tabrak Tronton Dua Remaja Tewas, Hilang Kendali Saat Tronton Terparkir di Tepi Jalan

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Epistemologi dan Ontologi Sadaka: Analisis Historis, Teologis, dan Sosiokultural  

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Batas-Batas Pengobatan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Oknum ASN Diduga Palsukan Akta Kematian

    182 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Cerita Aulia Lahiya, Demi Cuan Uji Nyali di Wahana Tong Setan

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 2 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.