logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Pendidikan

Masih Banyak Sarjana Pengangguran, Jumlah Lulusan Perguruan Tinggi Tidak Sebanding dengan Lapangan Kerja

Lukman Husain by Lukman Husain
Friday, 24 January 2025
in Pendidikan
0
Munawir Razak

Munawir Razak

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO — Jumlah sarjana yang masih pengangguran saat ini masih cukup banyak. Pasalnya, jumlah Lulusan Perguruan Tinggi lebih besar dibanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.

Terkait tingginya angka pengangguran di Indonesia, khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi, masih menjadi perhatian Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 16 , Munawir Sadzali Razak.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran terbuka secara nasional telah mencapai 7,86 juta orang, dan sekitar 12 persen di antaranya adalah lulusan perguruan tinggi.

“Kalau kita melihat data terbaru dari BPS, jumlah pengangguran terbuka secara nasional sudah mencapai angka 7,68 juta orang, dan di antaranya terdapat 12 persen yang merupakan lulusan perguruan tinggi. Jadi, cukup banyak lulusan perguruan tinggi kita yang ternyata belum terserap di dunia kerja,” jelas Munawir

Related Post

UNG Mengajar Beri Pengalaman Berharga Bagi Mahasiswa

Peduli, Honda DAW Gelar CSR Pendidikan di SD GMIM 22 Wangurer 

Panggung Budaya Nusantara: Mahasiswa Sendratasik UNG Unjuk Kemampuan Lewat Ujian Praktik Tari

Lewat Hallo Stroke, UNG Dorong Pencegahan Stroke Sejak Dini, Layanan Berbasis Website Hadirkan Edukasi hingga Konsultasi Medis

Setiap tahun 4.000 perguruan tinggi di Indonesia menghasilkan sekitar 1,8 juta lulusan. Meskipun sebagian besar lulusan tersebut langsung terserap di dunia kerja, data Tracer Study menunjukkan bahwa ada sejumlah besar lulusan yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak, bahkan beberapa di antaranya masih menganggur.

“Namun, kalau kita melihat data Tracer Study, banyak juga lulusan yang berhasil terserap dan mendapatkan penghasilan yang layak, apalagi mereka yang telah mengikuti program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang tingkat serapannya sangat tinggi. Tetapi kenyataannya, meskipun ada peningkatan serapan, masih ada sekitar 12 persen lulusan perguruan tinggi yang belum terserap dan menjadi pengangguran terbuka,” tambah Munawir.

Menyikapi hal ini, Munawir mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia telah mengambil langkah-langkah strategis dalam beberapa tahun terakhir untuk menjawab tantangan tersebut.

Munawir menyatakan, pemerintah terus berupaya agar lulusan perguruan tinggi lebih relevan dengan kebutuhan dunia industri maupun dunia kerja, salah satunya dengan melakukan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM)

“Salah satu kebijakan yang dilakukan yaitu melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), yang memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar di luar program studi mereka dan memperoleh pengalaman langsung di dunia industri. Selain itu, pihak LLDIKTI juga mendorong perguruan tinggi untuk menjalin kemitraan dengan dunia industri untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusannya,”

Dalam program tersebut mahasiswa diberikan hak untuk belajar di luar prodinya, sehingga mereka memiliki pengalaman di dunia kerja. Tak hanya itu, Perguruan Tinggi juga didorong untuk melakukan kemitraan dengan dunia industri agar lulusan bisa lebih siap dan relevan dengan tuntutan pekerjaan.

“Dengan berbagai kebijakan dan program yang sedang dijalankan, diharapkan ke depan, lulusan perguruan tinggi dapat lebih mudah terintegrasi ke dunia kerja dan mengurangi angka pengangguran,”pungkasnya (Tr-76)

Tags: Angka PengangguranJumlah Lapangan KerjaJumlah Sarjana PengangguranLembaga Layanan Pendidikan TinggiLLDIKTI Wilayah 16Lulusan Perguruan TinggiMunawir Sadzali Razak

Related Posts

Muhammad Hary (21), mahasiswa Jurusan Teknik Informatika saat menjalankan program Mahasiswa Mengajar di SMK Negeri 2 Gorontalo, Selasa (2/6).. (Foto: dok/mg/gorontalopost)

UNG Mengajar Beri Pengalaman Berharga Bagi Mahasiswa

Tuesday, 2 June 2026
Peduli, Honda DAW Gelar CSR Pendidikan di SD GMIM 22 Wangurer 

Peduli, Honda DAW Gelar CSR Pendidikan di SD GMIM 22 Wangurer 

Monday, 25 May 2026
Panggung Budaya Nusantara: Mahasiswa Sendratasik UNG Unjuk Kemampuan Lewat Ujian Praktik Tari

Panggung Budaya Nusantara: Mahasiswa Sendratasik UNG Unjuk Kemampuan Lewat Ujian Praktik Tari

Saturday, 23 May 2026
Peluncuran serta pemberian edukasi terkait penggunaan penggunaan aplikasi Hallo Stroke. (F. Istimewa)

Lewat Hallo Stroke, UNG Dorong Pencegahan Stroke Sejak Dini, Layanan Berbasis Website Hadirkan Edukasi hingga Konsultasi Medis

Thursday, 21 May 2026
Fauzai S. Masuara

OSPENAS 2026, Mahasiswsa UNG Raih Perunggu

Thursday, 21 May 2026
Pertumbuhan Ekonomi Global jadi Inspirasi Mahasiswa UNG Bikin Naskah Lakon, Hasilnya Juara! 

Pertumbuhan Ekonomi Global jadi Inspirasi Mahasiswa UNG Bikin Naskah Lakon, Hasilnya Juara! 

Thursday, 21 May 2026
Next Post
Suasana penyerahan bendera merah putih yang diarak mengelilingi seluruh daerah di Gorontalo dalam rangka peringatan Hari Patriotik 23 Januari kepada Pj Wali Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Rabu (22/1/2025). (Foto: Prokopim)

Peringatan Hari Patriotik, Pengingat Perjuangan Rakyat Gorontalo

Rekomendasi

Basri Amin

Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

Monday, 8 June 2026
Gubernur Gusnar Ismail pada peresmian Gorontalo menjadi tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan. (foto: dok-pemprov)

PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

Monday, 8 June 2026
Polsek Wonosari bergerak cepat menangani peristiwa meninggalnya seorang masyarakat yang diakibatkan tersengat aliran listrik.

Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

Monday, 8 June 2026
Rapat persiapan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (5/6/2026). (Foto : Valen)

Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

Monday, 8 June 2026

Pos Populer

  • Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail semeja bersama para gubernur se sulawesi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam kegiatan apresiasi Pemerintah Daerah di Kendari, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini. (Foto : Istimewa)

    Gusnar Temui YSK Bahas Kredit ASN Pemkot, Pemotongan Gaji ASN Tetap Melalui Debit Otomatis

    54 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Pancasila Jangan di “Bibir” Saja

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • PENAS Gorontalo Kamar Hotel Full Booking

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Warga Wonosari Tewas Tersengat Listrik

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Gusnar-Idah Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan PENAS XVII Gorontalo

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.