logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Polemik TGR Guru, Kepsek : Coba Review Lagi, Ini Murni Kelalain Sendiri

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 23 December 2024
in Headline
0
Ilustrasi : Guru mengajar di kelas. (Ama for jpnn)

Ilustrasi : Guru mengajar di kelas. (Ama for jpnn)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Gorontalopost.co.id, GORONTALO – Ratusan guru di Gorontalo dihadapkan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berujung pada Pengembalian kelebihan bayar terkait dengan pemenuhan beban kerja ASN daerah penerima tunjangan di tahun 2023.

Persoalan ini terus menjadi perbincangan, terutama di kalangan guru. Sebab, tidak sedikit yang menolak membayar pengembalian dan menanggap berhak atas jumlah rupiah dari tunjangan yang mereka terima.

Salah seorang kepala sekolah di Gorontalo, AP, dalam pernyataan yang diterima media ini, menyatakan, miris  dengan berbagai pemberitaan media yang terkait dengan temuan BPK tentang pemenuhan beban kerja guru.

AP yang juga salah satu guru yang masuk dalam daftar temuan BPK itu, mengatakan, begitu mendapati adanya temuan BPK, ia langsung melakukan review kelalainya dalam pemenuhan beban kerja.

Related Post

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Lama Profesor

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Kata dia, bersama beberapa guru ternyata benar lalai dalam memastikan eviden atau bukti ketidakhadiran diinput oleh operator sekolah. “Jadi wajar saja, jika terbaca tanpa keterangan dalam presensi online. Saya dan beberapa teman guru yakin bahwa pemeriksaan BPK RI tentu telah melalui kajian panjang yang berlapis didasari regulasi yang jelas,”ujarnya.

Ia mengatakan agar tidak menyalahkan siapa-siapa dalam persoalan ini, serta menyarankan untuk intropeksi dan memeriksa kembali rekam presensi online di tahun 2023.

Menurutnya, dapat dipastikan, guru-guru yang masuk dalam daftar temuan itu, karena tidak sempat divalidasi Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Cuti  oleh operator sekolahn. “Ini saya alami sendiri di sekolah saya. Dan di beberapa sekolah lainnya juga demikian hal yang sebenarnya terjadi,”katanya.

Itulah alasannya, AP langsung memutuskan untuk mengembalikan apa yang menjadi rekomendasi BPK. AP menyebut ini murni kelalaian sendiri, dan bukan orang lain.

“Kenapa saya langsung memutuskan pengembalian segera setelah saya memperoleh informasi, ketika ada rekomendasi BPK, karena saya tahu ini murni kelalaian kami, dan bukan karena kelalaian orang lain,”ungkapnya.

Ia menambahkan, tidak bisa juga sepenuhnya menyalahkan operator, karena sebagai ASN penerima TPG, harusnya proaktif memberitahukan jika tidak bisa hadir karena cuti atau penugasan di luar sekolah. “Agar operator bisa melakukan validasi/pencatatan terhadap alasan ketidakhadiran,”jelasnya.

Setiap triwulan, lanjut AP, mereka menerima surat Kepala Dinas Pendidikan untuk pemberkasan TPG, dan salah satu diantaranya yang diminta adalah print out presensi dari aplikasi new siransija, sebagai salah satu bukti administratif untuk mengukur pemenuhan beban kerja guru ASN Daerah.

Print out presensi itu, harusnya tidak berbeda antara yang terekam dalam aplikasi, dengan hasil cetakan dari aplikasi. “Ibarat print out rekening koran dari bank, dan lalu kita mengubah angka pada hasil print out, tentu kitalah yang keliru,”paparnya.

Jika terjadi perbedaan maka besar kemungkinan pihak sekolah yang akan disalahkan karena tidak memberikan data yang benar dalam berkas. Sebab kata dia, setahunya, setiap kepala sekolah menandatangani pertanggungjawaban mutlak atas kebenaran data/berkas yang disampaikan setiap guru.

“Jadi jangan menyalahkan siapa siapa disaat kita di sekolah yang salah. Menganggap orang lain dzolim padahal penyebabnya adalah kelalaian kita sendiri, menurut saya ini sangat tidak adil,”ujarnya.

AP mengungkapkan, sejumlah sejawat guru juga mengeluhkan kepadanya, serta menyadari kelalaian yang ada. Tak sekadar menyadari, tapi mereka juga ingin melakukan pengembalian TGR sebagaimana rekomendasi BPK. Hanya saja, ia mengaku ada beberapa kepala sekolah dan guru yang mengecam, dengan label tidak solider.

