logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
Logo gorontalo post
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL
No Result
View All Result
logo gorontalo post
No Result
View All Result
aston hotel
Home Headline

Literasi Awal Pada Anak Usia Dini

Lukman Husain by Lukman Husain
Monday, 16 December 2024
in Headline
0
Ilustrasi ( (DOK: SHUTTERSTOCK)

Ilustrasi ( (DOK: SHUTTERSTOCK)

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp

Oleh:
Yenti juniarti, S.Pd, M.Pd,
Alia aziza sapii,
Fitriyanti ardin,
Fizria R.dai, dkk

 

LITERASI awal pada anak usia dini merupakan aspek fundamental dalam pengembangan kemampuan membaca dan menulis yang harus diperhatikan oleh pendidik dan orang tua. Menurut Rinaldi (2019), “literasi awal adalah kemampuan untuk mengenali huruf, memahami bunyi, dan memiliki minat terhadap membaca” (hlm. 45).

Hal ini menunjukkan bahwa literasi awal tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga mencakup aspek motivasi dan minat anak terhadap kegiatan membaca. Dengan demikian, penting bagi lingkungan pendidikan untuk menciptakan suasana yang mendukung agar anak-anak dapat mengembangkan keterampilan literasi mereka secara optimal.

Related Post

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

‘Geruduk’ Kantor Bahlil, Gubernur Gusnar Bawa Pulang Kabar Baik Soal Tambang

Gorontalo Kirim 31 Kafilah ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

Penerapan metode yang tepat dalam pengajaran literasi awal dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif bagi anak. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, literasi awal dapat dibangun melalui berbagai metode pengajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian oleh Harjanty (2019) menyatakan bahwa “kegiatan membaca nyaring dapat meningkatkan kemampuan literasi awal anak” (hlm. 67).

Kegiatan ini tidak hanya membantu anak dalam mengenali huruf dan kata, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara anak dan pendidik atau orang tua. Oleh karena itu, pengenalan literasi sejak dini sangat penting untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi pendidikan formal di masa depan. Dengan memberikan stimulasi yang tepat, diharapkan anak-anak dapat mengembangkan minat baca yang kuat serta keterampilan literasi yang akan bermanfaat sepanjang hidup mereka. (Ahmadi, S, Rinaldi I, dan Sari)

teori yang menyatakan bahwa pengalaman belajar yang menyenangkan dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran. Menurut Bruner (1986), “belajar adalah proses aktif di mana pelajar membangun pengetahuan baru berdasarkan pengalaman sebelumnya” (hlm. 25).

Penerapan metode pembelajaran yang interaktif seperti membaca nyaring dan permainan berbasis huruf memberikan kesempatan bagi anak untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar, sehingga meningkatkan kemampuan literasi mereka.Peningkatan kemampuan mengenali huruf dan minat baca juga sejalan dengan temuan sebelumnya oleh Neuman dan Celano (2001), yang menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam kegiatan literasi di rumah berkontribusi positif terhadap perkembangan literasi anak.

Ketika orang tua membaca bersama anak atau mendiskusikan buku, mereka tidak hanya membantu anak mengenali kata-kata tetapi juga membangun hubungan emosional yang kuat yang mendukung perkembangan kognitif mereka. Dalam penelitian ini, keterlibatan orang tua terbukti menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan literasi yang kaya bagi anak.Keterampilan menulis yang meningkat setelah intervensi mencerminkan pentingnya pendekatan berbasis ekspresi diri dalam pembelajaran literasi.

Menurut Vygotsky (1978), “interaksi sosial adalah dasar dari perkembangan kognitif” (hlm. 57). Dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan diri melalui gambar dan kata-kata, mereka dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara bunyi dan huruf. Hal ini menunjukkan bahwa metode pengajaran yang mengedepankan kreativitas dan ekspresi diri dapat berkontribusi pada perkembangan keterampilan menulis anak.

Peningkatan kepercayaan diri anak dalam berbicara dan berinteraksi dengan teman-teman dapat dihubungkan dengan teori perkembangan sosial-emotional oleh Erikson (1963), yang menyatakan bahwa interaksi sosial pada usia dini sangat penting untuk membangun rasa percaya diri dan identitas diri. Kegiatan literasi yang melibatkan interaksi dengan teman sebaya membantu anak mengembangkan keterampilan sosial yang diperlukan untuk berkomunikasi secara efektif.(*)

Tags: Alia Aziza sapiiFitriyanti ArdinFizria R Daipersepsitulisan persepsi

Related Posts

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Saturday, 12 September 2026
Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Saturday, 12 September 2026
‘Geruduk’ Kantor Bahlil, Gubernur Gusnar Bawa Pulang Kabar Baik Soal Tambang

‘Geruduk’ Kantor Bahlil, Gubernur Gusnar Bawa Pulang Kabar Baik Soal Tambang

Friday, 11 September 2026
Gorontalo Kirim 31 Kafilah ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

Gorontalo Kirim 31 Kafilah ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

Friday, 11 September 2026
Pertamina Blokir 4.767 QR Code BBM Subsidi

Pertamina Blokir 4.767 QR Code BBM Subsidi

Friday, 11 September 2026
Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda TNI AL Kerahkan 3 KRI

Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda TNI AL Kerahkan 3 KRI

Friday, 11 September 2026
Next Post
Komisioner KPU Kabupaten Gorontalo, Sowan Dehi, didampingi Sekretaris KPU dan staf menyerahkan simbolis bantuan pada pengurus panti asuhan Darul Mutmain di Kecamatan Tabongo, Jumat (13/12)

KPU Kabgor Berbagi dengan Anak Yatim

E-paper Gorontalo Post 30 Juli 2026

Rekomendasi

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

Saturday, 12 September 2026
Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

Kader Posyandu Tabumela Dilatih Ukur Pertumbuhan Balita

Saturday, 12 September 2026
Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

Monday, 7 September 2026
Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Bertahan dengan Bitule, Saat Kemarau Mengikis Cadangan Pangan

Saturday, 12 September 2026

Pos Populer

  • Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    Harfest 2026, BI Buka Jalan UMKM Gorontalo Tembus Pasar Ekspor

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Meriahkan Harfest 2026, Yura Yunita Akan Tampil di Gorontalo

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • 86 SPBU di Sulawesi Kena Sanksi Pertamina

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bakal Laporkan ke Mabes Polri, Adhan Lawan Fadli Zon

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Dentuman Misterius Gegerkan Gorontalo, Dibarengi Kilatan Cahaya, Warga Rasakan Getaran

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
Gorontalopost.co.id

Gorontalo Post adalah Media Cetak pertama dan terbesar di Gorontalo, Indonesia, yang mulai terbit perdana pada 1 Mei 2000 yang beral...

Baca Selengkapnya»

Kategori

  • Boalemo
  • Bone Bolango
  • Disway
  • Ekonomi Bisnis
  • Gorontalo Utara
  • Headline
  • Kab Gorontalo
  • Kota Gorontalo
  • Kriminal
  • Metropolis
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Persepsi
  • Pohuwato
  • Politik
  • Provinsi Gorontalo

Menu

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Berlangganan dengan email

Masukan email anda untuk menerima pembaruan berita terbaru dan terupdate dari Gorontalo Post

Join 3 other subscribers

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.

No Result
View All Result
  • METROPOLIS
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • SPORTIVO
  • KORAN DIGITAL

© 2025 PT. Gorontalo Cemerlang - Gorontalo Post by Div-TI.