“Saya pribadi menganggap itu lebih pada bentuk provokasi. Sebagai warga negara yang baik, apalagi sebagai aparatur sipil negara, masing-masing kita memiliki kadar integritas yang mempengaruhi sikap dan keputusan kita. Harusnya jangan saling mempengaruhi apalagi memprovokasi,”ungkapnya.

Masih kata AP, sebagai pendidik, dalam kondisi apapun harusnya lebih cerdas menyikapi berbagai masalah. Jangan sampai kata dia, mengambil langkah-langkah yang tidak elegan, provokatif, apalagi menyalahkan orang lain, padahal itu kelalaian sendiri.

Sebagai guru yang diberi amanah menjadi Kepala Sekolah, ia mengajak semua pihak, agar temuan BPK ini menjadi instrumen evaluasi seluruh guru dan tenaga kependidikan. AP menyebut, dalam mengelola SDM di satuan pendidikan, Kepala Sekolah memiliki tanggungjawab tugas manajerial.

Salah satunya adalah memastikan kontrol pemenuhan beban kerja guru, hingga optimalisasi tugas operator sekolah dalam melakukan validasi kehadiran guru dan tenaga kependidikan, wajib dipantau dengan baik oleh kepala sekolah.

“Saya juga berharap, publik mencerna permasalahan ini dengan baik. Saya memilih harus bicara dengan jelas seperti ini agar permasalahan ini tuntas. Karena saya tahu persis, saya sendiri adalah satu dari tenaga pendidik yang termasuk dalam temuan ini, bahwa ini murni karena kelalaian kami,”terang AP.

Ia  tidak ingin polemik ini terlalu lama, karena secara masiv hal ini sangat mengganggu ribuan guru lainnya yang sedang bekerja dengan tenteram dan tekun di sekolah.

“Jangan terjebak dengan opini yang digiring oleh sekelompok orang dengan kepentingan tertentu. Dunia Pendidikan itu jangan dicederai dengan kepentingan apapun. Berita yang simpang siur ini mengganggu kami di sekolah. Mohon bantu kami untuk bisa bekerja dengan fokus memberikan pelayanan kepada puluhan ribu siswa SMA/SMK/SLB di Provinsi Gorontalo,”tandasnya. (*)

Tags: Badan Pemeriksa KeuanganBPKPolemik TGR GuruTemuan BPK

Related Posts

Lama Profesor

Friday, 6 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Wagub Idah Syahidah RH Apresiasi Hadirnya Layanan Samsat di Pasar Murah

Friday, 6 November 2026
Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Jokowi Pamerkan Ijazah di Pengadilan, Roy Suryo Tertawa: “Palsu Kok!”

Friday, 6 November 2026
Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Diadukan ke Kemendagri, Adhan: Ada yang Tidak Sesuai Fakta

Tuesday, 3 November 2026
Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Wagub Idah Syahidah RH Tutup Kemah Satya Tunas di Kabupaten Gorontalo

Monday, 2 November 2026
Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Dugaan Korupsi Video Wall, Giliran HHN Ditahan Kejati

Monday, 2 November 2026
Next Post
Para mahasiswa Unbita Gorontalo saat mengikuti wisuda, Sabtu (21/12/2024) (F. Istimewa)

Wisudawan Diminta Berikan Kontribusi Positif dalam Masyarakat

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

Thursday, 5 November 2026
Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Rampas Paksa Mobil Warga, Tiga Debt Colecktor Jadi Tersangka

Thursday, 5 November 2026
Oknum Pengusaha Diduga Jadi Mafia Tanah, Dilapor ke Polda Atas Dugaan Penggelapan Tanah Warga

Oknum Pengusaha Diduga Jadi Mafia Tanah, Dilapor ke Polda Atas Dugaan Penggelapan Tanah Warga

Friday, 30 October 2026
Basri Amin

Kalender “Literasi” Gorontalo 

Monday, 2 November 2026

Pos Populer

  • Basri Amin

    Kalender “Literasi” Gorontalo 

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • HK Cs Dilapor ke Polda, Terkait Dugaan Perusakan Fasilitas Perusahaan

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Enam Bulan Buron, Oknum Notaris Ditangkap di Jakarta

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Penambang Ilegal Saripi Tebar Teror, Rusak Fasilitas Pabrik Gula, Karyawan Resah dan Ketakutan

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Mantan Aleg Deprov Diamankan Polda, Terkait Dugaan Pemalsuan Surat di Pertambangan Pohuwato

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 4 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.